ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gustia Nabila Pasaribu, NIM 2130402034, Judul Skripsi “Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah dan Tingkat Kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Indonesia dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Moderasi.” Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan penelitian ini adalah terdapat-nya kesejangan teori dan data. Indeks pembangunan manusia di Indonesia secara nasional dalam kategori tinggi, tetapi masih terdapat IPM yang rendah di beberapa wilayah Indonesia, sehingga indeks pembangunan manusia di Indonesia belum merata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengeluaran dan tingkat kemiskinan secara parsial dan simultan terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif (kausalitas). Penelitian dilakukan di Indonesia dengan penelitian selama periode 2005-2024. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder berbentuk time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia melalui laman resmi https://www.bps.go.id. Teknik analisis data yang digunakan moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukan bahwa pengeluran pemerintah berpengaruh positif terhadap indeks pembangunan manusia, tingkat kemiskinan berpengaruh negatif terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi dapat memoderasi pengaruh positif (memperkuat) pengaruh pengeluaran pemerintah terhadap indeks pembangunan manusia dan Pertumbuhan ekonomi dapat memoderasi pengaruh negatif (memperlemah) pengaruh tingkat kemiskinan terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia. Konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah secara simultan berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia. Pertumbuhan ekonomi dapat memoderasi pengaruh pengeluaran pemerintah dan tingkat kemiskinan secara simultan terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Shautul Fajri. NIM 2230402099. Judul Skripsi: “Pengaruh Kemiskinan, Tingkat Pengangguran, Indeks Pembangunan Manusia, dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Barat” Program S1Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalah penelitian ini didasarkan pada fenomena bahwa pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat masih tergolong lambat, yaitu hanya tumbuh 3,37% pada tahun 2025, melambat dibandingkan capain tahun 2024 sebesar4,36% dan berada diposisi ke-9 dari 10 provinsi di Pulau Sumatera. Kondisi ini turut diiringi oleh dinamika indikator sosial-ekonomi lain di daerah tersebut, seperti tingkat kemiskinan dan pengangguran yang cenderung menurun namun sempat meningkat pada tahun 2021 dan 2024, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meningkat namun turun pada tahun 2024, serta inflasi yang berfluktuasi dan melonjak signifikan pada tahun 2022. Kondisi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah masih rentan terhadap ketimpangan sosial dan ketidakstabilan makroekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan, tingkat pengangguran, indeks pembangunan manusia, dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Barat selama periode 2017-2025. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kemiskinan, tingkat pengangguran, indeks pembangunan manusia, inflasi. Sedangkan variabel dependennya adalah pertumbuhan ekonomi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Data penelitian ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara persial, kemiskinan terpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Tingkat pengangguran berpegaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Sementara itu, inflasi tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Secara simultan, kemiskinan, tingkat pengangguran, indeks pembangunan manusia, dan inflasi berpengaruh secara bersama-sama terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat tahun 2017-2025
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Miftahul Jannah, NIM 2230402044, Judul Skripsi “Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap Kemiskinan di Pulau Sumatera Periode 2015-2024.” Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pulau Sumatera merupakan salah satu wilayah yang masih menghadapi permasalahan kemiskinan yang cukup tinggi dan beragam antarprovinsi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sumatera masih menghadapi berbagai tantangan. Perbedaan tingkat kemiskinan tersebut dipengaruhi oleh kondisi pembangunan manusia, perekonomian, dan ketenagakerjaan di masing-masing provinsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap kemiskinan di Pulau Sumatera periode 2015–2024, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif yang menggunakan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan teknik dokumentasi. Penelitian dilakukan pada 10 Provinsi di Pula Sumatera dengan periode pengamatan tahun 2015-2024. Teknik Analisis data menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh terhadap kemiskinan. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tidak berpengaruh terhadap kemiskinan. Secara simultan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berpengaruh terhadap kemiskinan. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 70,79% menunjukkan bahwa IPM, PDRB, dan TPT mampu menjelaskan variasi tingkat kemiskinan sebesar 70,79%, sedangkan sisanya sebesar 29,21% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RONA DWI PUTRI, NIM 2230402067. Judul Skripsi: “Pengaruh Kemiskinan dan Indeks Ketahanan Pangan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Barat Tahun 2018-2024”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pembangunan di Sumatera Barat yang masih terpusat di perkotaan menciptakan ketimpangan antarwilayah, yang tercermin dari data dimana pada beberapa periode peningkatan kemiskinan justru beriringan dengan peningkatan indeks pembangunan manusia. Serta peningkatan indeks ketahanan pangan yang tidak selalu diikuti oleh perbaikan indeks pembangunan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan dan indeks ketahanan pangan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Barat pada periode tahun 2018-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series dan crossection dari 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat selama periode 2018-2024. Sumber data berasal dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pangan Nasional (BPN) Republik Indonesia. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel untuk melihat keterkaitan antar variabel secara mendalam selama periode penelitian. Data diolah menggunakan eviews 13, dengan model terbaik yang terpilih adalah REM (Random Effect Model) Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan nilai t-hitung 10.13930 > t-tabel 1.97838 dan nilai sig 0.0000 0.05. Sementara itu, indeks ketahanan pangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Barat dengan nilai t-hitung 4.143312 > t-tabel 1.97838 dan nilai sig 0,0001 0,05. Secara simultan, kemiskinan dan indeks ketahanan pangan berpengaruh secara bersama-sama terhadap IPM di Sumatera Barat dengan nilai f-hitung 74.99573 > f-tabel 2.67 dan nilai sig 0.000000 0,05. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,5285. Kontribusi atau kemampuan variasi variabel kemiskinan dan indeks ketahanan pangan dalam menjelaskan variabel indeks pembangunan manusia di Sumatera Barat tahun 2018-2024 adalah sebesar 52.85%, sedangkan sisanya sebesar 47.15% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Adelia Rahmawati . NIM 2230402001. Judul Skripsi “Pengaruh Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) Terhadap Islamic Human Development Index(I-HDI) Dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Variabel Moderasi".Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) MahmudYunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah ketidakmampuan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) konvensional dalam mengukur dimensi spiritual masyarakat Muslim di Indonesia, sehingga diperlukan pendekatan Islamic Human Development Index (I-HDI) yang berbasis pada lima prinsip Maqashid Syariah. Masalah utama yang diangkat adalah adanya tren penurunan (declining trend) dan ketimpangan nilai I-HDI di 5 provinsi di Indonesia pada tahun 2017-2024 meskipun populasi Muslim sangat besar, yang mengindikasikan bahwa instrumen ekonomi saat ini belum optimal dalam mencapai kesejahteraan hakiki (falah). sehingga penelitian ini hadir untuk menguji apakah terdapat pengaruh penyaluran dana ZIS dan kondisi pertumbuhan ekonomi terhadap kualitas hidup manusia berdasarkan prinsip Maqashid Syariah (perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yang berarti menggunakan data angka dan dianalisis dengan statistik. Adapun pengumpulan data melalui dokumentasi. Teknik yang digunakan dalan penelitian ini yaitu Analisis Regresi data panel,Uji MRA, Uj hipotesis Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ZIS tidak berpengaruh signifikan terhadap Islamic Human Development Indeks, dan pertumbuhan ekonomi tidak mampu memoderasi hubungan ZIS dengan I-HDI, hal ini berarti pencapaian maqashid syariah di 5 provinsi Indonesia masih belum optimal. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya transformasi dalam tata kelola pendayagunaan ZIS dari sekadar bantuan konsumtif menjadi program produktif yang lebih terukur. Selain itu, pemerintah dan lembaga zakat perlu menyelaraskan kebijakan pertumbuhan ekonomi dengan program distribusi zakat agar lebih efektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berdasarkan dimensi I-HDI."
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Intan Zulrahmadani, NIM 2030402044, Judul Skripsi : “ Analisis Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Kemiskinan di Tujuh Kota Sumatera Barat”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Penelitian ini membahas Analisis Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan indeks Pembangunan Manusia Terhadap Kemiskinan di Tujuh Kota Sumatera Barat. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linear berganda, penelitian ini menganalisis data panel dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menegetahui pengaruh tingkat pengangguran terbuka dan indeks pembangunan manusia terhadap kemiskinan. Metode Fixed Effect Model (FEM) mengganbungkan data time series dan cross section, yaitu menggabungkan dua elemen yaitu daerah/ kota dengan dimensi waktu. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan, dengan peningkatan tingkat pengangguran yang berkontribusi pada peningkatan kemiskinan. Sebaliknya, IPM meskipun berkolerasi negatif dengan kesejahteraan, tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam konteks ini. Implikasi dari penelitian inimemberikan wawasan bagi pembuat kebijakanuntuk merancang program intervensi yang lebih efektif dalam mengurangi kemiskinan di Tujuh Kota Sumatera Barat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indah Permata Sari, NIM 2230402033. Judul Skripsi ―Pengaruh Inflasi, Pengeluaran Pemerintah di Sektor Pendidikan dan Kesehatan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Tahun 2020-2024‖ Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah terjadinya fluktuasi pada tingkat inflasi serta peningkatan anggaran pada sektor pendidikan dan kesehatan, namun peningkatan tersebut tidak selalu diikuti dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang signifikan di Indonesia pada masa pandemi covid 19. Tujuan penelitian penulis adalah untuk mengetahui pengaruh inflasi, pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, dan pengeluaran pemerintah sektor kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia tahun 2020-2024 baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa data panel (gabungan cross-section 34 provinsi dan time series 5 tahun). Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan model terpilih yaitu Random Effect Model (REM). Variabel independen dalam penelitian ini adalah inflasi, pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, dan pengeluaran pemerintah sektor kesehatan, sedangkan variabel dependennya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM, diketahui dari nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (-0.278048 1.974185) dengan nilai signifikansi (0.7813 > 0,05). Variabel pengeluaran pemerintah sektor pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM, diketahui dari nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (1,233935 1,974185) dengan nilai signifikansi (0,2190 > 0,05). Variabel pengeluaran pemerintah sektor kesehatan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai t-hitung sebesar -0,603073 dan nilai signifikansi (0,5473 > 0,05). Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,658614 > 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,009584 menunjukkan bahwa variabel independen hanya mampu menjelaskan variasi IPM sebesar 0,95%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Fitria Julita, NIM 2130402028. Judul Skripsi “Pengaruh Pengangguran Terdidik dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap Kemiskinan di Provinsi Sumatra Barat”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh signifikan pengangguran terdidik dan indeks pembangunan manusia (IPM) terhadap kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat dalam perspektif ekonomi islam. Permasalahan kemiskinan merupakan isu multidimensional yang tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan tetapi juga terkait dengan pengangguran terdidik dan kualitas pembangunan manusia. Fenomena tingginya angka pengangguran terdidik di provinsi Sumatera Barat meskipun IPM mengalami peningkatan menjadi landasan dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data time series dari tahun 1993 – 2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa time series yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang struktur yang menggunakan data berupa angka untuk menganalisis fenomena tertentu, dengan tujuan menguji hipotesis dan melihat hubungan antar variabel melalui perhitungan statistik. Teknik analisis data yang digunakan adalah tegresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara persial variabel Pengangguran Terdidik berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan dengan nilai signifikan lebih kecil dari α = 0.05 yaitu 0.036 yaitu 0.036 0.05. artinya H0 1 di tolak dan Ha1 di terima. Variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tidak berpengaruh terhadap Kemiskinan. Hasil thitung sebesar -3.085 nilai lebih kecil dari ttabel 2.045 yaitu -3.085 2.045 dengan nilai signifikan 0.004 0.05. Di simpulkan bahwa H02 tidak berpengaruh terhadap kemiskinan dan Ha2 berpengaruh signifikan. Karena nilai Sig 0.004 0.05 maka H02 di tolak dan Ha2 di terima. Variabel Pengangguran Terdidik dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat dengan tingkat signifikan sebesar 0.000 0.05 dan Fhitung ˃ Ftabel sebesar 11.753 ˃ 3.32 artinya H03 di tolak dan Ha3 diterima.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Agusta Fitrah, NIM 232041001, Judul Tesis “Pengaruh Tingkat Kemiskinan dan Jumlah Penduduk Terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Variabel Moderasi di Sumatera Barat Tahun 2020-2024” Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah nilai indeks pembangunan manusia di Sumatera Barat dalam kategori tinggi namun masih terdapat beberapa daerah dengan indeks pembangunan manusia yang jauh tertinggal dari daerah lainnya dan berdasarkan data badan pusat statistik Indonesia tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk terhadap indeks pembangunan manusia tidak berbanding lurus dengan teori. Tujuan penelitian untuk menjelaskan pengaruh tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk secara parsial dan simultan terhadap indeks pembangunan manusia dengan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel moderasi di Sumatera Barat tahun 2020-2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deksriptif dengan jumlah populasi sebanyak 19 Kabupaten/Kota Sumatera Barat tahun 2020-2024 sehingga sampel berjumlah 95. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis regresi menggunakan data panel dan moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian secara parsial menunjukan bahwa tingkat kemiskinan berpengaruh negatif terhadap indeks pembangunan manusia di Sumatera Barat tahun 2020-2024 dan jumlah penduduk berpengaruh positif terhadap indeks pembangunan manusia di Sumatera Barat tahun 2020-2024. Pertumbuhan ekonomi dapat memoderasi pengaruh tingkat kemiskinan terhadap indeks pembangunan manusia di Sumatera Barat tahun 2020-2024 dan jumlah penduduk dapat memoderasi pengaruh tingkat kemiskinan terhadap indeks pembangunan manusia di Sumatera Barat tahun 2020-2024. Secara simultan menunjukan bahwa tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk berpengaruh secara simultan terhadap indeks pembangunan manusia di Sumatera Barat tahun 2020-2024 dan pertumbuhan ekonomi dapat memoderasi pengaruh tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk secara simultan terhadap indeks pembangunan manusia di Sumatera Barat tahun 2020-2024 Kata Kunci: Tingkat Kemiskinan, Jumlah Penduduk, IPM dan Pertumbuhan Ekonomi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Aida Azwir, Nim 2130402007, Judul Skripsi “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran Dan