Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: Springate
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Prediksi Kebangkrutan Perusahaan Dengan Metode Altman Z-Score, Springate Dan Zmijewsky Pada PT. MNC Sky Vision Tbk Periode 2014-2018

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YUNIVA WENDARI. NIM 15 301210132 (2020). Judul skripsi: “Analisis Prediksi Kebangkrutan Perusahaan Dengan Metode Altman Z-Score, Springate Dan Zmijewsky Pada PT. MNC Sky Vision Tbk Periode 2014-2018”. Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah PT. MNC Sky Vision Tbk mengalami kerugian dari tahun 2014-2018. Penurunan pendapatan dari tahun 2014-2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil prediksi kebangkrutan dari metode Altman Z-Score, Springate dan Zmijewsky pada PT. MNC Sky Vision Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dengan mendapatkan data-data tertulis berupa laporan keuangan PT. MNC Sky Vision Tbk tahun 2014-2018. Teknik analisis data menggunakan metode Altman Z-Score, Springate dan Zmijewsky sebagai alat untuk melihat seberapa besar potensi kebangkrutan perusahaan. Penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa hasil prediksi kebangkrutan pada PT.MNC Sky Vision Tbk menggunakan metode Altman Z-Score memprediksi kebangkrutan PT. MNC Sky Vision Tbk tahun 2014-2018 berada pada zona berbahaya atau berada dalam kategori bangkrut. Berdasarkan metode Springate PT. MNC Sky Vision Tbk dari tahun 2014-2018 selalu berada zona berbahaya atau berada dalam kategori bangkrut. Sedangkan untuk metode Zmijewsky memprediksi kebangkrutan PT. MNC Sky Vision Tbk sebagai perusahaan yang berada dalam zona berbahaya atau dalam kategori bangkrut pada tahun 2014-2016. Namun pada tahun 2017-2018 metode Zmijewsky memprediksi kebangkrutan PT. MNC Sky Vision Tbk sebagai perusahaan yang tidak berpotensi bangkrut atau dalam kondisi aman.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat Kebangkrutan PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 Dengan Metode Altman Z-Score, Springate Score Dan Zmijewski Score

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Meri Apriani, 15301210065 dengan judul skripsi: “Analisis Tingkat Kebangkrutan PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 Dengan Metode Altman Z-Score, Springate Score Dan Zmijewski Score”. Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pendapatan PT Express Transindo Utama Tbk mengalami penurunan dari tahun 2016-2018 dan mengalami kerugian dari tahun 2016-2018, ekuitas perusahaan menurun dari tahun 2016-2017 dan pada tahun 2018 minus, serta aset perusahaan menurun dari tahun 2014 -2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kebangkrutan PT Express Transindo Utama Tbk tahun 2014-2018 dengan metode Altman Z-Score, Springate Score dan Zmijewski Score. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Tempat penelitian ini adalah PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 di Bursa Efek Indonesia melalui situs www.idx.co.id. Hasil penelitian PT Express Transindo Utama Tbk menggunakan metode Altman Z-Score pada tahun 2014-2016 berada pada zona abu-abu dengan nilai Z sebesar 1,86, 1,96 dan 1,97, dimana Z perusahaan dalam rentan 1,1 ≤ Z-Score ≥ 2,60. Pada tahun 2017 nilai Z sebesar -1,8 dan tahun 2018 sebesar -12,72. Dimana nilai Z perusahaan 1,1 artinya perusahaan dalam zona bangkrut. Sedangkan hasil metode Springate Score perusahaan dalam zona bangkrut dimana nilai Z perusahaan 0,862. Niali Z yaitu tahun 2014 sebesar 0,682, 2015 sebesar 0,555, 2016 sebesar 0,571, 2017 sebesar -1,212 dan tahun 2018 sebesar -2,917. Dan hasil metode Zmijewski Score perusahaan dalam kondisi aman pada tahun 2014 dan 2015 dimana nilai Z perusahaan 0 atau bernilai negatif yaitu sebesar -0,469 dan -0,48. Pada tahun 2016-2018 perusahaan dalam zona bangkrut dimana nilai Z perusahaan >0 atau bernilai positif yaitu sebesar 0,066, 1,799 dan 6,993. Kata Kunci : Kebangkrutan, Altman Z-Score, Zmijewski Score dan Springate Score

