ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ALBERIANTO. NIM: 2030105002, Judul Skripsi: “Pengembangan E- modul Berbantuan Google Sites pada Materi Garis Dan Sudut Kelas 7 di SMPN 5 Batusangkar ”. Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertolak dari permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran matematika yaitu kesulitan siswa dalam memahami pelajaran yang disajikan dalam buku paket karena penjelasan yang ada pada buku hanya berisi teks dan gambar sebagai gambar visualnya. Hal ini berdampak pada hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika. Berdasarkan karakteristik siswa yang lebih menyukai pembelajaran berbantuan teknologi. SMPN 5 Batusangkar sudah memanfaatkan teknologi dalam pelaksanaan kegiatan sekolah. Hal ini didasarkan kepada visi dari sekolah yaitu "Menjadikan sekolah dengan menjunjung IT". Namun masih minim digunakan dalam pembelajaran matematika. Kemahiran peserta didik menggunakan teknologi untuk bermain game menjadi panduan untuk menyesuaikan karakteristik siswa dalam belajar. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan e-modul berbantuan google sites pada materi garis dan sudut. Sehingga tujuan penelitian ini adalah menghasilkan e-modul berbantuan google sites pada materi garis dan sudut yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan sebuah produk. Rancangan penelitian yang digunakan adalah define, design dan development untuk define terdiri dari analisis muka belakang, analisis siswa, nanalisis tugas, analisis konsep,dan analisis literature dan untuk design terdiri dari penyusunan google sites, penyusunan instrument pengumpulan data sedangkan development terdiri dari, analisis validitas dan praktikalitas. Pada proses validitas, E-modul matematika divalidasi oleh tiga orang validator. Sedangkan untuk proses praktikalitas, E-modul matematika diuji cobakan kepada peserta didik kelas VIII sebanyak 28 orang peserta didik, Teknik analisis data yaitu analisis validitas dan analisis praktikalitas dengan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-modul matematika berbantuan google sites yang dirancang telah valid dan praktis. Hasil validasi E-modul matemati E-modul matematika ka diperoleh adalah 75,00% dengan kategori valid. Sementara itu hasil praktikalitas E-modul matematika yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 91,00% dengan kategori sangat praktis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kejenuhan peserta didik akibat penggunaan media pembelajaran yang tidak bervariasi. Media pembelajaran di sekolah berupa buku cetak, namun buku cetak terserbut lebih banyak bersifat teks sehingga pemahaman peserta didik masih dangkal dimana pemahamannya hanya singgah sebentar di memori peserta didik, hal ini mengakibatkan pemahaman peserta didik tersebut tidak bisa digunakan untuk menyelesaikan soal-soal. Peserta didik memerlukan bahan ajar yang bervariasi yang disertai dengan video-video penjelasan yang mudah dipahmi agar peserta didik semangat dalam belajar, maka bahan ajar tersebut adalah e-modul, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan e-modul matematika berbasis exe-learning yang valid dan praktis. Penelitian ini berjenis R&D (Research and Development) dengan metode penelitian 4D (Four D Model). Metode yang akan dilakukan adalah define (pendefenisian), design (perancangan), dan develop (pengembangan). Instrumen yang digunakan untuk menguji kelayakan produk berupa lembar validasi sedangkan untuk melihat respon guru dan peserta didik terhadap produk yang dikembangkan digunakan angket praktikalitas, produk diujicobakan di kelas X IPS 3 SMA Negeri 2 Padang Panjang dengan analisis data analisis validitas dan analisis praktikalitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa E-modul matematika berbasis exe-learning yang peneliti kembangkan sudah sangat valid dengan hasil rata-rata validasi sebesar 85,49%. E-modul ini juga sangat praktis dengan skor rata-rata 96,15% untuk respon guru dan 85,29% untuk respon siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertolak dari permasalahan yaitu, kurangnya motivasi siswa dalam belajar karena sumber belajar yang kurang dalam proses pembelajaran. Hal tersebut mengakibatkan siswa malas dalam mengikuti pembelajaran matematika sehingga berdampak pada hasil belajar dari siswa. Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut dengan adanya suatu inovasi dalam pembelajaran matematika, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa, seperti penggunaan modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL), dengan diberikannya modul kepada siswa akan membuat pembelajaran yang dilakukan siswa lebih menyenangkan dan tidak membosankan, siswa memahami pesan yang disampaikan dan akan berusaha belajar dengan menggunakan modul baik ada guru ataupun tidak ada guru. Tujuan penelitian untuk mengembangkan modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika yang valid, dan praktis. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang terdiri dari 3 tahap yaitu : tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan) dan tahap develop (pengembangan). Instrument penelitian pengembangan ini menggunakan lembar validasi dan angket. Modul divalidasi oleh 3 orang validator yaitu 2 orang dosen matematika dan 1 orang guru bidang studi matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dirancang valid dengan hasil validitas 71,38%. Kemudian modul pembelajaran matematika telah praktis digunakan dengan hasil kepraktisan 78,86%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Putri Defi Yanti, NIM: 1730105040, Judul Skripsi ”Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis HOTS Pada Pembelajaran Daring Kelas VIII di MTsN 7 Tanah Datar”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2021. