Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran yang masih jauh dari yang diharapkan. Proses pembelajaran masih cenderung bersifat teacher centered learning, partisipasi siswa dalam proses pembelajaran kurang sehingga meangakibatkan siswa pasif, bahkan kebanyakan siswa kurang berani dalam bertanya dan mengemukakan pendapat sendiri, proses pembelajaran masih terlihat monoton, guru belum memvariasikan strategi/ metode pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif. Berdasarkan kondisi-kondisi seperti ini mengakibatkan hasil belajar siswa masih banyak yang belum mencapai nilai KKM. Oleh karena itu, diantara metode yang dapat membuat siswa aktif dalam belajar adalah dengan menerapkan kombinasi metode jigsaw dan metode card short.Batasan masalah dalam penelitian ini adalah hasilbelajarsiswa setelah diterapkan kombinasi metode jigsawdan metode cardshort pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 1 Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah diterapkan kombinasi metode jigsaw dan metode card short pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Negeri 1 Batusangkarlebih baik daripada pembelajaran konvensional. Kegunaan penelitian ini untuk menambah ilmu pengetahuan penulis tentang penerapan kombinasi metode pembelajaran, memberikan kontribusi kepada perpustakaan IAIN Batusangkar, dan dapat dijadikan pedoman bagi pembaca dalam memahami penerapan kombinasi metode jigsaw dan metode card short. Jenispenelitianini adalahpenelitianeksperimensemu, denganrancanganpenelitiannon equivalent groupdesign.Populasidalampenelitianiniadalahseluruhsiswakelas XSMK Negeri 1 Batusangkartahunajaran2015/2016 yang terdiridari268orang siswa. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan Simple Random Sampling dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 78 orang, 40 orang kelas eksperimen dan 38 orang kelas kontrol. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes essay. Berdasarkanhasilpenelitian,diperoleh rata-ratahasilbelajar Pendidikan Agama Islamnilaisiswapadakelaseksperimenadalah 83,025denganpersentaseketuntasan72,5% sedangkan, rata-ratanilaiyang diperolehpadakelaskontroladalah 75,9736denganpersentaseketuntasan65,79 %.Dari perhitungan diperoleh thitung = 2,65 dan ttabel = 2,00. Oleh karena thitung > ttabel maka H1 diterima. Jadi, dapat dikemukakanbahwa hasil belajar siswa dengan penerapan kombinasi metode jigsaw dan metode card shortlebih baik daripada pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Batusangkar.