Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

47 hasil
Subjek: BAZNAS
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Zakat Terhadap Minat Muzaki Membayar Zakat pada BAZNAS Kabupaten Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Melati Rosanda, NIM 15301210064, Judul Skripsi “Pengaruh Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Zakat terhadap Minat Muzaki Membayar Zakat pada BAZNAS Kabupaten Tanah Datar” Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Jumlah halaman 78 lembar. Masalah dalam Penelitian ini masih banyaknya muzaki yang menyalurkan zakatnya sacara langsung kepada para mustahik, dan merasa lebih praktis menyalurkannya secara langsung, serta masih banyaknya muzaki yang enggan serta tidak mengetahui kewajibannya dalam membayar zakat. Dengan bertujuan untuk mengetahui pengaruh transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat terhadap minat muzaki membayar zakat pada BAZNAS Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah muzaki perorangan yang membayar zakat pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Tanah Datar dan didapat sampel sebanyak 52 orang dengan teknik pengambilan Non-probability Sampling dengan teknik pemilihan sampel menggunakan metode convenince sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Teknik analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa: Hasil pengujian untuk variabel transparansi (X1) diperoleh thitung>ttabel (2,473>1,676), sedangkan untuk signifikansi lebih kecil dari 0.05 (0,017 0,05) dengan besar pengaruh sebesar 30%. Hasil pengujian untuk variabel akuntabilitas (X2) diperoleh thitung>ttabel (3,608>1,676), sedangkan untuk signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,001 0,05) dengan besar pengaruh 43,7%. Dari hasil pengujian diperoleh nilai Fhitung sebesar 14,908 dan Ftabel sebesar 3,19 dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Oleh karena Fhitung > Ftabel (14,908> 3,19) dengan signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,000 0,05), dengan besar pengaruh 37,8%.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Penerapan Prinsip - Prinsip Good Corporate Governance Pada BAZNAS Kota Padang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indah Ayu Albanand, NIM 2130403043. Judul Skripsi : Analisis Penerapan Prinsip – Prinsip Good Corporate Governance Pada BAZNAS Kota Padang. Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penerapan Good Corporate Governance menjadi aspek penting dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah guna mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, bertanggung jawab, independen, dan adil sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance pada BAZNAS Kota Padang yang meliputi prinsip transparansi (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi (independency), dan kewajaran (fairness). Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Wakil Ketua II, Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Bagian serta Staff Pelaksana di BAZNAS Kota Padang. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil penelitian dengan indikator penerapan GCG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Padang telah menerapkan kelima prinsip Good Corporate Governance dengan baik. Penerapan tersebut terlihat dari keterbukaan informasi kepada masyarakat, pelaksanaan sistem pengawasan dan pengendalian internal, kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, pelaksanaan tugas secara independen tanpa intervensi pihak lain, serta perlakuan yang adil kepada seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance di BAZNAS Kota Padang telah berjalan dengan baik dan mendukung terwujudnya tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan profesional.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENDISTRIBUSIAN ZAKAT MELALUI PROGRAM BUKITTINGGI CERDAS DI BAZNAS KOTA BUKITTINGGI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rara Yulianda NIM 2230405012 Dengan Judul Skripsi:”Strategi Pendistribusian Zakat Melalui Program Bukittinggi Cerdas di BAZNAS Kota Bukittinggi. Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatar belakangi oleh strategi pendistribusian zakat untuk program pendidikan di BAZNAS Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi perencanaan distribusi zakat dalam program Bukittinggi Cerdas. Pendistribusian zakat pada bidang pendidikan memiliki peran penting dalam membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan pendidikan, namun pelaksanaannya masih menghadapi kesenjangan antara anggaran dan realisasi penyaluran. