Abstrak
Rosi Widiastuti, NIM. 15 300 700 024, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROBLEM SOLVING BERBANTUKAN VIDEO ANIMASI PADA MATERI FLUIDA DINAMIS DI KELAS XI IPA MAN 1 PADANG PANJANG”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Berdasarkan observasi yang peneliti lakukan di kelas XI IPA MAN 1 Padang Panjang, ditemukan masalah terkait dengan bahan ajar dan media pembelajaran yang digunakan. Bahan ajar di sekolah tersebut berupa buku paket dan LKS yang belum sesuai dengan karakteristik peserta didik, terfokus pada materi, rumus. LKS yang digunakan berdasarkan kurikulum 2013, tetapi belum sepenuhnya dapat membuat peserta didik belajar secara mandiri. Materi pada LKS juga hampir sama dengan buku paket yang hanya terfokus pada materi dan rumusrumus. Berdasarkan masalah yang ditemukan, maka peneliti merancang sebuah bahan ajar berupa modul berbasis Problem Solving berbantukan video animasi pada materi fluida dinamis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul berbasis Problem Solving berbantukan video animasi yang valid dan praktis sehingga bisa digunakan dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah pengembangan atau development research dengan model penelitian 4-D, yang meliputi empat tahap, yaitu tahap pendefenisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Tahap penyebaran (desseminete) tidak peneliti lakukan karena keterbatasan waktu dan biaya. Modul berbasis Problem Solving berbantukan video animasi ini dirancang sesuai dengan tahap Problem Solving yaitu, tahap merumuskan masalah, mencari data, menetapkan jawaban, menguji jawaban dan menarik kesimpulan. Pada setiap materi pembelajaran disajikan video animasi yang tersedia dalam sebuah CD Pendukung. Dari hasil penelitian yang dilakukan, modul berbasis Problem Solving berbantukan video animasi pada materi fluida dinamis di kelas XI IPA MAN 1 Padang Panjang pada tahap validasi berdasarkan aspek kualitas isi dan tujuan, kualitas instruksional dan kulitas teknis diperoleh persentase 84,42% dengan kategori sangat valid. Pada tahap praktikalitas dari hasil angket respon peserta didik dan guru diperoleh persentase 80,15% dan 83,82% dengan kategori sangat valid.