Kemiskinan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Kabupaten/Kota Provinsi Banten Tahun 2020-2024” Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pembangunan manusia merupakan indikator penting dalam menilai kemajuan suatu daerah, yang diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Namun, di Provinsi Banten masih terdapat kesenjangan capaian IPM antar kabupaten/kota meskipun tren IPM secara keseluruhan mengalami peningkatan disetiap tahunnya. Kondisi ini diperburuk oleh fluktuasi Pertumbuhan Ekonomi, tingginya tingkat pengangguran, dan kemiskinan di beberapa wilayah, yang menghambat pemerataan pembangunan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, dan tingkat kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kabupaten/kota Provinsi Banten selama periode 2020–2024, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model regresi data panel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi menggunakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) yang dianalisis menggunakan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menemukan bahwa secara parsial Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM dengan nilai signifikan sebesar 0.0049 0.05, sedangkan pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM dengan nilai signifikan sebesar 0.0006 0.05 dan kemiskinan berpengaruh negatif signifikan terhadap IPM dengan nilai signifikan sebesar 0.0000 0.05. Secara simultan, Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran dan Kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai signifikan 0.00 0.05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0.744329 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variasi IPM sebesar 74.43% dan sisinya sebesar 25.57% dijelaskan oleh variabel lain.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Yusmita, Nim 2130402114. Judul Skripsi : “Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Kemiskinan Di Sumatera Barat”. Program Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah bagaimana Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Indeks Pembangunan Manusia dan Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh terhadap Tingkat Kemiskinan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif mengenai Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Tingkat Kemiskinan. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang menggunakan angka dengan penyajian data dan analisis menggunakan uji statistika. Penelitian ini menggunakan metode scarpping data yang dikumpulkan melalui situs resmi BPS Sumatera Barat, yang melengkapi analisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial Indeks Pembangunan Manusia memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan di Sumatera Barat pada tahun 2019-2023, dimana jika Indeks Pembangunan Manusia meningkat maka mengurangi Tingkat Kemiskinan. Kemudian, berdasarkan pengolahan data uji T, hipotesis yang menyatakan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Tingkat Kemiskinan, dimana setiap jumlah pengangguran terbuka naik maka akan menurunkan Tingkat Kemiskinan. Secara simultan semua variabel independen yaitu Indeks Pembangunan Manusia dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap variabel dependen Tingkat Kemiskinan, bahwa sumbangan pengaruh variabel independen terhadap Variabel dependen secara simultan (Bersama-sama) sebesar 48% dan 54% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diketahui atau tidak diteliti dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NURMELA SARI, NIM. 1930101112 Judul Skripsi: “Peran Organisasi Intra Sekolah dalam Pembentukan Karakter Siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Talu”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2023. Pokok Permasalahan dalam skripsi ini ialah Peran organisasi intra Sekolah dalam Pembentukan Karakter Siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Talu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Organisasi intra sekolah dalam Pembentukan Karakter Siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Talu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif yang bertempat di MAM Muhammadiyah Talu. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum dan wali kelas MAM Muhammadiyah Talu. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang penulis gunakan menurut Miles dan Huberman. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran Organisasi Intra Sekolah dalam Pembentukan Karakter siswa, yang melatar belakangi pembentukan karakter siswa melalui organisasi intra sekolah di Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Talu, mendiskripsikan secara mendalam terkait dengan kegiatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) pada pembentukan karakter kepemimpinan peserta didik Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Talu serta mengetahui efektifitas peran optimal Ikatan Pelajar Muhammadiyah pada pembentukan karakter kepemimpinan peserta di Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Talu. Hasil penelitian menyimpulkan: latar belakang pembentukan karakter kepemimpinan siswa adalah Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai organisasi otonom Muhammadiyah memerlukan kaderisasi kepemimpinan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Talu dalam pembentukan karakter kepemimpinan peserta didik melalui kegiatan Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati (PKDTM), Forum Ta’aruf Siswa dan Orientasi (Fortasi), Musyawarah Ranting (Musyran), Ikatan Pelajar Muhammadiyah berperan secara optimal dalam pembentukan karakter kepemimpinan peserta didik. Hal ini dapat dibuktikan bahwa kader-kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah aktif berorganisasi dan bermasyarakat.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan