Abstrak
Weni. NIM 242032017. Judul Tesis: “Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Augmented Reality (AR) dengan Pemanfaatan Flashcard pada Mata Pelajaran PAI Kelas IX di SMP”. Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi minimnya media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang interaktif, kontekstual, dan menarik di kelas IX SMP. Kondisi ini menyebabkan keterlibatan siswa rendah dan pembelajaran kurang menarik. Tujuan penelitian mengembangkan video pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dengan Flashcard pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas IX SMP, mencakup analisis kebutuhan media, perancangan video AR dengan Flashcard, penilaian validitas, dan evaluasi praktikalitas penggunaannya di kelas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model ADDIE, meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian terdiri dari pedoman observasi, wawancara, lembar validasi media, instrumen penilaian, dan angket respons peserta didik. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan tanggapan dan pengalaman belajar siswa, serta kuantitatif untuk menilai validitas dan praktikalitas media. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran video berbasis AR dengan Flashcard sangat valid, dengan rata-rata koefisien validitas 0,95. Validitas ini terlihat dari penilaian ahli terhadap materi, desain media, dan bahasa yang digunakan, menunjukkan bahwa konten tersusun secara sistematis, informatif, akurat, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik SMP. Uji praktikalitas memperoleh rata-rata 87%, menandakan media mudah digunakan, interaktif, dan efektif meningkatkan motivasi serta keterlibatan siswa. Media ini dapat membuat siswa belajar secara mandiri, partisipatif, dan menarik. Video AR dengan Flashcard dapat menjadi alternatif pembelajaran digital inovatif untuk PAI di SMP. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan fitur tambahan, seperti kuis adaptif, gamifikasi, atau integrasi teknologi lain, untuk meningkatkan interaktivitas dan efektivitas media secara keseluruhan.