ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mimi Zulhalpis, NIM 2230101073 (2026), Judul Skripsi: “Pengembangan Video Animasi Berbasis Outdoor Learning pada Materi Halal dan Haram bagi Siswa Kelas V SD”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik pada materi halal dan haram. Materi halal dan haram berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik, sehingga diperlukan media pembelajaran yang dapat menghubungkan materi dengan lingkungan sekitar dan pengalaman nyata peserta didik. Oleh karena itu, dikembangkan media pembelajaran berupa video animasi berbasis Outdoor Learning pada materi halal dan haram di kelas V SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas media pembelajaran berupa video animasi berbasis Outdoor Learning pada materi halal dan haram di kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan berupa video animasi berbasis Outdoor Learning pada materi halal dan haram. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, lembar validasi, dan angket praktikalitas. Validasi produk dilakukan oleh tiga validator yang terdiri dari dua dosen ahli dan satu guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Uji praktikalitas dilakukan terhadap guru dan 28 peserta didik kelas V SD. Data validitas dianalisis menggunakan indeks Aiken's V, sedangkan data praktikalitas dianalisis menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berupa video animasi berbasis Outdoor Learning pada materi halal dan haram memperoleh nilai validitas sebesar 0,89 dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas berdasarkan respons guru memperoleh persentase sebesar 96,66% dengan kategori sangat praktis, sedangkan hasil uji praktikalitas berdasarkan respons 28 peserta didik memperoleh persentase sebesar 79,09% dengan kategori praktis. Berdasarkan hasil tersebut, video animasi berbasis Outdoor Learning pada materi halal dan haram dinyatakan sangat valid dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada materi halal dan haram di kelas V SD.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RIRI APRILIA PUTRI, NIM 2230111141, Judul Skripsi: "Pengembangan Modul Outdoor Learning Menggunakan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa". Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh pendekatan Deep Learning, yang menekankan bahwa ekosistem belajar yang ideal bukan ditentukan oleh fasilitas fisik, melainkan oleh suasana belajar yang aman, kurikulum yang fleksibel, dan peran guru sebagai mitra diskusi. Namun, lingkungan sekitar siswa belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai sumber belajar, sehingga kesempatan siswa untuk bereksplorasi, berdiskusi, dan memecahkan masalah bersama masih terbatas. Akibatnya, kemampuan kolaborasi siswa, seperti bekerja sama, berkomunikasi, dan berpartisipasi aktif dalam kelompok belum berkembang optimal. Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan modul Outdoor Learning berbasis pendekatan Deep Learning. Penulisan ini bertujuan menghasilkan modul Outdoor Learning berbasis Deep Learning yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada materi Keanekaragaman Hayati. Penulisan menggunakan metode Research and Development dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate), dengan subjek siswa kelas IV UPT SDN 26 Lima Kaum. Data efektivitas dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Samples T-Test, dan uji N-Gain. Hasil penulisan menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memperoleh nilai validitas sebesar 89,93% dengan kategori sangat valid dan nilai praktikalitas sebesar 90,66% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kolaborasi siswa setelah menggunakan modul. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi p 0,001 (t = -15,377; df = 19), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan kolaborasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul. Selanjutnya, hasil uji N-Gain memperoleh nilai 0,6509 atau 65,09% dengan kategori cukup efektif. Dengan demikian, modul Outdoor Learning menggunakan pendekatan Deep Learning dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS. RIRI APRILIA PUTRI, NIM 2230111141, Judul Skripsi: "Pengembangan Modul Outdoor Learning Menggunakan Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi Siswa". Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh pendekatan Deep Learning, yang menekankan bahwa ekosistem belajar yang ideal bukan ditentukan oleh fasilitas fisik, melainkan oleh suasana belajar yang aman, kurikulum yang fleksibel, dan peran guru sebagai mitra diskusi. Namun, lingkungan sekitar siswa belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai sumber belajar, sehingga kesempatan siswa untuk bereksplorasi, berdiskusi, dan memecahkan masalah bersama masih terbatas. Akibatnya, kemampuan kolaborasi siswa, seperti bekerja sama, berkomunikasi, dan berpartisipasi aktif dalam kelompok belum berkembang optimal. Untuk mengatasi hal ini, dikembangkan modul Outdoor Learning berbasis pendekatan Deep Learning. Penulisan ini bertujuan menghasilkan modul Outdoor Learning berbasis Deep Learning yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada materi Keanekaragaman Hayati. Penulisan menggunakan metode Research and Development dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate), dengan subjek siswa kelas IV UPT SDN 26 Lima Kaum. Data efektivitas dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Samples T-Test, dan uji N-Gain. Hasil penulisan menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memperoleh nilai validitas sebesar 89,93% dengan kategori sangat valid dan nilai praktikalitas sebesar 90,66% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kolaborasi siswa setelah menggunakan modul. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi p 0,001 (t = -15,377; df = 19), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan kolaborasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul. Selanjutnya, hasil uji N-Gain memperoleh nilai 0,6509 atau 65,09% dengan kategori cukup efektif. Dengan demikian, modul Outdoor Learning menggunakan pendekatan Deep Learning dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ira Dewi Satrina, NIM. 1830106024, Judul Skripsi “Penerapan Metode Pembelajaran Outdoor Learning Pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Kelas VIII SMPN 3 Batipuh”. Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran yang kurang bervariasi dan kurangnya interaksi antara peserta didik dalam proses pembelajaran karena guru masih menggunakan metode pembelajaran konvensional, kurangnya minat peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik masih tergolong rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar kognitif peserta didik dengan penerapan metode pembelajaran Outdoor Learning pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Kelas VIII SMPN 3 Batipuh. Jenis penelitian yang digunakan quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan desain posttest-only control design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes soal essay untuk hasil belajar kognitif peserta didik. Berdasarkan rata-rata hasil belajar kognitif peserta didik setelah diberi perlakuan pada kelas eksperimen memiliki rata-rata 80,26 sedangkan pada kelas kontrol rata-rata nilai peserta didik yaitu 64,66. Hipotesis diuji dengan menggunakan metode idenpendent sample t test berbantuaan program SPSS versi 22. Berdasarkan uji hipotesis yang menggunakan metode independent sampel test didapatkan nilai Thitung yaitu 5.11 seangkan nilai Ttabel 1,67. Jadi Thitung > Ttabel, maka H0 ditolak. Ketentuan lainnya yaitu nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 sedangkan nilai alpha 0,05. Jadi nilai Sig (2-tailed) besar dari nilai alpha (0,05), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kognitif peserta didik pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan menggunakan metode pembelajaran Outdoor Learning lebih baik dari hasil belajar kognitif peserta didik menggunakan metode pembelajaran konvensional.