ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang peneliti temukan dikelas VII MTsN 3 Tanah Datar. Proses pembelajaran di kelas VII MTsN 3 Tanah Datar masih terpusat kepada guru, dimana seluruh informasi pembelajaran hanya didapatkan dari guru, sehingga siswa memahani konsep matematika dengan menghafal konsep dan rumus yang diberikan guru. Kebanyakan dari siswa tidak memahami konsep matematika mereka hanya menghafal konsep yang telah diberikan oleh guru, sehingga siswa hanya bisa menjawab soal yang sama dengan contoh yang diberikan oleh guru. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi masalah ini adalah model pembelajaran Probing Prompting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan Pemahaman Konsep matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran Probing Prompting lebih baik dari kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTsN 3 Tanah Datar Tahun ajaran 2019/2020 terdiri dari lima kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara Probability Sampling dengan teknik Simple Random Sampling. Setelah dilakukan uji normalitas dan homogenitas yang hasilnya berdistribusi normal dan homogen maka dilambil sampel melalui lotting dan yang terambil pertama kelas VII.4 sebagai kelas eksperimen dan terambil kedua kelas VII.5 sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan Pemahaman Konsep matematis. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan pemahaman konsep siswa kelas eksperimen adalah 70,28 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 57,67. Dari uji hopitesis diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒 (7,2137 > 1,645) dengan 𝛼 = 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi disimpulkan bahwa Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran probing prompting lebih baik dari pada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran konvensional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rahmi Safitri Nim. 15 300 600 055, Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Probing Prompting Berbantuan Lembar Kerja Berstruktur (LKB) Terhadap Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII MTsN 6 Tanah Datar”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah kurang bervariasinya model pembelajaran yang dilakukan oleh guru membuat siswa jenuh sehingga mempengaruhi proses pembelajaran, kurangnya kerjasama yang baik dalam kelompok menyebabkan kebanyakan siswa bersifat pasif dalam pembelajaran, kurangnya respon siswa dalam mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan, siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran IPA, dan media yang digunakan oleh guru masih belum bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe probing prompting berbantuan lembar kerja berstruktur terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa pembelajaran IPA. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan model true experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTsN 6 Tanah Datar yang terdiri dari 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Sample Random Sampling. Hasil penelitian yang telah dilakukan dikelas VII MTsN 6 Tanah Datar materi energi dalan sistem kehidupan, menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe probing prompting berbantuan lembar kerja berstruktur tidak berpengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari persentase aktivitas belajar siswa pada setiap indikator berada pada rentang skor 76% - 100%, yang artinya siswa memiliki aktivitas belajar banyak sekali. Uji hipotesis menggunakan uji t, diperoleh bahwa thitung = 0,0839 dan pada taraf nyata 0,05 diperoleh ttabel = 1,66. Hal ini menunjukkan bahwa (0,08391,66). Apabila dilihat dari nilai rata-rata, kelas eksperimen memiliki rata-rata yaitu 75,28 sedangkan rata-rata kelas kontrol yaitu 74,59.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Septyana Sary, NIM 14 106 066, Judul Skripsi “Penerapan Strategi Pembelajaran Probing Prompting terhadap Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VII SMPN 1 Pariangan”. Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu bergesernya pola pembelajaran konvensional berdasarkan KTSP yang semula berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang terpusat pada peserta didik, kurangnya kombinasi model pembelajaran dan pembelajaran hanya berpusat pada guru dan hasil belajar IPA dalam pembelajaran biologi peserta didik yang kurang maksimal, perlu dilakukan pelaksanaan suatu strategi yang efektif terhadap hasil belajar peserta didik menjadi lebih baik. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik dilihat dari tiga ranah yaitu kognitif, afektif dan psikomotor dengan penerapkan model pembelajaran Probing Prompting lebih baik dari hasil belajar peserta didik dengan penerapan strategi pembelajaran konvensional dalam pembelajaran biologi kelas VII di SMPN 1 Pariangan. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi experimen. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes objektif bentuk pilihan ganda. Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif, kemudian dianalisis untuk merumuskan hipotesis penelitian yang diajukan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 1 Pariangan tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari dua kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII 1 sebagai kelas eksperimen dan VII 2 sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar peserta didik diperoleh dari hasil tes kedua sampel setelah penerapan model pembelajaran Probing Prompting di kelas eksperimen dan strategi konvensional di kelas kontrol. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan dengan uji t didapatkan bahwa nilai t hitung yaitu 0,64> dari 1,9 pada t tabel yaitu, sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil penelitian menunjukan aktivitas belajar dan rata-rata hasil belajar peserta didik pada penilaian kognitif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 82,81 dan rata-rata kelas kontrol adalah 76,97. Hasil penilaian afektif peserta didik menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 89,69 dan rata-rata kelas kontrol adalah 73,28. Hasil penilaian psikomotor peserta didik menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 83,79 dan rata-rata kelas kontrol adalah 72,73. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar biologi peserta didik dengan penerapan strategi pembelajaran Probing Prompting lebih baik dari pada hasil belajar dengan strategil pembelajaran konvensional pada materi Pencemaran Lingkungan di kelas VII SMPN 1 Pariangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rahmi Putri, NIM 2230101121, Judul Skripsi “PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING DALAM MENDORONG KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI UPTD SDN 05 TAEH BARUAH”. SKRIPSI, Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Dalam proses pembelajaran, masih terdapat siswa yang kurang berani bertanya, mengemukakan pendapat, memberikan tanggapan, dan berpartisipasi secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi model pembelajaran Probing Prompting dalam mendorong keaktifan belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di UPTD SDN 05 Taeh Baruah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan model pembelajaran Probing Prompting dilakukan dengan mempersiapkan tujuan pembelajaran, perangkat pembelajaran, materi, media, sumber belajar, serta pertanyaan probing dan prompting yang disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi siswa. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan model Probing Prompting melalui pemberian pertanyaan secara bertahap, memberikan waktu kepada siswa untuk berpikir, memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab dan menanggapi, serta memberikan pertanyaan penuntun ketika siswa mengalami kesulitan. Namun, keaktifan siswa dalam bertanya dan mengemukakan pendapat masih perlu ditingkatkan karena sebagian siswa masih kurang percaya diri. Pada tahap evaluasi, guru melakukan penilaian melalui tanya jawab, tugas, kuis, soal tertulis, serta pengamatan terhadap keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar untuk memberikan bimbingan, pertanyaan penuntun, penguatan, dan tindak lanjut pada pembelajaran berikutnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran Probing Prompting dapat mendorong keaktifan belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di UPTD SDN 05 Taeh Baruah melalui perencanaan yang sesuai, pelaksanaan pertanyaan probing dan prompting secara bertahap, serta evaluasi dan tindak lanjut terhadap proses dan hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK FUJI HOLIQA SAFNI (NIM: 1830101129 ), Penerapan Model Pembelajaran Probing PromptingUntuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Kelas VIII UPT SMP N 2 Padang Ganting, Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2023 Penelitian ini dilatar belakangi karena belum maksimalnya hasil belajar PAI siswa kelas VIII UPT SMP N 2 Padang Ganting. Belum maksimalnya hasil belajar siswa disebabkan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru belum bervariasi dan pembelajaran masih berpusat pada guru. Salah satu cara yang dapat meningkatkan hasil belajar PAI siswa adalah dengan penerapan Model Pembelajaran Probing Prompting dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas VIII UPT SMP N 2 Padang Ganting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar PAI siswa pada ranah kognitif dan aktifitas siswa dengan menerapkan model pembelajaran Probing Prompting lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran konvensional di kelas VIII UPT SMP N 2 Padang Ganting. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel random sampling, terpilih kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.1 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes.. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah dengan menggunakan uji t karena data terdistribusi normal dan kelompok data mempunyai varians homogen. Nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen adalah 85 sedangkan kelas kontrol adalah 43,85. Hasil uji hipotesis untuk hasil belajar siswa kelas kontrol diperoleh, thitung = 5, 597 dan t tabel = 1,705662 maka hipotesis pada penelitian ini diterima. Pada rata-rata aktivitas siswa pada kelas eksperimen adalah 85 dengan kriteria nilai 75-100 (sangat baik), 60-70 (cukup), kurang dari 60 (kurang). Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa yang dilakukan dengan cara menerapkan model pembelajaran Probing Prompting dapat dilihat berdasarkan Fhitung = 47,563 dengan interprestasi kuat, sedangkan besarnya pengaruh model pembelajaran probing prompting dalam meningkatkan hasil belajar siswa yaitu 0,815 diambil kesimpulan bahwa hasil belajar PAI siswa dengan menerapkan model pembelajaran Probing Prompting lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran konvensional di kelas VIII UPT SMP N 2 Padang Ganting.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Rahmatul Hidayah. NIM 1730105044 (2022). Judul Skripsi: “Pengembangan Modul Berbasis Probing Prompting Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Peserta Didik Kelas VIII di SMPN 3 Batusangkar”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik kelas VIII SMPN 3 Batusangkar, sumber belajar yang digunakan belum menunjang misi sekolah dan belum memuat proses kemampuan berpikir kritis matematis. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya sumber belajar yang dapat menunjang misi sekolah dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa modul berbasis Probing Prompting untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan R&D. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi dilapangan, dalam tahap ini dilakukan observasi dan wawancara dengan pendidik, analisis sumber belajar, analisis silabus dan RPP, analisis karakteristik peserta didik, dan analisis literatur Probing Prompting, (2) tahap design, digunakan untuk merancang design modul berbasis Probing Prompting. Hasil dari tahap design yang dirancang dilanjutkan dengan (3) tahap develop, digunakan untuk melihat validitas, praktikalitas, dan efektivitas dari modul berbasis Probing Prompting. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon peserta didik, dan tes kemampuan berpikir kritis matematis. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan untuk mengemukakan hasil penelitian diantaranya analisis validitas, analisis praktikalitas, dan analisis efektivitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan modul berbasis Probing Prompting yang dirancang telah valid, praktis, dan efektif. Hasil validitas modul adalah 82,31% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas modul yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 74,87% dengan kategori praktis. Kemudian hasil efektifitas modul dengan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yaitu N-gain sebesar 0,53% dengan kategori sedang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Monika Ariani, NIM. 1730106027, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROBING PROMPTING PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS VIII UPT SMPN 3 BATUSANGKAR”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketersediaan bahan ajar seperti buku paket dan LKPD masih terbatas, LKPD yang pernah dibuat oleh guru belum sesuai dengan pengertian LKPD sesungguhnya, LKPD yang ada tidak memiliki materi, ringkasan, dan petunjuk-petunjuk pelaksanaan tugas, hanya berisi kumpulan soal yang kemudian dijadikan sebagai PR. Kegiatan pembelajaran tidak terlalu mempunyai media yang bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Lembar kerja peserta didik berbasis probing prompting yang valid dan praktis pada pembelajaran IPA kelas VIII UPT SMPN 3 Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan (Reseach And Development). Model penelitian pengembangan yang dilakukan mengacu pada model pengembangan 4-D. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar wawancara, lembar uji validasi dan lembar uji praktikalitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Subjek penelitian yaitu 1 orang guru mata pelajaran IPA dan 27 orang peserta didik kelas VIII.4. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah lembar kerja peserta didik berbasis probing prompting pada materi sistem ekskresi pada manusia. Lembar kerja peserta didik berbasis probing prompting dinilai oleh 3 validator, diantaranya ahli pembelajaran, ahli bahasa, serta ahli materi. Lembar kerja peserta didik berbasis probing prompting dikategorikan valid dengan persentase 79,01% dan dinilai sangat praktis oleh peserta didik serta guru dengan persentase 86,60 % dan 86,67%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa lembar kerja peserta didik berbasis probing prompting dinyatakan valid dan sangat praktis serta layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Rahmi Safitri Nim. 15 300 600 055, Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Probing Prompting Berbantuan Lembar Kerja Berstruktur (LKB) Terhadap Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII MTsN 6 Tanah Datar”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019.
Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah kurang bervariasinya model pembelajaran yang dilakukan oleh guru membuat siswa jenuh sehingga mempengaruhi proses pembelajaran, kurangnya kerjasama yang baik dalam kelompok menyebabkan kebanyakan siswa bersifat pasif dalam pembelajaran, kurangnya respon siswa dalam mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan, siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran IPA, dan media yang digunakan oleh guru masih belum bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe probing prompting berbantuan lembar kerja berstruktur terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa pembelajaran IPA.
Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan model true experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTsN 6 Tanah Datar yang terdiri dari 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Sample Random Sampling.
Hasil penelitian yang telah dilakukan dikelas VII MTsN 6 Tanah Datar materi energi dalan sistem kehidupan, menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe probing prompting berbantuan lembar kerja berstruktur tidak berpengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari persentase aktivitas belajar siswa pada setiap indikator berada pada rentang skor 76% - 100%, yang artinya siswa memiliki aktivitas belajar banyak sekali. Uji hipotesis menggunakan uji t, diperoleh bahwa thitung = 0,0839 dan pada taraf nyata 0,05 diperoleh ttabel = 1,66. Hal ini menunjukkan bahwa (0,0839<1,66). Apabila dilihat dari nilai rata-rata, kelas eksperimen memiliki rata-rata yaitu 75,28 sedangkan rata-rata kelas kontrol yaitu 74,59.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Septyana Sary, NIM 14 106 066, Judul Skripsi “Penerapan Strategi Pembelajaran Probing Prompting terhadap Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VII SMPN 1 Pariangan”. Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019.
Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu bergesernya pola pembelajaran konvensional berdasarkan KTSP yang semula berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang terpusat pada peserta didik, kurangnya kombinasi model pembelajaran dan pembelajaran hanya berpusat pada guru dan hasil belajar IPA dalam pembelajaran biologi peserta didik yang kurang maksimal, perlu dilakukan pelaksanaan suatu strategi yang efektif terhadap hasil belajar peserta didik menjadi lebih baik. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik dilihat dari tiga ranah yaitu kognitif, afektif dan psikomotor dengan penerapkan model pembelajaran Probing Prompting lebih baik dari hasil belajar peserta didik dengan penerapan strategi pembelajaran konvensional dalam pembelajaran biologi kelas VII di SMPN 1 Pariangan.
Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi experimen. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes objektif bentuk pilihan ganda. Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif, kemudian dianalisis untuk merumuskan hipotesis penelitian yang diajukan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 1 Pariangan tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari dua kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII 1 sebagai kelas eksperimen dan VII 2 sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar peserta didik diperoleh dari hasil tes kedua sampel setelah penerapan model pembelajaran Probing Prompting di kelas eksperimen dan strategi konvensional di kelas kontrol. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t.
Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan dengan uji t didapatkan bahwa nilai t hitung yaitu 0,64> dari 1,9 pada t tabel yaitu, sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil penelitian menunjukan aktivitas belajar dan rata-rata hasil belajar peserta didik pada penilaian kognitif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 82,81 dan rata-rata kelas kontrol adalah 76,97. Hasil penilaian afektif peserta didik menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 89,69 dan rata-rata kelas kontrol adalah 73,28. Hasil penilaian psikomotor peserta didik menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 83,79 dan rata-rata kelas kontrol adalah 72,73. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar biologi peserta didik dengan penerapan strategi pembelajaran Probing Prompting lebih baik dari pada hasil belajar dengan strategil pembelajaran konvensional pada materi Pencemaran Lingkungan di kelas VII SMPN 1 Pariangan.