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pendistribusian zakat pada Program Bukittinggi Cerdas di BAZNAS Kota Bukittinggi, meliputi perencanaan, mekanisme penyaluran, serta efektivitas dan dampaknya bagi mustahik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri atas wakil ketua 2 dan staf bidang pendistribusian BAZNAS. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendistribusian dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penetapan penerima dilakukan melalui pengajuan bantuan, verifikasi administrasi, survei lapangan, dan penentuan berdasarkan kondisi ekonomi serta kebutuhan Pendidikan. Program ini membantu meringankan beban biaya pendidikan dan mendukung keberlanjutan pendidikan mustahik. Namun, optimalisasi penyaluran masih memerlukan penguatan pemutakhiran data mustahik, monitoring, koordinasi, dan evaluasi. Implikasinya, BAZNAS perlu memperkuat sistem data dan sinergi dengan pihak terkait agar distribusi zakat lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Pengumpulan Zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Romi Ananda Putra, NIM 2230405013, Judul Skripsi “STRATEGI PENGUMPULAN ZAKAT DI BAZNAS KOTA BUKITTINGGI”. Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang strategi yang diterapkan oleh BAZNAS Kota Bukittinggi dalam mengumpulkan zakat serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini dilakukan karena pengumpulan zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi belum sepenuhnya optimal, yang ditunjukkan oleh masih rendahnya kesadaran dan kepercayaan sebagian masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS, keterbatasan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi dan informasi yang masih perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bentuk strategi yang digunakan digunakan oleh BAZNAS dalam pengumpulan zakat dan membahas kendala-kendala yang di hadapi oleh BAZNAS dalam pelaksanaan pengumpulan zakat di Kota Bukittinggi. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah wawancara dengan Amil di BAZNAS Kota Bukittinggi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Badan Amil Zakat Nasional Kota Bukittinggi telah menggunakan strategi sebagai berikut: 1). Sosialisasi zakat kepada masyarakat. 2). Kerja sama dengan instansi pemerintah dan swasta. 3). Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). 4). Pemanfaatan media sosial dan platform digital. 5). Layanan jemput zakat. 6). Memaksimalkan program pendistribusian. 7). Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Sedangkan kendala yang di hadapi oleh BAZNAS adalah 1). Rendahnya kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS. 2). Rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS. 3). Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM). 4). Pemanfaatan teknologi dan sistem informasi yang masih perlu ditingkatkan

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Penerapan Prinsip Good Government Governance Dalam Pengelolaan Zakat Di Baznas Kabupaten Solok

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANISA ZAHRATUL ZANNAH NIM 2230403019 Judul Skripsi: "Analisis Penerapan Prinsip Good Government Governance dalam Pengelolaan Zakat di BAZNAS Kabupaten Solok." Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan prinsip Good Government Governance dalam pengelolaan zakat di BAZNAS Kabupaten Solok. Pengelolaan zakat yang baik memerlukan tata kelola yang sesuai dengan prinsip-prinsip Good Government Governance agar pengelolaan dana zakat dapat dilakukan secara transparan, akuntabel, efektif, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan prinsip Good Government Governance dalam pengelolaan zakat di BAZNAS Kabupaten Solok. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pimpinan dan amil pelaksana BAZNAS Kabupaten Solok serta data sekunder yang diperoleh dari dokumen, laporan, dan peraturan yang berkaitan dengan pengelolaan zakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kabupaten Solok telah menerapkan prinsip-prinsip Good Government Governance dalam pengelolaan zakat, yaitu transparansi, akuntabilitas, partisipasi, supremasi hukum, efektivitas dan efisiensi, orientasi pelayanan, orientasi konsensus, responsivitas, dan visi strategis. Penerapan prinsip tersebut terlihat dari keterbukaan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media, penyusunan laporan keuangan sesuai PSAK 109 yang diaudit secara berkala, kerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan berbagai pihak, kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang undangan, pelaksanaan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan mustahik, pengambilan keputusan melalui musyawarah, kemampuan menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat, serta penyusunan rencana kerja sebagai upaya mencapai tujuan organisasi. Meskipun demikian, beberapa aspek masih perlu terus ditingkatkan agar penerapan tata kelola pengelolaan zakat di BAZNAS Kabupaten Solok dapat berjalan lebih optimal. Kata Kunci: Good Government Governance, Pengelolaan Zakat, BAZNAS Kabupaten Solok.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ZAKAT CORE PRINCIPLE DISBURSEMENT MANAGEMENT SEBAGAI PENDEKATAN DALAM PENINGKATAN EFEKTIVITAS PENDISTRIBUSIAN DANA ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN SOLOK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YOSRI OKTAVIA, NIM 232042020, dengan judul tesis “Zakat Core Principle Disbursement Management Sebagai Pendekatan dalam Peningkatan Efektivitas Pendistribusian Dana Zakat di BAZNAS Kabupaten Solok”. Program Pascasarjana Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Pokok permasalahan dalam tesis ini adanya tantangan dalam efektivitas pendistribusian zakat di wilayah dengan cakupan geografis yang luas, serta perlunya penguatan tata kelola berbasis Zakat Core Principle (ZCP) untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik. Selain itu, masih terdapat kebutuhan untuk meningkatkan kecepatan penyaluran, akurasi sasaran mustahik, dan optimalisasi program produktif agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem distribusi dana zakat dengan pendekatan Zakat Core Principle (ZCP) Disbusment management di BAZNAS Kabupaten Solok serta menganalisis tingkat efektivitas penyalurannya berdasarkan rasio dan kecepatan waktu distribusi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian campuran (mixed methods) dengan desain eksploratori sekuensial (sequential exploratory design). Tahap pertama dilakukan eksplorasi kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi untuk mendalami proses manajerial dan kendala di lapangan. Tahap kedua dilakukan analisis kuantitatif menggunakan indikator teknis ZCP 10 yaitu Disbursement Collection Ratio (DCR) dan Time Effectivity of Disbursement. Informan penelitian terdiri dari pimpinan BAZNAS, staf pendistribusian, dan mustahik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem distribusi di BAZNAS Kabupaten Solok telah mengadopsi prinsip Zakat Core Principle (ZCP) dan Good Governance melalui mekanisme verifikasi faktual dan klasifikasi mustahik yang sistematis. Tingkat efektivitas distribusi dana zakat periode 2020–2024 berada pada kategori “Efektif” dengan rata-rata rasio Disbursement Collection Ratio (DCR) sebesar 83,11%. Dari aspek kecepatan distribusi (Time Effectivity), penyaluran dana zakat masuk dalam kategori “Cepat”, di mana bantuan konsumtif direalisasikan maksimal 15 hari dan bantuan produktif rata-rata dalam waktu 1 bulan. BAZNAS Kabupaten Solok memiliki strategi manajemen likuiditas yang baik melalui pencadangan sisa dana sebagai saldo awal tahun berikutnya. Tantangan utama yang dihadapi adalah pola pikir konsumtif masyarakat yang diantisipasi melalui inovasi program produktif dan program Qardhul Hasan guna mendorong transformasi mustahik menjadi muzakki.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Penyaluran Zakat Ekonomi Produktif dalam Meningkatkan Kesejahteraan Penerima Manfaat (Studi Kasus Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Solok)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Raadhef Jelita Kusuma Mijaya, NIM 2030405011, Judul Skripsi “Efektivitas Penyaluran Zakat Ekonomi Produktif dalam Meningkatkan Kesejahteraan Penerima Manfaat (Studi Kasus Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Solok)” Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah efektivitas penyaluran zakat ekonomi produktif dalam meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat (studi kasus Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Solok). Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui efektivitas penyaluran zakat ekonomi produktif serta dampaknya terhadap peningkatan pendapatan dan kualitas hidup penerima manfaat yang merupakan program dari BAZNAS Kabupaten Solok. Jenis penelitian yang penulis lakukan ialah penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa BAZNAS Kabupaten Solok menunjukkan efektivitas yang cukup baik dalam ketepatan sasaran dan sosialisasi namun masih memerlukan perbaikan dalam aspek pemantauan sehingga tujuan program tercapai. Program ini efektif dalam meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat, terbukti dari peningkatan pendapatan, perbaikan kondisi ekonomi keluarga, dan peningkatan akses terhadap pendidikan serta kesehatan. Selain dampak ekonomi, program juga memberikan dampak positif pada aspek psikologis dan spiritual penerima manfaat. Namun, masih terdapat tantangan dalam standardisasi prosedur dan belum ada mustahik yang berhasil bertransformasi menjadi muzakki, mengindikasikan perlunya program pendampingan berkelanjutan untuk mengoptimalkan efektivitas jangka panjang.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengelolaan Zakat pada UPZ BAZNAS Provinsi Sumatera Barat UIN Mahmud Yunus Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

