Abstrak
Penelitian ini bertolak dari permasalahan yaitu, kurangnya motivasi siswa dalam belajar karena sumber belajar yang kurang dalam proses pembelajaran. Hal tersebut mengakibatkan siswa malas dalam mengikuti pembelajaran matematika sehingga berdampak pada hasil belajar dari siswa. Salah satu cara mengatasi permasalahan tersebut dengan adanya suatu inovasi dalam pembelajaran matematika, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa, seperti penggunaan modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL), dengan diberikannya modul kepada siswa akan membuat pembelajaran yang dilakukan siswa lebih menyenangkan dan tidak membosankan, siswa memahami pesan yang disampaikan dan akan berusaha belajar dengan menggunakan modul baik ada guru ataupun tidak ada guru. Tujuan penelitian untuk mengembangkan modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika yang valid, dan praktis. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang terdiri dari 3 tahap yaitu : tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan) dan tahap develop (pengembangan). Instrument penelitian pengembangan ini menggunakan lembar validasi dan angket. Modul divalidasi oleh 3 orang validator yaitu 2 orang dosen matematika dan 1 orang guru bidang studi matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dirancang valid dengan hasil validitas 71,38%. Kemudian modul pembelajaran matematika telah praktis digunakan dengan hasil kepraktisan 78,86%.