Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2020Versi 1

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI ARITMETIKA SOSIAL KELAS VII SMPN 3 SAWAHLUNTO

Koleksi Perpustakaan•IAIN Batusangkar•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Lukman. 14105034 (2019). Judul skripsi: “Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Berbasis Masalah (Problem Based Learning) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa pada Materi Aritmetika Sosial Kelas VII SMPN 3 Sawahlunto”. Jurusan Tadris Matematika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini didasarkan pada masalah masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, hal ini ditandai dengan siswa kesulitan memahami masalah yang terdapat pada soal dan kesulitan untuk merencanakan penyelesaian soal tersebut. Masalah selanjutnya yaitu sumber belajar yang sulit dipahami oleh siswa, tidak terdapat penegasan jawaban pada sumber belajar tersebut, dan penjelasan materi yang rumit pada sumber belajar tersebut, sehingga sumber belajar tidak digunakan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, dibutuhkan pengembangan sumber pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yaitu dengan pengembangan modul pembelajaran matematika berbasis masalah (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, praktikalitas dan efektifitas modul pembelajaran matematika berbasis masalah (PBL) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi aritmetika sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, melakukan wawancara dengan guru dan siswa, analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, analisis silabus, RPP dan sumber belajar serta meriview literature tentang modul, (2) tahap design, hasil dari tahap define digunakan untuk merancang modul pembelajaran matematika berbasis masalah (PBL) pada materi aritmetika sosial, (3) tahap develop, tahap ini adalah tahap untuk melihat validitas modul menggunakan lembar validitas modul, praktikalitas modul menggunakan angket respon siswa, dan efektivitas modul menggunakan pretest dan posttest. kemudian data dianalisa menggunakan persentase validitas, persentase praktikalitas dan uji Ngain. Hasil penelitian menunjukan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis masalah (PBL) yang dirancang telah valid, praktis dan efektif. Hasil validitas modul yang diperoleh adalah 77,12 dengan kategori valid. Sementara hasil praktikalitas modul yang diperoleh dari angket respon siswa yaitu 86,54 dengan kategori sangat praktis. Kemudian modul pemebelajaran matematika berbasis masalah (PBL) efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, hal ini berdasarkan hasil N-gain diperoleh yaitu 0,712 dengan kategori tinggi

Kata kunci

Modul, Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), dan Kemamapuan Pemecahan Masalah Matematis

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI ARITMETIKA SOSIAL KELAS VII SMPN 3 SAWAHLUNTO2020 · oai:ais:library-item:106779

Publikasi terkait