WISKA HAKIMIA, NIM 2230405014 Judul Skripsi: “Pengelolaan Zakat pada UPZ BAZNAS Provinsi Sumatera Barat UIN Mahmud Yunus Batusangkar” Prodi: Manajemen Zakat Dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar,2026. Pokok permasalahan penelitian adalah Pengelolaan Zakat di UPZ BAZNAS Provinsi Sumatera Barat UIN Mahmud Yunus Batusangkar, khususnya dalam hal perencanaan, pelaksanaan, pengoordinasian program kegiatan seperti pengumpulan dan penyaluran zakat terhadap kegiatan pengelolaan zakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan zakat yang dilakukan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Provinsi Sumatera Barat UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Fokus penelitian meliputi tiga aspek utama pengelolaan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pengoordinasian dalam kegiatan pengumpulan serta penyaluran dana zakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pengurus UPZ BAZNAS Provinsi Sumatera Barat UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, serta studi dokumentasi laporan keuangan tahunan 2022-2024. Data dianalisis secara tematik dengan teknik triangulasi sumber untuk memastikan keabsahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan dilakukan melalui Rapat Koordinasi dengan BAZNAS Provinsi dan rapat internal UPZ, namun belum didukung sepenuhnya oleh dokumen perencanaan tahunan yang mandiri. Pelaksanaan pengumpulan dana berlangsung efisien melalui sistem pemotongan gaji, tetapi kurang didukung data muzaki yang rinci, sedangkan penyaluran telah dilaksanakan melalui tiga program utama dengan mekanisme yang sistematis. Koordinasi berjalan intensif, baik secara vertikal dengan BAZNAS Provinsi maupun horizontal dengan penasihat internal kampus, melalui berbagai saluran komunikasi formal dan informal. Hal mengindikasikan bahwa ketiga aspek pengelolaan zakat telah berjalan dalam kerangka yang terstruktur, namun memerlukan penguatan terutama dalam penyusunan perencanaan yang lebih mandiri dan peningkatan transparansi data muzaki.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROSES PENETAPAN MUSTAHIK ZAKAT PRODUKTIF DALAM RANGKA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI BAZNAS KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2021-2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Zakat produktif merupakan salah satu instrumen penting dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin agar mampu mencapai kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Keberhasilan pendayagunaan zakat produktif sangat ditentukan oleh ketepatan dalam menetapkan mustahik yang berhak menerima bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode penetapan mustahik zakat produktif dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di BAZNAS Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2021– 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara dengan pimpinan dan staf BAZNAS Kabupaten Tanah Datar serta dokumentasi yang berkaitan dengan pendistribusian zakat produktif. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penetapan mustahik zakat produktif di BAZNAS Kabupaten Tanah Datar dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu rekomendasi dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pemeriksaan kelengkapan administrasi, wawancara calon mustahik, survei lapangan apabila diperlukan, serta musyawarah penetapan dengan skala prioritas fakir dan miskin. Faktor pendukung dalam pendistribusian zakat produktif meliputi kerja sama dengan UPZ, komitmen amil, serta dukungan regulasi. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan data mustahik, keterbatasan dana zakat, dan keterbatasan sumber daya manusia. Secara umum, metode penetapan mustahik yang diterapkan dinilai cukup efektif dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program zakat produktif.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Terhadap Penurunan Angka Kemiskinan Melalu Zakat Produktif Baznas Kota Padang Panjang Berdasarkan Model Cibest

