Abstrak
Frans Hafikeane, NIM 2130406013 (2021), Judul Skripsi: “Motivasi Gen-z Dalam Melestarikan Wisata Budaya Melalui Kesenian Randai Di Padang Ganting Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri(UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Kesenian Randai merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau yang memiliki nilai historis, edukatif, dan sosial yang tinggi. Namun, di tengah arus globalisasi dan perkembangan budaya modern, eksistensi Randai menghadapi tantangan serius, khususnya akibat menurunnya minat generasi muda. Di Nagari Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar, Randai Palito Alam masih bertahan berkat keterlibatan sejumlah pemuda Generasi Z yang aktif dalam pelestariannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi Generasi Z dalam melestarikan wisata budaya melalui kesenian Randai di Padang Ganting dengan menggunakan pendekatan Self-Determination Theory (SDT) yang meliputi kebutuhan otonomi, kompetensi, dan keterhubungan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap anggota sanggar Randai Palito Alam, tokoh masyarakat, serta pihak terkait. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi Generasi Z dalam melestarikan Randai dipengaruhi oleh kombinasi motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Dari aspek otonomi, Generasi Z terlibat dalam Randai atas kesadaran dan kemauan sendiri sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya lokal. Dari aspek kompetensi, keterlibatan dalam Randai memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan seni, kepercayaan diri, dan kreativitas. Sementara itu, aspek keterhubungan sosial tercermin dari kuatnya rasa kebersamaan, solidaritas, dan pengakuan sosial yang diperoleh melalui aktivitas sanggar dan pementasan budaya. Kesenian Randai tidak hanya berfungsi sebagai media pelestarian budaya, tetapi juga sebagai daya tarik wisata budaya yang berpotensi mendukung pengembangan pariwisata lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam kajian pariwisata budaya serta menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dan pengelola wisata budaya dalam merancang strategi pelestarian budaya yang melibatkan Generasi Z secara aktif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Generasi Z, Motivasi, Self-Determination Theory, Wisata Budaya, Randai