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kebangkrutan dengan Model Altman Z-Score, Zmijewski Score dan Springate Score pada PT Bakrie & Brothers Tbk periode 2014-2017

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Agnes Marheni Syaputri, 1530 121 0004, dengan judul skripsi: “Analisis Kebangkrutan dengan Model Altman Z-Score, Zmijewski Score dan Springate Score pada PT Bakrie & Brothers Tbk periode 2014-2017”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2019. Permasalahan dalam penelitian ini adalah PT Bakrie & Brothers Tbk mengalami kerugian dari tahun 2015-2017, ekuitas perusahaan bernilai negatif dari tahun 2014-2017 dan utang perusahaan lebih besar dari pada aset. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebangkrutan pada PT Bakrie & Brothers Tbk periode 2014-2017 jika diukur dengan model Altman Z-Score, Zmijewski Score dan Springate Score. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah PT Bakrie & Brothers Tbk periode 2014-2017 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang penulis dapatkan dari laporan keuangan PT Bakrie & Brothers Tbk pada Bursa Efek Indonesia pada periode 2014-2017 melalui situs www.idx.co.id Hasil penelitian dengan menggunakan model Altman Z-Score PT Bakrie & Brothers tahun 2014 sampai 2017 perusahaan selalu berada pada zona berbahaya. Pada tahun 2014 memperoleh nilai Z-Score -1,12, tahun 2015 memperoleh nilai Z-Score -3,01, dan tahun 2016 memperoleh nilai Z-Score -6,39, pada tahun 2017 memperoleh nilai Z-Score -4,54. Berdasarkan kriteria penilaian Z 1,81 perusahaan berada dalam kategori zona berbahya Hasil penelitian dengan model Zmijewski Score PT Bakrie & Brothers tahun 2014 sampai 2017 perusahaan berada pada kategori bangkrut. Pada tahun 2014 memperoleh skor 2,43, tahun 2015 memperoleh skor 4,65, dan tahun 2016 memperoleh skor 9,17, pada tahun 2017 memperoleh skor 6,28. Berdasarkan kriteria penilaian Z > 0 perusahaan berada dalam kategori bangkrut. Hasil penelitian dengan model Springate Score PT Bakrie & Brothers tahun 2014 sampai 2017 perusahaan berada pada kategori bangkrut. Pada tahun 2014 memperoleh skor -0,07, tahun 2015 memperoleh skor -1,50, dan tahun 2016 memperoleh skor -3,51, pada tahun 2017 memperoleh skor -1,91. Berdasarkan kriteria penilaian Z 0,862, perusahaan berada dalam kategori potensial bangkrut. Kata Kunci : Analisis Kebangkrutan, Altman Z-Score, Zmijewski Score dan Springate Score

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

“Analisis Prediksi Kebangkrutan PT Sarimelati Kencana Tbk Pra dan Pasca Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 Terkait Boikot Produk Dengan Metode Springate”

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Alya Rohali, NIM: 2230404009 judul skripsi “Analisis Prediksi Kebangkrutan PT Sarimelati Kencana Tbk Pra dan Pasca Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 Terkait Boikot Produk Dengan Metode Springate” Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Adanya aksi boikot terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel setelah terbitnya Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 yang diduga memengaruhi kinerja keuangan PT Sarimelati Kencana Tbk. Penurunan penjualan, kerugian yang terjadi secara berturut-turut, serta perubahan kondisi keuangan perusahaan menimbulkan indikasi financial distress sehingga diperlukan analisis prediksi kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi potensi kebangkrutan PT Sarimelati Kencana Tbk periode 2021–2025 menggunakan metode Springate berdasarkan 4 rasio keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT Sarimelati Kencana Tbk periode 2021–2025 yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode Springate (S-Score) dengan empat rasio keuangan sebagai variabel penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rasio Working Capital to Total Assets (X1) cenderung bernilai negatif, yang mengindikasikan modal kerja bersih perusahaan belum mampu mendukung total aset secara optimal. Rasio Earning Before Interest and Taxes to Total Assets (X2) mengalami penurunan hingga bernilai negatif pada periode pasca fatwa. Rasio Earning Before Taxes to Current Liabilities (X3) juga menunjukkan kondisi yang memburuk akibat perusahaan mengalami kerugian selama beberapa tahun berturut-turut. Sementara itu, rasio Sales to Total Assets (X4) mengalami fluktuasi seiring perubahan tingkat penjualan perusahaan. Berdasarkan hasil perhitungan metode Springate, nilai S-Score PT Sarimelati Kencana Tbk pada tahun 2021–2025 seluruhnya berada di bawah batas aman yaitu 0,862. Dengan demikian, PT Sarimelati Kencana Tbk berada dalam kategori berpotensi mengalami kebangkrutan selama periode penelitian, baik sebelum maupun sesudah terbitnya Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023, meskipun pada tahun 2025 perusahaan mulai menunjukkan perbaikan kinerja keuangan. Kata Kunci: Prediksi Kebangkrutan, Financial Distress, Metode Springate, Boikot Produk, PT Sarimelati Kencana Tbk.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kebangkrutan dengan Metode Altman dan Springate pada PT Golden Plantation Tbk Tahun 2017-2021

