Abstrak
FHANY DEWI RHATY, NIM 2130405003, dengan judul skripsi: "Strategi Penyaluran Zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi", Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2024. Penelitian ini membahas strategi penyaluran zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi, yang merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang independen serta memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan dana zakat berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Fokus utama kajian ini meliputi proses perumusan, pelaksanaan, dan evaluasi strategi distribusi zakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan Ketua BAZNAS, Wakil Ketua II, serta pihak yang menangani bidang pendistribusian dan pendayagunaan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Strategi penyaluran zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi dilaksanakan melalui penerapan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan secara sistematis. Pada tahap perencanaan, penyaluran zakat dirancang berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan mustahik serta penetapan skala prioritas penerima manfaat. Tahap pengorganisasian dilakukan dengan penataan struktur pelaksana, penguatan mekanisme koordinasi, serta pembagian tugas amil agar proses distribusi berjalan efektif dan efisien. Selanjutnya, tahap pelaksanaan penyaluran zakat dilaksanakan secara terstruktur dengan berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Pengawasan menjadi tahapan strategis untuk memastikan bahwa penyaluran zakat berjalan sesuai dengan perencanaan dan sasaran yang telah ditentukan. Adapun kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan jumlah amil, sarana dan prasarana pendukung, serta keterbatasan dalam manajemen waktu dan pembagian tugas. Untuk mengatasi kendala tersebut, BAZNAS Kota Bukittinggi melakukan survei lapangan secara terjadwal dan melibatkan mahasiswa sebagai mitra dalam kegiatan verifikasi. Upaya ini terbukti mampu meringankan beban kerja amil, mempercepat proses penyaluran zakat, serta tetap menjaga ketelitian dan prinsip kehati-hatian dalam pendistribusian zakat.