ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Meri Apriani, 15301210065 dengan judul skripsi: “Analisis Tingkat Kebangkrutan PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 Dengan Metode Altman Z-Score, Springate Score Dan Zmijewski Score”. Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pendapatan PT Express Transindo Utama Tbk mengalami penurunan dari tahun 2016-2018 dan mengalami kerugian dari tahun 2016-2018, ekuitas perusahaan menurun dari tahun 2016-2017 dan pada tahun 2018 minus, serta aset perusahaan menurun dari tahun 2014 -2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kebangkrutan PT Express Transindo Utama Tbk tahun 2014-2018 dengan metode Altman Z-Score, Springate Score dan Zmijewski Score. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Tempat penelitian ini adalah PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 di Bursa Efek Indonesia melalui situs www.idx.co.id. Hasil penelitian PT Express Transindo Utama Tbk menggunakan metode Altman Z-Score pada tahun 2014-2016 berada pada zona abu-abu dengan nilai Z sebesar 1,86, 1,96 dan 1,97, dimana Z perusahaan dalam rentan 1,1 ≤ Z-Score ≥ 2,60. Pada tahun 2017 nilai Z sebesar -1,8 dan tahun 2018 sebesar -12,72. Dimana nilai Z perusahaan 1,1 artinya perusahaan dalam zona bangkrut. Sedangkan hasil metode Springate Score perusahaan dalam zona bangkrut dimana nilai Z perusahaan 0,862. Niali Z yaitu tahun 2014 sebesar 0,682, 2015 sebesar 0,555, 2016 sebesar 0,571, 2017 sebesar -1,212 dan tahun 2018 sebesar -2,917. Dan hasil metode Zmijewski Score perusahaan dalam kondisi aman pada tahun 2014 dan 2015 dimana nilai Z perusahaan 0 atau bernilai negatif yaitu sebesar -0,469 dan -0,48. Pada tahun 2016-2018 perusahaan dalam zona bangkrut dimana nilai Z perusahaan >0 atau bernilai positif yaitu sebesar 0,066, 1,799 dan 6,993. Kata Kunci : Kebangkrutan, Altman Z-Score, Zmijewski Score dan Springate Score
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Agnes Marheni Syaputri, 1530 121 0004, dengan judul skripsi: “Analisis Kebangkrutan dengan Model Altman Z-Score, Zmijewski Score dan Springate Score pada PT Bakrie & Brothers Tbk periode 2014-2017”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2019. Permasalahan dalam penelitian ini adalah PT Bakrie & Brothers Tbk mengalami kerugian dari tahun 2015-2017, ekuitas perusahaan bernilai negatif dari tahun 2014-2017 dan utang perusahaan lebih besar dari pada aset. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebangkrutan pada PT Bakrie & Brothers Tbk periode 2014-2017 jika diukur dengan model Altman Z-Score, Zmijewski Score dan Springate Score. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah PT Bakrie & Brothers Tbk periode 2014-2017 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang penulis dapatkan dari laporan keuangan PT Bakrie & Brothers Tbk pada Bursa Efek Indonesia pada periode 2014-2017 melalui situs www.idx.co.id Hasil penelitian dengan menggunakan model Altman Z-Score PT Bakrie & Brothers tahun 2014 sampai 2017 perusahaan selalu berada pada zona berbahaya. Pada tahun 2014 memperoleh nilai Z-Score -1,12, tahun 2015 memperoleh nilai Z-Score -3,01, dan tahun 2016 memperoleh nilai Z-Score -6,39, pada tahun 2017 memperoleh nilai Z-Score -4,54. Berdasarkan kriteria penilaian Z 1,81 perusahaan berada dalam kategori zona berbahya Hasil penelitian dengan model Zmijewski Score PT Bakrie & Brothers tahun 2014 sampai 2017 perusahaan berada pada kategori bangkrut. Pada tahun 2014 memperoleh skor 2,43, tahun 2015 memperoleh skor 4,65, dan tahun 2016 memperoleh skor 9,17, pada tahun 2017 memperoleh skor 6,28. Berdasarkan kriteria penilaian Z > 0 perusahaan berada dalam kategori bangkrut. Hasil penelitian dengan model Springate Score PT Bakrie & Brothers tahun 2014 sampai 2017 perusahaan berada pada kategori bangkrut. Pada tahun 2014 memperoleh skor -0,07, tahun 2015 memperoleh skor -1,50, dan tahun 2016 memperoleh skor -3,51, pada tahun 2017 memperoleh skor -1,91. Berdasarkan kriteria penilaian Z 0,862, perusahaan berada dalam kategori potensial bangkrut. Kata Kunci : Analisis Kebangkrutan, Altman Z-Score, Zmijewski Score dan Springate Score
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Meri Apriani, 15301210065 dengan judul skripsi: “Analisis Tingkat Kebangkrutan PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 Dengan Metode Altman Z-Score, Springate Score Dan Zmijewski Score”. Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah pendapatan PT Express Transindo Utama Tbk mengalami penurunan dari tahun 2016-2018 dan mengalami kerugian dari tahun 2016-2018, ekuitas perusahaan menurun dari tahun 2016-2017 dan pada tahun 2018 minus, serta aset perusahaan menurun dari tahun 2014 -2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kebangkrutan PT Express Transindo Utama Tbk tahun 2014-2018 dengan metode Altman Z-Score, Springate Score dan Zmijewski Score.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Tempat penelitian ini adalah PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan PT Express Transindo Utama Tbk Periode 2014-2018 di Bursa Efek Indonesia melalui situs www.idx.co.id.
Hasil penelitian PT Express Transindo Utama Tbk menggunakan metode Altman Z-Score pada tahun 2014-2016 berada pada zona abu-abu dengan nilai Z sebesar 1,86, 1,96 dan 1,97, dimana Z perusahaan dalam rentan 1,1 ≤ Z-Score ≥ 2,60. Pada tahun 2017 nilai Z sebesar -1,8 dan tahun 2018 sebesar -12,72. Dimana nilai Z perusahaan <1,1 artinya perusahaan dalam zona bangkrut. Sedangkan hasil metode Springate Score perusahaan dalam zona bangkrut dimana nilai Z perusahaan < 0,862. Niali Z yaitu tahun 2014 sebesar 0,682, 2015 sebesar 0,555, 2016 sebesar 0,571, 2017 sebesar -1,212 dan tahun 2018 sebesar -2,917. Dan hasil metode Zmijewski Score perusahaan dalam kondisi aman pada tahun 2014 dan 2015 dimana nilai Z perusahaan < 0 atau bernilai negatif yaitu sebesar -0,469 dan -0,48. Pada tahun 2016-2018 perusahaan dalam zona bangkrut dimana nilai Z perusahaan >0 atau bernilai positif yaitu sebesar 0,066, 1,799 dan 6,993.