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SRI FEBRIANTI ARIA NIM 1930403092 judul skripsi “Analisis Kebangkrutan dengan Metode Altman dan Springate pada PT Golden Plantation Tbk Tahun 2017-2021”. Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi adalah PT Golden Plantation Tbk mengalami kerugian dari tahun 2017-2021. Penurunan penjualan dari tahun 2017-2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kebangkrutan dengan metode Altman Z-Score dan metode Springate pada PT Golden Plantation Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada PT Golden Plantation Tbk dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada PT Golden Plant;; ation Tbk yang diakses melalui website resmi perusahaan www.goldenplantation.com dan situs resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.com. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi yaitu berupa laporan keuangan PT Golden Plantation Tbk 2017-2021. Hasil penelitian menyatakan bahwa kondisi perusahaan menurut metode Altman Z-Score dan Springate PT Golden Plantation Tbk tahun 2017-2021 perusahaan berpotensi berada dalam kondisi zona bangkrut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Prediksi Potensi Kebangkrutan Dengan Menggunakan Model Altman Z-Score, Springate, dan Grover Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2015-2020

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Reza Suci Adelia, Nim 1830403088, Judul Skripsi “Analisis Prediksi Potensi Kebangkrutan Dengan Menggunakan Model Altman Z-Score, Springate, Dan Grover Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2015-2020” Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, tahun ajaran 2022. Masalah dalam penelitian ini adalah perlambatan yang terjadi pada perkembangan dan pertumbuhan pembiayaan serta dana pihak ketiga, dan penurunan laba bersih bahkan mengalami laba bersih negatif pada Bank Umum Syariah serta Bank Umum Syariah yang menggunakan liabilitas yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan modal dari dalam perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis prediksi potensi terjadinya kebangkrutan pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2015-2020 dengan menggunakan model Altman Z-Score, Springate, dan Grover. Jenis penelitian ini adalah termasuk penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015-2020 yaitu terdapat 14 Bank Umum Syariah, dengan menggunakan kriteria tertentu maka terdapat 12 Bank Umum Syariah yang menjadi sampel penelitian ini. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan data sekunder yakni melalui jurnal, buku yang terkait dengan penelitian. Teknis analisis data menggunakan rumus analisis kebangkrutan yang terdiri atas Altman Z-Score, Springate, dan Grover. Hasil penelitian berdasarkan hasil perhitungan menggunakan rumus Altman Z-Score dari 12 Bank Umum Syariah terdapat 3 Bank Umum Syariah yang berada pada kondisi grey area, yakni Bank Panin Dubai Syariah, Bank Syariah Bukopin, dan Bank Victoria Syariah. Hasil perhitungan menggunakan rumus Springate dari 12 Bank Umum Syariah terdapat 9 Bank Umum Syariah dalam kategori bangkrut yakni, Bank BCA Syariah, Bank BRI Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Bank Maybank Syariah, Bank Muamalat Indonesia, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Syariah Bukopin, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Victoria Syariah. Sedangkan Bank yang berada dalam kondisi grey area yaitu Bank Mega Syariah. Hasil perhitungan menggunakan rumus Grover dari 12 Bank Umum Syariah menunjukkan kondisi dalam kategori aman. Kata Kunci: Kebangkrutan, Altman Z-Score, Springate, Grover

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS TINGKAT KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN DENGAN METODE ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE, ZMIJEWSKI & GROVER PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR OTOMOTIF DAN KOMPONEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RISKON PERDANA, NIM 1630402101 dengan judul skripsi: “Analisis Tingkat Kebangkrutan Perusahaan dengan Metode Altman Z-Score, Springate, Zmijewski, & Grover pada Perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia”. Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah laba pada perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen yang cenderung mengalami penurunan dan mengalami kerugian dari tahun 2018-2020 dan bagaimana tingkat kebangkrutan pada Perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen periode 2018-2020 apabila diukur dengan menggunakan metode Altman Z-Score, Springate, Zmijewski, & Grover. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kebangkrutan Perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen dengan menggunakan metode Altman Z-Score, Springate, Zmijewski, & Grover. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen periode 2018-2020 yang diambil melalui situs www.idx.co.id. Hasil analisis kebangkrutan pada Perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen periode 2018-2020 menunjukkan bahwa dengan Metode Altman Z-Score dari 13 Perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen, pada tahun 2018 dan tahun 2019 terdapat 6 perusahaan yang berpotensi bangkrut, dan tahun 2020 terdapat 7 perusahaan yang berpotensi bangkrut. Kemudian dengan Metode Springate dari 13 Perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen, pada tahun 2018 dan tahun 2019 terdapat 9 perusahaan yang berpotensi bangkrut, dan tahun 2020 terdapat 12 perusahaan yang berpotensi bangkrut. Kemudian dengan Metode Zmijewski dari 13 Perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen, pada tahun 2018 terdapat 1 perusahaan yang berpotensi bangkrut, lalu pada tahun 2019 dan tahun 2020 terdapat 2 perusahaan yang berpotensi bangkrut. Kemudian dengan Metode Grover dari 13 Perusahaan Sub Sektor Otomotif dan Komponen, pada tahun 2018 terdapat 5 perusahaan yang berpotensi bangkrut, pada tahun 2019 terdapat 3 perusahaan yang berpotensi bangkrut, dan pada tahun 2020 terdapat 2 perusahaan yang berpotensi bangkrut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS TINGKAT KEBANGKRUTAN PT EXPRESS TRANSINDO UTAMA TBK PERIODE 2014-2018 DENGAN METODE ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE SCORE DAN ZMIJEWSKI SCORE

2020•Koleksi Perpustakaan

Meri Apriani, 15301210065 dengan judul skripsi: “Analisis Tingkat Kebangkrutan PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 Dengan Metode Altman Z-Score, Springate Score Dan Zmijewski Score”. Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pendapatan PT Express Transindo Utama Tbk mengalami penurunan dari tahun 2016-2018 dan mengalami kerugian dari tahun 2016-2018, ekuitas perusahaan menurun dari tahun 2016-2017 dan pada tahun 2018 minus, serta aset perusahaan menurun dari tahun 2014 -2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kebangkrutan PT Express Transindo Utama Tbk tahun 2014-2018 dengan metode Altman Z-Score, Springate Score dan Zmijewski Score. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Tempat penelitian ini adalah PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 di Bursa Efek Indonesia melalui situs www.idx.co.id. Hasil penelitian PT Express Transindo Utama Tbk menggunakan metode Altman Z-Score pada tahun 2014-2016 berada pada zona abu-abu dengan nilai Z sebesar 1,86, 1,96 dan 1,97, dimana Z perusahaan dalam rentan 1,1 ≤ Z-Score ≥ 2,60. Pada tahun 2017 nilai Z sebesar -1,8 dan tahun 2018 sebesar -12,72. Dimana nilai Z perusahaan <1,1 artinya perusahaan dalam zona bangkrut. Sedangkan hasil metode Springate Score perusahaan dalam zona bangkrut dimana nilai Z perusahaan < 0,862. Niali Z yaitu tahun 2014 sebesar 0,682, 2015 sebesar 0,555, 2016 sebesar 0,571, 2017 sebesar -1,212 dan tahun 2018 sebesar -2,917. Dan hasil metode Zmijewski Score perusahaan dalam kondisi aman pada tahun 2014 dan 2015 dimana nilai Z perusahaan < 0 atau bernilai negatif yaitu sebesar -0,469 dan -0,48. Pada tahun 2016-2018 perusahaan dalam zona bangkrut dimana nilai Z perusahaan >0 atau bernilai positif yaitu sebesar 0,066, 1,799 dan 6,993.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS TINGKAT KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE SCORE, DAN ZMIJEWSKI SCORE PADA PT. INDOFARMA TBK PERIODE 2013-2017

