Abstrak
RONA DWI PUTRI, NIM 2230402067. Judul Skripsi: “Pengaruh Kemiskinan dan Indeks Ketahanan Pangan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Barat Tahun 2018-2024”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pembangunan di Sumatera Barat yang masih terpusat di perkotaan menciptakan ketimpangan antarwilayah, yang tercermin dari data dimana pada beberapa periode peningkatan kemiskinan justru beriringan dengan peningkatan indeks pembangunan manusia. Serta peningkatan indeks ketahanan pangan yang tidak selalu diikuti oleh perbaikan indeks pembangunan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan dan indeks ketahanan pangan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Barat pada periode tahun 2018-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series dan crossection dari 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat selama periode 2018-2024. Sumber data berasal dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pangan Nasional (BPN) Republik Indonesia. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel untuk melihat keterkaitan antar variabel secara mendalam selama periode penelitian. Data diolah menggunakan eviews 13, dengan model terbaik yang terpilih adalah REM (Random Effect Model) Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan nilai t-hitung 10.13930 > t-tabel 1.97838 dan nilai sig 0.0000 0.05. Sementara itu, indeks ketahanan pangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Barat dengan nilai t-hitung 4.143312 > t-tabel 1.97838 dan nilai sig 0,0001 0,05. Secara simultan, kemiskinan dan indeks ketahanan pangan berpengaruh secara bersama-sama terhadap IPM di Sumatera Barat dengan nilai f-hitung 74.99573 > f-tabel 2.67 dan nilai sig 0.000000 0,05. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,5285. Kontribusi atau kemampuan variasi variabel kemiskinan dan indeks ketahanan pangan dalam menjelaskan variabel indeks pembangunan manusia di Sumatera Barat tahun 2018-2024 adalah sebesar 52.85%, sedangkan sisanya sebesar 47.15% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.