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nizar Ali, Nim 2230402094, Judul Skripsi: “Analisis Terhadap Penurunan Angka Kemiskinan Melalui Zakat Produktif Baznas Kota Padang Panjang Berdasarkan Model Cibest”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Negeri(UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Kemiskinan masih menjadi persoalan mendasar di Kota Padang Panjang, terutama bagi rumah tangga berpendapatan rendah yang menghadapi keterbatasan modal dan rendahnya kapasitas usaha. BAZNAS Kota Padang Panjang menjalankan program zakat produktif melalui Z-Mart sebagai upaya pemberdayaan mustahik. Namun, efektivitas program tersebut dalam menurunkan kemiskinan material belum banyak dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan kuadran CIBEST sebelum dan sesudah menerima zakat produktif, mengukur perbedaan pendapatan mustahik, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan zakat produktif. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan desain sequential explanatory. Sebanyak 33 rumah tangga mustahik dijadikan sampel penelitian. Analisis kuantitatif dilakukan melalui uji Paired Sample T-Test untuk melihat perbedaan pendapatan, sedangkan Model CIBEST digunakan untuk memetakan kesejahteraan material dan spiritual. Analisis kualitatif menggali kondisi usaha, pendampingan, serta kendala dan peluang yang dialami mustahik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat produktif berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan mustahik dengan nilai p = 0,001. Pemetaan CIBEST menunjukkan perubahan positif di mana sebelum bantuan terdapat mustahik pada Kuadran III (miskin spiritual), sementara setelah bantuan seluruh mustahik berada pada Kuadran I (sejahtera). Selain meningkatkan pendapatan, program ini juga mendorong peningkatan disiplin ibadah, etos kerja, dan keberkahan usaha. Namun demikian, sebagian mustahik masih menghadapi kendala dalam manajemen keuangan dan pemisahan modal usaha.Kesimpulannya, zakat produktif Z-Mart terbukti efektif meningkatkan kesejahteraan material dan spiritual mustahik, namun keberhasilan jangka panjang memerlukan pendampingan usaha dan pembinaan spiritual yang lebih intensif.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLIKASI PENYALURAN ZAKAT PRODUKTIF DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIK DI BAZNAS KABUPATEN SIJUNJUNG

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YASNIMAWATI. 2026. NIM. 242042022 Judul Tesis “Implikasi Penyaluran Zakat Produktif terhadap Peningkatan Kesejahteraan Mustahik di BAZNAS Kabupaten Sijunjung”. Program Pascasarjana Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya dampak penyaluran zakat produktif dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik di BAZNAS Kabupaten Sijunjung. Program zakat produktif telah dilaksanakan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, namun alokasi dana, pola pendampingan, serta sistem monitoring belum sepenuhnya mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Permasalahan penelitian difokuskan pada analisis implikasi penyaluran zakat produktif terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya, khususnya peran dan kapasitas Sumber Daya Insani (SDI) amil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi zakat produktif dalam dimensi ekonomi, sosial, psikologis, dan kelembagaan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program di lapangan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi berperan serta, dan studi dokumentasi terhadap pengelola BAZNAS, amil, serta mustahik penerima zakat produktif. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan pengujian keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat produktif memberikan implikasi positif terhadap peningkatan pendapatan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta peningkatan motivasi dan kepercayaan diri mustahik. Namun, dampaknya masih dominan sebagai economic safety net dan belum sepenuhnya mendorong transformasi menuju kemandirian ekonomi jangka panjang. Optimalisasi program memerlukan penguatan kapasitas SDI amil, pengembangan sistem pendampingan usaha yang berkelanjutan, serta monitoring dan evaluasi yang terstruktur dan konsisten.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Sarana Digital Dalam Penghimpunan Zakat Di BAZNAS Kabupaten Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Novita, NIM 2230405011, Judul Skripsi “PEMANFAATAN SARANA DIGITAL DALAM PENGHIMPUNAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN TANAH DATAR”. Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pemanfaatan sarana digital dalam penghimpunan zakat di BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, faktor–faktor pendukung dan penghambat pemanfaatan sarana digital dalam penghimpunan zakat di BAZNAS Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bentuk pemanfaatan sarana digital dalam penghimpunan zakat dan faktor pendukung dan penghambat pemanfaatan sarana digital dalam penghimpunan zakat di BAZNAS Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah wawancara dengan Pimpinan dan Amil di BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar dan Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Tanah Datar telah memanfaatan sarana digital dalam penghimpunan zakat seperti Website, QRIS, bekerjasama dengan bank, serta mengunakan media sosial seperti instagram dan facebook. Dari beberapa sarana digital yang di manfaatkan BAZNAS yang paling banyak digunakan muzaki dalam berzakat adalah QRIS dan transfer bank. Faktor pendukung pemanfaatan sarana digital di BAZNAS yaitu kemajuan teknologi, dukungan dari pemerintah daerah dan dukungan dari Kementerian Agama, sedang kan faktor penghambat nya adalah kurangnya sumber daya manusia dalam mengelola website dan perangkat digital yang digunakan belum memadai sehingga website belum berjalan optimal sebagai kantor digital dalam penguhimpunan zakat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Baznas Kabupaten Lima puluh Kota dalam mengoptimalkan potensi zakat

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Zahra Darfi Nurazizah, NIM 2230305018. Judul Skripsi “Strategi BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota dalam Mengoptimalkan Potensi Zakat”. Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah belum optimalnya penghimpunan zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lima Puluh Kota apabila dibandingkan dengan potensi zakat yang dimiliki, sehingga diperlukan strategi yang efektif dalam pengelolaan zakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggambarkan strategi yang diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota dalam mengoptimalkan potensi zakat serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota dalam mengoptimalkan potensi zakat dilakukan melalui penguatan kelembagaan, sosialisasi dan edukasi zakat kepada masyarakat, optimalisasi zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN), peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat, serta pemanfaatan teknologi digital dalam penghimpunan dan pelaporan zakat. Adapun faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah daerah, regulasi yang jelas, dan partisipasi ASN, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya literasi zakat masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, serta rendahnya kepercayaan sebagian masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PerbandinganZ-Mart dan bantuan produktif usaha terhadap UMKM di Pekanbaru dalam program badan Amil zakat nasional makmur (studi pada baznas Kota Pekanbaru)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas perbandingan program zakat produktif merupakan salah satu inisiatif strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan dampak program bantuan produktif yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekanbaru terhadap kesejahteraan masyarakat penerima manfaat. Fokus penelitian mencakup tiga aspek. Pertama, membandingkan bentuk bantuan yang diberikan terhadap penerima Program Z-Mart dan bentuk bantuan terhadap bantuan produktif. Kedua, pengelolaan dan perbandingan yang meliputi persyaratan dan sasaran program, tujuan program, tantangan dan kesulitan program, dan manfaat dari program Z-mart dan bantuan produktif usaha. Ketiga, menganalisis dampak program Z-Mart dan bantuan produktif terhadap perubahan kondisi ekonomi masyarakat penerima manfaatnya, faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan kesejahteraan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan Wakil Ketua II Baznas, ketua program Z-mart serta pihak yang menangani bidang pendistribusian. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan program Z-Mart dan bantuan produktif bantuan program ini berhasil memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomi penerima manfaat di wilayah Kota Pekanbaru Dan bertujuan untuk mengatasi permasalahan ekonomi yang tidak memadai di kalangan masyarakat kurang mampu melalui pemberiang berupa modal sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan ekonomi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PROGRAM RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PENERIMA MANFAAT STUDI PADA BAZNAS KABUPATEN SOLOK

