Abstrak
ABSTRAK Shautul Fajri. NIM 2230402099. Judul Skripsi: “Pengaruh Kemiskinan, Tingkat Pengangguran, Indeks Pembangunan Manusia, dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Barat” Program S1Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalah penelitian ini didasarkan pada fenomena bahwa pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat masih tergolong lambat, yaitu hanya tumbuh 3,37% pada tahun 2025, melambat dibandingkan capain tahun 2024 sebesar4,36% dan berada diposisi ke-9 dari 10 provinsi di Pulau Sumatera. Kondisi ini turut diiringi oleh dinamika indikator sosial-ekonomi lain di daerah tersebut, seperti tingkat kemiskinan dan pengangguran yang cenderung menurun namun sempat meningkat pada tahun 2021 dan 2024, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meningkat namun turun pada tahun 2024, serta inflasi yang berfluktuasi dan melonjak signifikan pada tahun 2022. Kondisi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah masih rentan terhadap ketimpangan sosial dan ketidakstabilan makroekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan, tingkat pengangguran, indeks pembangunan manusia, dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Barat selama periode 2017-2025. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kemiskinan, tingkat pengangguran, indeks pembangunan manusia, inflasi. Sedangkan variabel dependennya adalah pertumbuhan ekonomi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Data penelitian ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara persial, kemiskinan terpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Tingkat pengangguran berpegaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Sementara itu, inflasi tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Secara simultan, kemiskinan, tingkat pengangguran, indeks pembangunan manusia, dan inflasi berpengaruh secara bersama-sama terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat tahun 2017-2025