2020•Koleksi Perpustakaan

Bahri Pratama, NIM 1530 1210 018, dengan judul skripsi “ANALISIS TINGKAT KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE SCORE DAN ZMIJEWSKI SCORE PADA PT. INDOFARMA TBK PERIODE 2013-2017”, Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah PT Indofarma Tbk merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang tergabung pada sub sektor farmasi, serta salah satu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan ini juga merupakan perusahaan yang sedang mengalami penurunan laba dan juga mengalami kerugian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kebangkrutan pada PT. Indofarma Tbk periode 2013-2017 diukur menggunanakan metode Altman Z-Score, Springate Score dan Zmijewski Score. Memperdiksi kebangkrutan sebuah perusahaan kita dapat menggunakan tiga metode yakni metode Atlman Z-Score, metode Springate Score, dan metode Zmijewski Score. Metode prediksi kebangkrutan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah ketiga metode yakni Atlman Z-Score, metode Springate Score, dan metode Zmijewski Score. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan di perusahaan PT. Indofarma Tbk periode 2013-2017. Sumber data dari penelitian ini adalah sumber data sekunder yakni berupa laporan keuangan PT. Indofarma Tbk periode 2013-2017 yang diunduh memalui website www.idx.co.id. Hasil penelitian mengenai kebangkrutan terhadap peruasahaan PT. Indofarma Tbk dengan menggunakan tiga metode terdapat hasil penelitian yakni pada metode Atlman Z-Score menyatakan hanya satu tahun PT. Indofarma Tbk yang mengalami kebangkrutan yakni pada tahun 2013 saja, ditahun 2014 perusahaan mengalami grey area dan pada tahun 2015-2017 perusahaan berada pada kondisi aman atau sehat. Menurut metode Springate Score dari tahun 2013-2017 perusahaan berada pada kondisi kebangkrutan dan sedangkan menurut metode Zmijewski Score dari tahun 2013-2017 perusahaan mengalami kondisi sehat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN MENGGUNAKAN BEBERAPA MODEL KEBANGKRUTAN (Study pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2017)

2019•Koleksi Perpustakaan

Wahyu Saputra. NIM 14 231 115, Judul Skripsi “Perbandingan Analisis Prediksi Kebangkrutan Menggunakan Beberapa Model Kebangkrutan (Study pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2017)” , Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, Tahun 2019. Tujuan penelitian ini untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan dengan menggunakan model altman, model Springate, dan model Zmijewski serta melihat perbedaan di antara ketiga model tersebut dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2017. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian komparatif, untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti penulis menggunakan teknik dokumentasi dengan cara mengambilan laporan keuangan yang diperlukan di Bursa Efek Indonesia. Sementara untuk tahap pengolahan data penulis melakukan statistik deskriptif dan analisis hasil kebangkrutan dengan bantuan Program Miscrosoft Exel. Hasil penelitian menunjukan bahwa model Altman mendapatkan tidak ada perusahaan sampel penelitian yang berada pada area bangkrut, dan model Springate mendapatkan ada tiga perusahaan yang berada pada area kebangkrutan, sementara model Zmijewski juga mendapatkan tiga perusahaan yang berada pada area kebangkrutan. Dari ketiga model prediksi kebangkuratan model Alman yang memiliki tingkat akurasi paling tinggi, berarti model ini yang paling cocok digunakan untuk memprediksi kebangkrutan perushaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi perbedaan antara model Altman z-score, model Springate dan model Zmijewski dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS METODE ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE SCORE, DAN ZMIJEWSKI SCORE UNTUK MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA PT. POLYCHEM INDONESIA TBK PERIODE 2013-2017

