Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2017Versi 1

PELAKSANAAN METODE AL HUFAZH WAL MURAJA’AH PADA PEMBELAJARAN TAHFIDZUL QURAN DI PONDOK PESANTREN DAARUL QURAN

Koleksi Perpustakaan•IAIN Batusangkar•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu, bagaimana pelaksanaan metode Al-Hufadz Wal-Muraja`ah pada pembelajaran Tahfidzul Quran di Yayasan Daarul Quran. Yang menjadi batasan masalah dalam penelitian ini adalah, bagaimana pelaksanaan metode Al-Hufadz Wal-Muraja`ah pada pembelajaran Tahfidzul Quran di Yayasan Daarul Quran, bagaimana pelaksanaan evaluasi pembelajaran Tahfidzul Quran di Pondok Pesantren Daarul Quran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan metode Al-Hufadz Wal-Muraja`ah pada pembelajaran Tahfidzul Quran di Pondok Pesantren Daarul Quran, kemudian untuk mengetahui pelaksanaan evaluasi pembelajaran Tahfidzul Quran di Pondok Pesantren Daarul Quran, sedangkan kegunaannya adalah untuk melengkapi syarat-syarat guna mendapatkan gelar sarjana pendidikan Islam (S.Pd.I.) pada Jurusan Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Dalam pembahasan skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif, yaitu suatu penelitian yang mengungkapkan dan menggambarkan kejadian-kejadian, fenomena-fenomena dan data-data yang terjadi di lapangan kemudian dianalisis dengan menggunakan uraian kalimat-kalimat. Teknik pengumpulan data dalam penulisan skripsi ini dengan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil pembahasan yang penulis lakukan, maka penulis mendapatkan kesimpulan pelasanaan metode Al Hufadz Wal Muraja`ah pada pemebelajaran tahfidzul Quran di Yayasan Daarul Quran yaitu dengan cara melakukan pengulangan hafalan ayat Alquran yang di hafal oleh santri sampai benar-benar lancar, setelah santri disuruh untuk melakukan pengulangan hafalannya tersebut, barulah santri membacakan ayat hafalan kepada gurunya, santri tidak hanya melakukan pengulangan hafalan sekali atau beberapa kali saja, akan tetapi santri mengulangi hafalan itu sebanyak 20 kali, atau bisa disebut juga dengan menggunakan metode Al-Hufadz Wal-Muraja`ah, kemudian mengenai evaluasi dalam pelaksanaan Metode Al-Hufadz Wal-Muraja`ah yaitu sama dengan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru Tahfidz yaitu dengan melakukan pengulangan hafalan santri sebanyak 20 kali, dengan upaya yang dilakukan oleh guru Tahfid tersebut, bisa meningkatkan kualitas pembelajaran santri yang ada di Pondok Pesantren Penghafal Alquran.

Kata kunci

Pendidikan Islam 1

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PELAKSANAAN METODE AL HUFAZH WAL MURAJA’AH PADA PEMBELAJARAN TAHFIDZUL QURAN DI PONDOK PESANTREN DAARUL QURAN2017 · oai:ais:library-item:64774

Publikasi terkait