Abstrak
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan aspek materi pendidikan akhlak yang terkandung dalam Al-Qur’an surat Saba’ ayat 15-19 dan menjelaskan aspek materi pendidikan aqidah yang terkandung dalam Al-Qur’an surat Saba’ ayat 20-24. Adapun manfaat penelitian ini adalah untuk memperdalam pengetahuan penulis tentang aspek-aspek materi pendidikan akhlak dan aqidah yang terkandung dalam Al-Qur’an surat Saba’ ayat 15-24, sebagai bahan tambahan referensi bagi mahasiswa pada perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar dan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pada pembahasan ini, penulis menggunakan jenis penelitian books survey, yaitu dengan membaca, menganalisis buku-buku dan ayat-ayat Al-Qur’an yang ada di perpustakaan. Adapun metode yang digunakan adalah metode Tafsir Maudhu’i. Sumber data primer/utama yaitu Al-Qur’an Al-Karim dan sumber data sekunder/pendukung yaitu kitab-kitab tafsir terjemahan dan buku-buku pendidikan. Adapun bentuk kajian tafsir maudhu’i yang peneliti lakukan adalah pembahasan dalam satu surat dalam Al-Qur’an, tetapi tidak menyeluruh dan utuh, peneliti hanya membahas beberapa ayat saja yang dirasa penting sesuai dengan tema yang akan di bahas yaitu surat Saba’ ayat 15-24. Berdasarkan hasil penelitian, penulis berkesimpulan bahwa aspek-aspek pendidikan yang terkandung dalam Al-Qur’an surat Saba’ ayat 15-24 terdiri dari dua sub tema yaitu, materi pendidikan akhlak dan materi pendidikan aqidah sebagai berikut: Materi pendidikan akhlak terdapat dalam QS Saba’ ayat 15-19 adalah bentuk akhlak atau perilaku kaum Saba’ yaitu akhlak mazmumah atau akhlak tercela. Yaitu prilaku yang suka membangkang dan ingkar kepada Allah Swt. Materi pendidikan Aqidah terdapat dalam QS Saba’ ayat 20-24 adalah bentuk aqidah kaum kafir Quraiys yang menyimpang yaitu mereka tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Hal ini sama dengan kaum Saba’ yang ingkar dan berpaling dari Allah Swt. Jadi, ayat 15-24 saling berkaitan satu sama lain.