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dwi Azizah Putri, NIM 2030405004, dengan judul skripsi: " ANALISIS PROGRAM RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PENERIMA MANFAAT STUDI PADA BAZNAS KABUPATEN SOLOK ", Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2025. Penelitian ini membahas Program Rumah Tidak Layak Huni merupakan salah satu inisiatif strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan dampak program bantuan perumahan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Solok terhadap kesejahteraan masyarakat penerima manfaat. Fokus penelitian mencakup dua aspek fundamental. Pertama, mengkaji mekanisme dan prosedur penentuan penerima manfaat yang meliputi sistem seleksi, kriteria kelayakan, serta proses verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan renovasi atau pembangunan rumah. Kedua, mengevaluasi efektivitas program melalui analisis dampak terhadap perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat penerima manfaat, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi, serta mengukur kontribusi program terhadap peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup rumah tangga sasaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan Ketua BAZNAS, Wakil Ketua II, serta pihak yang menangam bidang pendistribusian dan pendayagunaan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas mekanisme penyaluran bantuan serta mengukur sejauh mana program ini berhasil memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan rumah tangga penerima manfaat di wilayah Kabupaten Solok. Dan bertujuan untuk mengatasi permasalahan hunian yang tidak memadai di kalangan masyarakat kurang mampu melalui penyediaan rumah layak huni sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENYALURAN ZAKAT DI BAZNAS KOTA BUKITTINGGI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FHANY DEWI RHATY, NIM 2130405003, dengan judul skripsi: "Strategi Penyaluran Zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi", Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2024. Penelitian ini membahas strategi penyaluran zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi, yang merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang independen serta memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan dana zakat berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Fokus utama kajian ini meliputi proses perumusan, pelaksanaan, dan evaluasi strategi distribusi zakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan Ketua BAZNAS, Wakil Ketua II, serta pihak yang menangani bidang pendistribusian dan pendayagunaan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Strategi penyaluran zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi dilaksanakan melalui penerapan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan secara sistematis. Pada tahap perencanaan, penyaluran zakat dirancang berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan mustahik serta penetapan skala prioritas penerima manfaat. Tahap pengorganisasian dilakukan dengan penataan struktur pelaksana, penguatan mekanisme koordinasi, serta pembagian tugas amil agar proses distribusi berjalan efektif dan efisien. Selanjutnya, tahap pelaksanaan penyaluran zakat dilaksanakan secara terstruktur dengan berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Pengawasan menjadi tahapan strategis untuk memastikan bahwa penyaluran zakat berjalan sesuai dengan perencanaan dan sasaran yang telah ditentukan. Adapun kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan jumlah amil, sarana dan prasarana pendukung, serta keterbatasan dalam manajemen waktu dan pembagian tugas. Untuk mengatasi kendala tersebut, BAZNAS Kota Bukittinggi melakukan survei lapangan secara terjadwal dan melibatkan mahasiswa sebagai mitra dalam kegiatan verifikasi. Upaya ini terbukti mampu meringankan beban kerja amil, mempercepat proses penyaluran zakat, serta tetap menjaga ketelitian dan prinsip kehati-hatian dalam pendistribusian zakat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Indeks Zakat Nasional (IZN) Pada BAZNAS Kabupaten Dharmasraya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Tingkat Capaian Indeks Zakat Nasional (IZN) Pada BAZNAS Kabupaten Dharmasraya yang mencakup dua dimensi utama, yaitu Dimensi Makro dan Dimensi Mikro Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan amil zakat bidang SDM, ADM & UMUM BAZNAS Kabupaten Dharmasraya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Capaian Indeks Zakat Nasional (IZN) Pada (BAZNAS) Kabupaten Dharmasraya berada pada kategori Cukup Baik. Pada Dimensi Makro, penilaian mencakup lima komponen: kebijakan publik, kondisi ekonomi dan sosial, tren global, persepsi masyarakat, dan kolaborasi dengan organisasi lain. Pada Dimensi Mikro, penilaian meliputi empat komponen: Sumber daya manusia (SDM), efektivitas program zakat, kepuasan masyarakat, dan proses internal. Meskipun demikian, masih terdapat ruang perbaikan, khususnya pada penguatan kapasitas SDM, peningkatan efektivitas program zakat, dan perluasan pemahaman masyarakat terkait zakat di Kabupaten Dharmasraya.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Strategi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanah Datar Dalam Meningkatkan Pengumpulan Zakat Non-ASN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YOKAL AFRIKO, NIM: 2130405009 Judul Skripsi: "Analisis Strategi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanah Datar Dalam Meningkatkan Pengumpulan Zakat Non-ASN" Prodi: Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Adapun fokus penelitian ini adalah menganalisis strategi yang diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Tanah Datar dalam upaya meningkatkan pengumpulan zakat dari masyarakat non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN), serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan BAZNAS terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu: (1) Perumusan strategi melalui pemetaan potensi muzakki dan analisis terhadap kondisi internal dan eksternal; (2) Implementasi strategi yang meliputi pembentukan relawan fundraising, optimalisasi peran da’i pemberdayaan, layanan jemput zakat, layanan penerimaan zakat di kantor BAZNAS, dan program sosialisasi zakat melalui media langsung dan digital; serta (3) Evaluasi strategi yang dilakukan secara berkala untuk mengukur efektivitas dan keberlanjutan program. Faktor pendukung yang memperkuat efektivitas pengumpulan zakat antara lain bertambahnya sumber daya manusia melalui relawan yang memiliki kedekatan dengan masyarakat lokal, serta dukungan dari Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama dalam bentuk kebijakan, anggaran, dan kerja sama kegiatan edukatif. Adapun faktor penghambat yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman masyarakat terhadap fungsi BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, kurangnya literasi zakat di kalangan sebagian tokoh agama, serta budaya penyaluran zakat langsung kepada mustahik yang masih mengakar kuat di tengah masyarakat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi komunikasi dakwah lembaga badan amil zakat nasional(BAZNAS) mengajak muzakki di kabupaten tanah datar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Erie Kurniawan, NIM 2130302016. Strategi Komunikasi Dakwah Lembaga Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Mengajak Muzakki di Kabupaten Tanah Datar.​ Pokok masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi komunikasi dakwah yang diterapkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanah Datar dalam mengajak muzakki agar menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga tersebut. Hal ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa masih banyak masyarakat yang menyalurkan zakat secara langsung, serta munculnya banyak lembaga zakat lain yang menjadi alternatif penyaluran. Oleh karena itu, BAZNAS Tanah Datar perlu menyusun strategi dakwah yang tepat guna mempertahankan kepercayaan masyarakat dan meningkatkan partisipasi muzakki. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap kegiatan dan strategi komunikasi yang diterapkan BAZNAS Tanah Datar. Fokus penelitian diarahkan pada dua strategi utama yaitu persuasive strategy dan norma re-educative strategy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kabupaten Tanah Datar berhasil membangun komunikasi dakwah yang efektif dengan pendekatan langsung seperti ceramah, sosialisasi, diskusi, serta pendekatan tidak langsung melalui media sosial dan publikasi visual. Strategi ini ditunjang oleh program-program penyaluran zakat yang transparan, profesional, dan menyentuh langsung kebutuhan mustahik. Strategi komunikasi yang diterapkan tidak hanya meningkatkan jumlah muzakki dan total zakat yang dihimpun setiap tahun, tetapi juga memperkuat citra BAZNAS sebagai lembaga resmi yang amanah dan profesional.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail