Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Infak
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemahaman Masyarakat Mengenai Perbedaan Antara Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf (ZISWAF) Studi Kasus di Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Friyan Kha Mory, Nim 1730405003. Judul Skripsi: “Pemahaman Masyarakat Mengenai Perbedaan Antara Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf (ZISWAF) Studi Kasus di Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas”, Jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Fokus masalah dalam SKRIPSI ini adalah pemahaman mengenai perbedaan antara zakat, infak, sedekah dan wakaf oleh masyarakat di Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas.Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui bagaimana pemahaman masyarakat Tanjung Barulak mengenai zakat, infak, sedekah dan wakaf dan faktor- faktor apa saja yang mempengaruhi pemahaman masyarakat terkait zakat, infak, sedekah dan wakaf. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah (field research) penelitian lapangan dengan metode deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat Tanjung Barulak dan dokumentasi. Teknik pengolahan data secara deskriptif kualitatif yaitu menghimpun data yang berhubungan dengan masalah, kemudian membaca dan menelaah, selanjutnya menganalisis data-data yang diperlukan dengan berbagai landasan teori dan terakhir menarik kesimpulan. Adapun hasil penelitian yang penulis temukan bahwa pemahaman masyarakat mengenai perbedaan antara zakat, infak, sedekah dan wakaf setelah dilakukan penelitian ternyata pemahaman mengenai ZISWAF oleh masyarakat terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu dari 15 orang yang penulis wawancarai ada sebanyak 3 orang yang belum memahami terkait ZISWAF, ada 9 orang yang memahami ZISWAF secara garis besar saja disebut dengan pemahaman translasi dan ada 3 orang yang sudah bisa memahami dan dapat membedakan antara zakat, infak, sedekah dan wakaf disebut dengan pemahaman interpretasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman tersebut antara lain faktor pendidikan, faktor ekonomi, kurangnya penyuluhan dan kurangnya kajian keagamaan yang membahas pemasalahan ZISWAF ini. Disarankan kepada perangkat Nagari Tanjung Barulak untuk mengadakan penyuluhan rutin terkait zakat, infak, sedekah dan wakaf yang dikemas dengan sangat menarik sehingga masyarakat tertarik untuk mengikuti penyuluhan tersebut dan juga kepada pengurus masjid di Tanjung Barulak untuk dapat mengadakan pengajian rutin setiap minggunya yang membahas permasalahan zakat, infak, sedekah dan wakaf secara mendalam.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ZAKAT, INFAK , SEDEKAH (ZIS) TERHADAP ISLAMIC HUMAN DEVELOPMENT INDEX(I-HDI) DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI VARIABEL MODERASI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adelia Rahmawati . NIM 2230402001. Judul Skripsi “Pengaruh Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) Terhadap Islamic Human Development Index(I-HDI) Dengan Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Variabel Moderasi".Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) MahmudYunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah ketidakmampuan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) konvensional dalam mengukur dimensi spiritual masyarakat Muslim di Indonesia, sehingga diperlukan pendekatan Islamic Human Development Index (I-HDI) yang berbasis pada lima prinsip Maqashid Syariah. Masalah utama yang diangkat adalah adanya tren penurunan (declining trend) dan ketimpangan nilai I-HDI di 5 provinsi di Indonesia pada tahun 2017-2024 meskipun populasi Muslim sangat besar, yang mengindikasikan bahwa instrumen ekonomi saat ini belum optimal dalam mencapai kesejahteraan hakiki (falah). sehingga penelitian ini hadir untuk menguji apakah terdapat pengaruh penyaluran dana ZIS dan kondisi pertumbuhan ekonomi terhadap kualitas hidup manusia berdasarkan prinsip Maqashid Syariah (perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yang berarti menggunakan data angka dan dianalisis dengan statistik. Adapun pengumpulan data melalui dokumentasi. Teknik yang digunakan dalan penelitian ini yaitu Analisis Regresi data panel,Uji MRA, Uj hipotesis Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ZIS tidak berpengaruh signifikan terhadap Islamic Human Development Indeks, dan pertumbuhan ekonomi tidak mampu memoderasi hubungan ZIS dengan I-HDI, hal ini berarti pencapaian maqashid syariah di 5 provinsi Indonesia masih belum optimal. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya transformasi dalam tata kelola pendayagunaan ZIS dari sekadar bantuan konsumtif menjadi program produktif yang lebih terukur. Selain itu, pemerintah dan lembaga zakat perlu menyelaraskan kebijakan pertumbuhan ekonomi dengan program distribusi zakat agar lebih efektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berdasarkan dimensi I-HDI."

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Akuntansi Zakat Infak dan Sedekah Pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Yuza Afina. NIM. 2130403117. Judul Skripsi: “Analisis Akuntansi Zakat Infak dan Sedekah Pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah penerapan akuntansi zakat infak dan sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan akuntansi zakat infak dan sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang dan untuk mengetahui kesesuaian penerapan akuntansi zakat infak dan sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 409. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif bertujuan untuk memberikan gambaran dan menjelaskan tentang penerapan akuntansi zakat infak dan sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan akuntansi zakat infak dan sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang menggunakan metode accrual basis dalam penyusunan laporan keuangannya. Namun untuk kesesuaian penerapan akuntansi zakat infak dan sedekah pada BAZNAS Kota Padang Panjang belum sepenuhnya sesuai dengan PSAK 409. BAZNAS Kota Padang Panjang masih mengacu kepada PSAK 109 dimana terdapat 5 laporan keuangan di dalamnya yaitu laporan posisi keuangan, laporan perubahan dana, laporan aset kelolaan, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Walaupun masih mengacu pada PSAK 109 BAZNAS Kota Padang Panjang tetap harus membuat laporan aset kelolaan yang disajikan dalam laporan keuangannya. Pada data yang disajikan BAZNAS Kota Padang Panjang hanya membuat 4 laporan yaitu neraca, laporan perubahan dana, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Sedangkan untuk laporan aset kelolaan BAZNAS Kota Padang Panjang hanya membuat daftar aset tetap dan penyusutan pada bagian lampiran. Kata Kunci: Analisis, Akuntansi Zakat Infak dan Sedekah, BAZNAS, PSAK 409

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pelaksanaan Pengelolaan dana zakat pada yayasan rumah santunan Raudhah di jorong Tiga Batur Nagari Sungai Tarab kecamatan sungai tarab kabupaten tanah datar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rohdatul Aisy, NIM 1830402094. Judul Skripsi: “Manajemen Pengelolaan Dana Zakat Pada Yayasan Rumah Santunan Raudhah Di Jorong Tiga Batur Nagari Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisini Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah masih banyak masyarakat yang belum menerima manfaat zakat infak sedekah tersebut sedangkan masyarakat tersebut sudah tergolong kepada orang yang berhak menerima zakat. Sedangkan dalam pelaksanaannya ada beberapa masyarakat tergolong mampu tetapi menerima manfaat dari santunan raudhah. Contohnya yaitu penerima santunan raudhah ini dari segi prestasi akademik bagus tetapi orang tersebut tergolong mampu karena orang tua memiliki usaha dan pekerjaan sehingga orang yang bersangkutan ini tidak termasuk golongan penerima zakat. Selanjutnya dalam pelaksanaannya orang yang menerima santunan ini berstatus anak yatim tetap menerima santunan, sedangkan anak yatim tidak termasuk dalam golongan penerima zakat. Selain itu penerima zakat ini tidak berhak menerima karena tergolong mampu, hal ini disebabkan orang tua penerima zakat memiliki usaha dan memiliki sawah yang cukup banyak sehingga penerima ini tidak berhak menerima zakat karena termasuk orang yang berkecukupan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach) dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang penulis gunakan adalah teknik triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan dalam pengelolaan dana zakat pada yayasan rumah santunan raudhah terdiri dari pengumpulan dana zakat dan penyaluran dana zakat. Pengumpulan dana zakat dilakukan dengan dua metode yaitu metode langsuang dan metode tidak langsung. Dimana muzakki dapat mengantarkan langsung zakat kepada pengurus yayasan rumah santunan raudhah. Pengumpulan secara tidak langsung dapat dilakukan dengan cara muzakki dapat mengirim zakat melalui transfer melalui nomor rekening rumah santunan raudhah. Penyaluran Dana Zakat, penyaluran dana adalah kegiatan membagikan sejumlah harta yang telah dihimpun oleh lembaga LAZIS dari muzakki untuk dibagikan kepada mustahik (orang yang berhak menerima). Kata Kunci: Manajemen ZIS, Zakat, Infak Dan Sedekah

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka dan Penyaluran Dana ZIS Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Dharmasraya

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adrian Maulana NIM 1930402003. Judul Skripsi “Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka dan Penyaluran Dana ZIS Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Dharmasraya”. Skripsi Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat kemiskinan di Kabupaten Dharmasraya yang secara konsisten dalam 7 tahun terakhir mengalami tren penurunan. Secara teori terdapat beberapa variabel yang mempengaruhi kemiskinan, namun terdapat research gap antara penelitian terdahulu dengan data pengangguran dan penyaluran ZIS terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Dharmasraya. Sehingga penulis tertarik melakukan pengujian hipotesis yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pengangguran terbuka dan penyaluran dana ZIS terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik dokumentasi. Metode analisis yang digunakan yaitu teknik analisis regresi linear berganda dengan menggunakan data time series dan diuji dengan menggunakan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel tingkat pengangguran terbuka berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, dibuktikan dengan nilai signifikansi kecil dari α = 0,05 (0,000 0,05). Selanjutnya variabel penyaluran dana ZIS berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, dibuktikan dengan nilai signifikansi kecil dari α = 0,05 (0,001 0,05). Tingkat pengangguran terbuka dan penyaluran dana ZIS secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Dharmasraya. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi kecil dari α = 0,05 (0,000 0,05) artinya H03 ditolak.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AKUNTANSI ZAKAT INFAK/SHADAQOH PADA BADAN AMIL ZAKAT KOTA PADANG PANJANG

2016•Koleksi Perpustakaan

Penyajian laporan keuangan BAZNAS Kota Padang Panjang yang merupakan suatu bentuk pertanggung jawban atas pelaporan dalam pengelolaan dana zakat, infak/sedekah yang melaporkan penerimaan dan penyaluran dana, namun pelaporan tersebut belum sesuai dengan peraturan yang di tetapkan Ikatan Akuntansi Indonesia yaitu PSAK No. 109 tentang laporan keuangan badan amil zakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyajikan laporan keuangan Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang terhadap penyajian laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 109, dan sebagai bahan masukan serta informasi bagi pihak yang terkait dalam pembuatan laporan keuangn. Penelitian ini dilaksanakan dengan berdasarkan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif seperti ucapan, tulisan oleh sebab itu pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi di lapangan. Dengan itu analisis data menggunakanan analisis deskripstif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang belum mengunakan sistim laporan keuangan yang mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 109 tentang akuntansi zakat, infak/sedekah. Akun-akun yang tercantum dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 109 lebih terperinci dan tidak dibatasi. Dalam pelaporan penyajian laporan keuangan harus menyajikan laporan neraca, laporan perubahan dana, laporan arus kas, laporan perubahan asset kelolaan, dan catatan atas pelaporan keuangan, sedangkan laporan keuangan Badan Amil Zakat Nasional Kota Padang Panjang hanya menyajikan laporan penerimaan dana dan penyaluran dana terhadap amil dan mustahiq. Untuk itu penulis Ingin menyajikan laporan keuangan BAZNAS Padang Panjang kedalam bentuk laporan yang sesuai dengan PSAK No. 109.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail