Abstrak
MIFTA AZZWARI. NIM: 2030101023 Judul Skripsi: “Pelaksanaan Pembelajaran Kitab Tafsir Al-Jalalain dengan Metode Bandongan, Diskusi dan Sorogan di Pondok Pesantren Darul Ulum Padang Magek”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah Pondok Pesantren Darul Ulum Padang Magek merupakan satuan Pendidikan yang didalamnya berisi masalah pengajian kitab kuning, atau dirasah Islamiyah, baik secara berjenjang maupun tidak berjenjang yang menargetkan santrinya setelah selesai mengaji kitab agar memiliki hafalan makna kitab sampai mana batas yang telah dipelajari, sedangkan semua santri merupakan santri sekolah agama sekaligus pelajar tamatan Sekolah Dasar, SLTP dan SLTA, namun semua tugas baik sekolah maupun tujuan pondok pesantren tetap berjalan lancar. Hal ini karena penggunaan metode bandongan, diskusi dan sorogan dalam pembelajaran kitab di Pondok Pesantren Darul Ulum Padang Magek, dengan melihat fenomena ini, peneliti ingin mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran kitab tafsir Al-Jalalain dengan metode bandongan, diskusi dan sorogan di Pondok Pesantren Darul Ulum Padang Magek. Jenis penelitian yang penulis lakukan ialah field research (penelitian lapangan) menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data yang dilakukan secara deskriptif kualitatif kemudian diuraikan berdasarkan permasalahan yang terjadi dilapangan menggunakan kalimat efektif. Sumber data penelitian ini yaitu santri dan guru pondok pesantren Darul Ulum Padang Magek. Teknik analisis data yang digunakan adalah Reduksi data, pemaparan data (display data) dan penarikan kesimpulan. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan adalah pengamatan yang tekun, dan Teknik triangulasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa pelaksanaan pembelajaran kitab tafsir Al-Jalalain di Pondok Pesantren Darul Ulum Padang Magek bahwa perencanaan tidak menggunakan RPP maupun silabus serta tidak merumuskan materi ajar. perencanaan ini responsif terhadap dinamika kelas dan memberikan kebebasan kepada guru dan siswa untuk menyesuaikan pembelajaran sesuai dengan gaya pengajaran masing-masing, memprioritaskan pemahaman sebelum penghafalan. Proses pembelajaran dimulai dengan doa secara bersama, pememeriksaan kehadiran, dan motivasi. Santri diwajibkan membawa kitab. waktu pelaksanaan setiap hari kecuali pada hari kamis, metode yang diterapkan ialah metode bandongan, diskusi dan sorogan. Tujuannya supaya santri mengerti tujuan, maksud ayat, Sejarah, kisah, dan lebih dalam lagi b. arabnya. Media yang digunakan kamus, kitab, pena, pensil, buku. Pertimbangan pemilihan media ini supaya mempermudah santri dalam memahami kitab yang dipelajari, dan menutup pembelajaran dengan doa dan selawat. evaluasi yang dilakukan secara lisan, melibatkan pemahaman kitab, kemampuan komunikasi, analisis, dan adab sehari-hari.