Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

PENGARUH INFLASI, PENGELUARAN PEMERINTAH DI SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA TAHUN 2020 – 2024

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ekonomi Syariah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Indah Permata Sari, NIM 2230402033. Judul Skripsi ―Pengaruh Inflasi, Pengeluaran Pemerintah di Sektor Pendidikan dan Kesehatan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Tahun 2020-2024‖ Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah terjadinya fluktuasi pada tingkat inflasi serta peningkatan anggaran pada sektor pendidikan dan kesehatan, namun peningkatan tersebut tidak selalu diikuti dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang signifikan di Indonesia pada masa pandemi covid 19. Tujuan penelitian penulis adalah untuk mengetahui pengaruh inflasi, pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, dan pengeluaran pemerintah sektor kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia tahun 2020-2024 baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa data panel (gabungan cross-section 34 provinsi dan time series 5 tahun). Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan model terpilih yaitu Random Effect Model (REM). Variabel independen dalam penelitian ini adalah inflasi, pengeluaran pemerintah sektor pendidikan, dan pengeluaran pemerintah sektor kesehatan, sedangkan variabel dependennya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM, diketahui dari nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (-0.278048 1.974185) dengan nilai signifikansi (0.7813 > 0,05). Variabel pengeluaran pemerintah sektor pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM, diketahui dari nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (1,233935 1,974185) dengan nilai signifikansi (0,2190 > 0,05). Variabel pengeluaran pemerintah sektor kesehatan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai t-hitung sebesar -0,603073 dan nilai signifikansi (0,5473 > 0,05). Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,658614 > 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,009584 menunjukkan bahwa variabel independen hanya mampu menjelaskan variasi IPM sebesar 0,95%.

Kata kunci

Kata Kunci: Inflasi, Pengeluaran Pendidikan, Pengeluaran Kesehatan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGARUH INFLASI, PENGELUARAN PEMERINTAH DI SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA TAHUN 2020 – 20242026 · oai:ais:skripsi:12475

Publikasi terkait