Abstrak
Subra Pratama Putra, NIM 1930306054 judul skripsi; “Gambaran Motivasi Belajar Siswa Sman 1 Mandau Yang Berasal Dari Broken Home”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Berdasarkan fenomena yang terjadi di SMA N 1 Mandau, terdapat siswa yang berasal dari keluarga Broken Home. Siswa ini merasa akan susahnya untuk focus terhadap pelajaran yang ia pelajari karena pengaruh tekanan dari keluarga, hal ini mempengaruhi motivasi belajar siswa tersebut. Dengan keadaan yang terjadi siswa tersebut memerlukan tempat untuk bercerita agar dirinya merasa lepas oleh beban pikiran dan mendapatkan nasehat untuk dirinya. Sehingga motivasi belajar dari diri siswa tersebut dapat kembali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran motivasi belajar siswa yang berasal dari keluarga Broken Home. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dimana metode ini menggunakan fenomena dengan cara mengumpulkan data yang telah ada di lapangan dengan menggambarkan motivasi belajar siswa SMA N 1 Mandau yang berasal dari keluarga Broken Home yang berdasarkan fakta-fakta yang ada dan kejadian yang sebenarnya melalui wawancara. Sumber data primer dalam penelitian ini berjumlah 3 orang siswa yang berasal dari keluarga broken home, dan data sekunder dalam penelitian ini berjumlah 1 orang guru BK. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber (data) dan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data yang berhubungan dengan masalah penelitian yang peneliti kaji. Hasil pada penelitian ini adalah orientasi terhadap pencapaian yang dilakukan ialah melangkah lebih maju, menjadikan pelajaran dan lebih berhati-hati dalam bertindak, fokus terhadap tujuan, ambisi terhadap cita-cita, dan memiliki target agar lebih konsisten. Dorongan untuk meningkatkan kemampuan ialah menerima saran dan kritikan sebagai pembaruan dan lebih efektif dalam belajar, support dari orang lain agar konsisten dan semangat, berusaha mencapai keingian, serta mengingat tujuan agar lebih baik lagi, menerima kesalahan dan memperbaikinya. Ketekunan dan usaha yang dilakukan ialah bisa membagi waktu dengan kegiatan lain, mencatat apa yang harus dikerjakan agar tidak lupa, mengikuti kegiatan tambahan seperti organisasi dan ekskul, belajar dan cukup istirahat, mendapatkan prestasi di luar sekolah, lebih aktif dalam belajar dan kegiatan sekolah, dan memahami kembali penjelasan guru. Dan motivasi berprestasi ialah motivasi untuk meraih apa yang diinginkan, membahagiakan orang tua, menjadikan masalah sebagai motivasi, impian yang harus dicapai, support dan doa orang tua serta keluarga, termotivasi karena orang lain lebih pandai daripada kita, kritikan teman-teman, motivasi dari guru, dan jalan-jalan serta mengingat orang tua.