Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Motivasi Santri dalam Menghafal Al-Qur`An (Studi Living Qur`an di Pondok Pesantren Arabi Darul Yamani As-Syarif Pasaman Barat)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Alqur'an Dan Tafsir•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Hasanuddin. NIM 2030301014. Judul Skripsi: “Motivasi Santri dalam Menghafal Al-Qur`an (Studi Living Qur`an di Pondok Pesantren Arabi Darul Yamani As-Syarif Pasaman Barat).” Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan pada penellitian ini adalah kurangnya motivasi santri dalam menghafal Qur`an di pondok pesantren arabi darul yamani as-syarif sehingga banyak santri yang tidak semangat dalam menghafal Qur`an. Hal ini membuat penulis tertarik untuk mengungkap: (1) Apa faktor intrinsik dari santri dalam menghafal al-Qur`an di pondok pesantren arabi darul yamani as-syarif, (2) Apa faktor ekstrinsik dari santri dalam menghafal al-Qur`an di pondok pesantren arabi darul yamani as-syarif, (3) Bagaimana pengaruh lingkungan bagi santri dalam menghafal al-Qur`an di pondok pesantren arabi darul yamani as-syarif.Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Adapun sumber data primer pada penelitian ini adalah santri yang hafalannya lebih dari dua juz dan sumber data sekunder adalah pimpinan pondok dan beberapa guru. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa Motovasi intrinsik yang mendasari santri dalam menghafal al-Qur'an sangat bervariasi. Mulai dari keinginan untuk membahagiakan orang tua, menjadikan al-Qur'an sebagai pedoman hidup, mencapai prestasi pribadi, hingga harapan untuk mendapatkan pahala dan kebahagiaan di akhirat. Semua motivasi ini menunjukkan bahwa proses menghafal al-Qur'an tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya untuk mengembangkan karakter dan keimanan. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi santri dalam perjalanan menghafal al-Qur'an juga signifikan. Rasa bosan dan malas, godaan dari dunia modern seperti gadget dan hiburan, serta tantangan psikologis seperti kesulitan dalam muroja'ah (pengulangan hafalan) menjadi penghalang yang nyata. Faktor ekstrinsik juga memainkan peran penting dalam motivasi santri. Dukungan emosional dan materi dari orang tua, serta bimbingan intensif dari para guru, memberikan mereka dorongan tambahan untuk tetap konsisten dalam menghafal al-Qur'an. Penghargaan atas prestasi hafalan dan pengaturan target-target tertentu juga memotivasi santri untuk mencapai pencapaian yang lebih tinggi. Suasana lingkungan pondok pesantren juga sangat mempengaruhi proses belajar menghafal al-Qur'an. Lingkungan yang tenang, nyaman, dan terorganisir dengan baik memberikan dukungan yang sangat dibutuhkan untuk fokus dan konsentrasi.

Kata kunci

Motivasi, Santri, Menghafal al-Qur`an, Living Qur`an

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Motivasi Santri dalam Menghafal Al-Qur`An (Studi Living Qur`an di Pondok Pesantren Arabi Darul Yamani As-Syarif Pasaman Barat)2024 · oai:ais:skripsi:8821

Publikasi terkait