Abstrak
ABSTRAK Alya Rohali, NIM: 2230404009 judul skripsi “Analisis Prediksi Kebangkrutan PT Sarimelati Kencana Tbk Pra dan Pasca Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 Terkait Boikot Produk Dengan Metode Springate” Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Adanya aksi boikot terhadap produk yang terafiliasi dengan Israel setelah terbitnya Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 yang diduga memengaruhi kinerja keuangan PT Sarimelati Kencana Tbk. Penurunan penjualan, kerugian yang terjadi secara berturut-turut, serta perubahan kondisi keuangan perusahaan menimbulkan indikasi financial distress sehingga diperlukan analisis prediksi kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi potensi kebangkrutan PT Sarimelati Kencana Tbk periode 2021–2025 menggunakan metode Springate berdasarkan 4 rasio keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT Sarimelati Kencana Tbk periode 2021–2025 yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode Springate (S-Score) dengan empat rasio keuangan sebagai variabel penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rasio Working Capital to Total Assets (X1) cenderung bernilai negatif, yang mengindikasikan modal kerja bersih perusahaan belum mampu mendukung total aset secara optimal. Rasio Earning Before Interest and Taxes to Total Assets (X2) mengalami penurunan hingga bernilai negatif pada periode pasca fatwa. Rasio Earning Before Taxes to Current Liabilities (X3) juga menunjukkan kondisi yang memburuk akibat perusahaan mengalami kerugian selama beberapa tahun berturut-turut. Sementara itu, rasio Sales to Total Assets (X4) mengalami fluktuasi seiring perubahan tingkat penjualan perusahaan. Berdasarkan hasil perhitungan metode Springate, nilai S-Score PT Sarimelati Kencana Tbk pada tahun 2021–2025 seluruhnya berada di bawah batas aman yaitu 0,862. Dengan demikian, PT Sarimelati Kencana Tbk berada dalam kategori berpotensi mengalami kebangkrutan selama periode penelitian, baik sebelum maupun sesudah terbitnya Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023, meskipun pada tahun 2025 perusahaan mulai menunjukkan perbaikan kinerja keuangan. Kata Kunci: Prediksi Kebangkrutan, Financial Distress, Metode Springate, Boikot Produk, PT Sarimelati Kencana Tbk.