Abstrak
Permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini adalah ketidaktersediaannya bahan ajar yang efektif, efisien dan menarik minat belajar siswa. Bahan ajar yang digunakan saat proses pembelajaran di sekolah hanya memanfaatkan buku diperpustakaan seperti buku paket/buku teks dan guru juga belum mengembangkan bahan ajar lainnya yang dapat menarik minat belajar siswa. Sehingga siswa menjadi tidak bisa belajar secara mandiri di rumah dan siswa lebih banyak menggunakan internet untuk belajar dan bermain media sosial di rumah dari pada belajar. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti melakukan penelitian Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Media Sosial Instagram pada materi perkembangan tabel periodik unsur dan untuk siswa kelas X SMA/MA. Jenis penelitian yang diterapkan melalui kegiatan ini adalah penelitian pengembangan R&D (research and development) merupakan penelitian untuk mengembangkan produk tertentu yang mana produk tersebut berupa modul berbasis media sosial Instagram dengan menggunakan model 4 D (define, design, develop dan disseminate), Penelitian ini batasi hanya sampai tahap develop. (1) tahap pendefisian (define) dilakukan untuk memeperoleh gambara umurm di sekolah. (2) tahap perancangan (design) digunakan untuk merancang Modul Pembelajaran Berbasis Media Sosial Instagram pada materi perkembangan tabel periodik unsur. (3) tahap pengembangan (develop) untuk melihat validitas dan praktikalitas Modul Pembelajaran Berbasis Media Sosial Instagram. Hasil penelitian menunjukan bahwa validasi terhadap Modul Pembelajaran Berbasis Media Sosial Instagram ini sangat valid dengan persentase 95,4% dan dan hasil praktikalitasnya sangat valid dengan persentase 90% untuk siswa dan 88,4% untuk guru.