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya kecakapan peserta didik dalam memahami soal-soal high order thinking skills, hal ini disebabkan karena sumber belajar yang digunakan disekolah masih minim memuat soal-soal high order thinking skills. Berdasarkan tujuan penelitian ini menghasilkan produk berupa emodul matematika berbasis high order thinking skills pada materi pola bilangan di MTsN 7 Tanah Datar yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. penelitian ini hanya mengembangkan 3-D, karena keterbatasan waktu dan biaya, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (development). Sampel dari penelitian ini adalah kelas VIII di MTsN 7 Tanah Datar. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar validasi, angket respon peserta didik dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis validitas, analisis praktikalitas dan analisis efektivitas. Berdasarkan analisis hasil penelitian dihasilkan (1) E-modul pola bilangan berbasis high order thinking skills yang dirancang telah valid dengan hasil validitas 78,46%, (2) E-modul pola bilangan berbasis high order thinking skills yang praktis dengan persentase 79,875% (3) E-modul pola bilangan berbasis high order thinking skills yang efektif dengan pesersentase 75% dengan kategori baik dengan prediket B.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Yesti Nora, NIM. 15300500079, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Matematika Berbasis Discoverylearning terintegrasi Al-Quran untuk Siswa Kelas VII Mts S Muhammadiyah Batusangkar”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2021.
Penelitian ini bertolak dari permasalahan di sekolah yaitu sumber belajar yang ada belum memadai dan belum sesuai dengan visi misi sekolah. Sumber belajar yang ada juga belum memadukan materi pembelajaran yang dibahasnya dengan masalah-masalah atau isu-isu yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari peserta didik, serta belum ada pengintegrasian materi pelajaran dengan unsur-unsur Al-Quran. Adapun tujuan penelitian ini secara umum adalah menghasilkan produk berupa modul matematika terintegrasi Al-Quran berbasis Discovery Learning yang valid dan praktis.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan 4-D menurut Thiagarajan yaitu terdiri dari 4 tahap; 1) tahap define (pendefenisian) dilakukan untuk mengetahui kondisi awal di lapangan; 2) tahap design (perancangan) dilakukan untuk menyiapkan rancangan pruduk berupa modul yang akan dikembangkan; 3) tahap develop (pengembangan) dilakukan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari modul; 4) tahap disseminate (penyebaran) yaitu tahap penggunaan modul yang telah dikembangkan pada skala yang lebih luas. Namun pengembangan ini hanya sampai pada tahap develop (pengembangan) dan tahap keempat tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan biaya. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VII MTs S Muhammadiyah Batusangkar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi untuk uji validitas, angket respon peserta didik untuk uji praktikalitas,. Teknik analisis data dalam penelitian ini pada tahap validitas dan, praktikalitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Modul matematika berbasis Discovery Learning terintegrasi Al-Quran yang dirancang telah valid dengan hasil validitas 87,50 %; 2) Modul matematika modul matematika berbasis Discovery Learning terintegrasi Al-Quran telah praktis dengan hasil praktikalitas 65,89 %.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Ratna Juita, NIM : 14 105 062, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Matematika Berbasis Pendekatan Scientific untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dan Aktivitas Siswa pada Kelas VII SMPN 1 Sungai Tarab”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2019.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah sumber belajar yang belum memuat umpan balik serta lembar tingkat penguasan siswa yang berkaitan dengan materi pelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman dan aktivitas siswa dalam pembelajaran di SMPN 1 Sungai Tarab. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya sumber belajar pendamping dalam pembelajaran matematika sehingga dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis dan aktivitas siswa. Salah satu sumber belajar pendamping yang dapat digunakan siswa adalah modul matematika berbasis pendekatan Scientific untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan aktivitas siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul matematika berbasis pendekatan Scientific untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan aktivitas siswa pada materi perbandingan yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis dan aktivitas siswa.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam tahap ini dilakukan wawancara dengan guru, analisis sumber, analisis kebutuhan siswa, analisis silabus dan RPP, serta meriview literatur tentang modul, (2) tahap design, hasil dari tahap define digunakan untuk merancang design modul matematika berbasis pendekatan Scientific untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan aktivitas siswa. Hasil dari tahap design yang dirancang dilanjutkan dengan (3) tahap develop, tahap ini adalah lanjutan dari tahap design untuk melihat validitas, praktikalitas dan efektivitas dari modul matematika berbasis pendekatan Scientific untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan aktivitas siswa.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa modul matematika berbasis pendekatan Scientific untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan aktivitas siswa yang dirancang telah valid, praktis dan efektif. Hasil validitas modul yang diperoleh adalah 77,98% dengan ketegori valid. Sementara hasil praktikalitas modul yang diperoleh dari hasil angket respon siswa yaitu 84% kategori sangat praktis. Kemudian hasil efektivitas modul diperoleh dari hasil peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa yaitu 0,71 dengan kategori tinggi, dan hasil lembar observasi aktivitas siswa menggunakan modul matematika berbasis pendekatan scientific dengan kategori banyak
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
Yuni Mulia Sari, NIM. 14 105 081, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Berintegrasi Nilai-Nilai Islam untuk Siswa Kelas VIII SMP N 5 Batipuh pada Materi Kubus dan Balok”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah sumber belajar yang digunakan oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran masih kurang dan tidak melibat siswa secara aktif dan belum memuat kegiatan yang membuat siswa untuk membangun pengetahuannya sendiri sehingga kurangnya minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, dan di SMP N 5 Batipuh belum terdapatnya sebuah bahan ajar yang didalamnya ada unsur-unsur nilai-nilai Islam. Adapun tujuan penelitian ini secara umum adalah menghasilkan produk berupa Modul Pembelajaran Matematika yang Berintegrasi Nilai-Nilai Islam yang dapat membantu siswa SMP N 5 Batipuh dalam memahami materi kubus dan balok. Tujuan penelitian secara khusus adalah untuk mendapatkan data apakah Modul Pembelajaran Matematika yang Berintegrasi Nilai-Nilai Islam yang dihasilkan telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) tahap define (pendefinisian), (2) tahap design (perancangan), (3) tahap develop (pengembangan).
Hasil penelitian ini diantaranya: mengembangkan sebuah sumber belajar berupa modul pembelajaran matematika yang berintegrasi nilai-nilai Islam untuk siswa kelas VIII SMP N 5 Batipuh pada materi kubus dan balok, modul ini telah memenuhi kriteria valid. Hasil ujicoba praktikalitas modul dinyatakan praktis dalam uji keterpakaian. Hasil uji efektivitas modul memenuhi kedua indikator efektivitas, sehingga modul dinyatakan efektif untuk digunakan.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
ASRENA WATI 13 105 009. “PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL (SPLDV) KELAS VIII MTsS MHD BUNGA TANJUNG”. Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2018. Penelitian ini bertolak dari permasalahan yaitu, kurangnya motivasi siswa dalam belajar karena sumber belajar yang kurang dalam proses pembelajaran, dan tingkat soal yang ada didalam buku panduan tingkat kesulitannya terlalu tinggi. Hal tersebut mengakibatkan siswa malas dalam mengikuti pembelajaran matematika sehingga berdampak pada hasil belajar dari siswa. Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut dengan adanya suatu inovasi dalam pembelajaran matematika, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa, seperti penggunaan modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL), dengan diberikannya modul kepada siswa akan membuat pembelajaran yang dilakukan siswa lebih menyenangkan dan tidak membosankan, siswa memahami pesan yang disampaikan dan akan berusaha belajar dengan menggunakan modul baik ada guru ataupun tidak ada guru. Tujuan penelitian untuk mengembangkan modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang terdiri dari 3 tahap yaitu: tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan) dan tahap develop (pengembangan). Instrumen penelitian pengembangan ini menggunakan lembar validasi, angket, dan soal. Modul divalidasi oleh 3 orang validator yaitu 2 orang dosen matematika dan 1 orang guru bidang studi matematika. Pada proses praktikalitas modul matematika di uji cobakan pada siswa kelas VIII MTsS Mhd Bunga Tanjung, untuk melihat praktikalitas dengan uji keterbacaan modul yang dikembangkan. Saat proses efektivitas siswa diberikan soal ulangan harian dan angket respon siswa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) yang dirancang sudah valid dengan hasil validitas yang diperoleh adalah 78,27% dengan kriteri valid. Kemudian modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) telah praktis digunakan setelah di uji coba kepraktisannya pada siswa kelas VIII.A MTsS Mhd Bunga Tanjung, dengan hasil praktikalitas 86,96% denga kriteria sangat praktis. Selain itu modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) telah efektif digunakan yang terlihat pada hasil tes belajar siswa yaitu 88,89% dari seluruh siswa mendapatkan skor lebih besar dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan, angket respon siswa dengan presentase setiap indikator lebih dari 70%, dimana rata-rata keseluruhan yaitu 91,91%.