2018•Koleksi Perpustakaan

SUCI NURHIDAYATI, NIM. 13 231 101, judul skripsi “Analisis Metode Altman Z-Score, Springate Score, dan Zmijewski Score untuk Memprediksi Kebangkrutan pada PT. Polychem Indonesia Tbk Periode 2013-2017”. Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi ini adalah laba atau keuntungan PT. Polychem Indonesia Tbk dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017 mengalami penurunan, hingga pada tahun 2014 sampai dengan tahun 2017 PT. Polychem Indonesia Tbk mengalami kerugian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kebangkrutan dan analisis kebangkrutan PT. Polychem Indonesia Tbk periode 2013-2017 dengan metode Altman Z-Score, Springate Score, dan Zmijewski Score. Jenis penelitian yang digunakan adalah Field Research (Penelitian Lapangan) dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan pada PT. Polychem Indonesia Tbk yang penulis akses melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu www.idx.co.id. Sumber data penelitian ini adalah sumber data sekunder yaitu berupa laporan keuangan PT. Polychem Indonesia Tbk periode 2013-2017. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi yaitu mengumpulkan data berupa laporan keuangan PT. Polychem Indonesia Tbk periode 2013-2017. Hasil dari penelitian dengan metode Altman Z-Score tahun 2013-2017 perusahaan selalu berada pada zona berbahaya atau perusahaan berpotensi bangkrut, karena perusahaan berada pada rentang nilai Z < 1,81 sehingga perusahaan berada pada zona berbahaya atau perusahaan berpotensi bangkrut. Kemudian, dengan metode Springate Score tahun 2013-2017 perusahaan juga selalu berada pada zona berbahaya atau perusahaan berpotensi bangkrut, karena perusahaan berada pada rentang nilai S < 0,862 sehingga perusahaan berada pada zona berbahaya atau perusahaan berpotensi bangkrut. Dan dengan metode Zmijewski Score tahun 2013-2017 perusahaan selalu berada pada zona aman atau perusahaan tidak berpotensi bangkrut, karena perusahaan selalu bernilai negatif atau Z < 0 sehingga perusahaan berada pada zona aman atau perusahaan tidak berpotensi bangkrut.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEBANGKRUTAN DENGAN MODEL ALTMAN Z-SCORE, SPRINGATE SCORE DAN ZMIJEWSKI SCORE PADA PT PRIMARINDO ASIA INFRASTRUCTURE TBK PERIODE 2013-2017

2018•Koleksi Perpustakaan

LILLA ULFA. NIM 14 231 051 (2018). Judul Skripsi:”Analisis Kebangkrutan dengan Menggunakan Model Altman Z-Score, Springate Score, dan Zmijewski Score pada PT. Primarindo Asia Infrastructur Tbk Periode 2013-2017”. Jurusan Ekonomi Syariah/Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah PT. Primarindo Asia Infrastructur Tbk mengalami kerugian pada tahun 2013 dan tahun 2015. Perusahaan mengalami penurunan laba pada tahun 2016 sampai tahun 2017 serta ekuitas perusahaan bernilai negatif dari tahun 2013 sampai tahun 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi terjadinya kebangkrutan pada PT. Primarindo Asia Infrastructur Tbk periode 2013-2017 dengan menggunakan model Alman Z-Score, Springate Score, dan Zmijewski Score. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dengan mendapatkan data-data tertulis berupa laporan posisi keuangan PT. Primarindo Asia Infrastructur Tbk tahun 2013 sampai tahun 2017. Analisis data yang dilakukan dengan model Alman Z-Score, Springate Score, dan Zmijewski Score sebagai alat untuk melihat seberapa besar potensi kebangkrutan perusahaan. Penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa hasil prediksi kebangkrutan pada PT. Primarindo Asia Infrastructur Tbk dengan menggunakan model Altman Z-Score tahun 2013 berada pada zona kebangkrutan, tahun 2014, 2015, dan 2016 perusahaan berada pada zona aman atau tidak berpotensi kebangkrutan sedangkan tahun 2017 perusahaan berada pada zona abu-abu atau rawan kebangkrutan. Berdasarkan model Springate Score PT. Primarindo Asia Infrastructur Tbk berada pada zona aman dengan prediksi kebangkrutan rendah kecuali tahun 2013 perusahaan berada pada zona bangkrut. Sedangkan prediksi kebangkrutan dengan menggunakan model Zmijewski Score PT. Primarindo Asia Infrastructur Tbk tahun 2013 sampai tahun 2017 berada pada zona kebangkrutan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail