Abstrak
Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang peneliti temukan dikelas VII MTsN 3 Tanah Datar. Proses pembelajaran di kelas VII MTsN 3 Tanah Datar masih terpusat kepada guru, dimana seluruh informasi pembelajaran hanya didapatkan dari guru, sehingga siswa memahani konsep matematika dengan menghafal konsep dan rumus yang diberikan guru. Kebanyakan dari siswa tidak memahami konsep matematika mereka hanya menghafal konsep yang telah diberikan oleh guru, sehingga siswa hanya bisa menjawab soal yang sama dengan contoh yang diberikan oleh guru. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi masalah ini adalah model pembelajaran Probing Prompting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan Pemahaman Konsep matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran Probing Prompting lebih baik dari kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTsN 3 Tanah Datar Tahun ajaran 2019/2020 terdiri dari lima kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara Probability Sampling dengan teknik Simple Random Sampling. Setelah dilakukan uji normalitas dan homogenitas yang hasilnya berdistribusi normal dan homogen maka dilambil sampel melalui lotting dan yang terambil pertama kelas VII.4 sebagai kelas eksperimen dan terambil kedua kelas VII.5 sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan Pemahaman Konsep matematis. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan pemahaman konsep siswa kelas eksperimen adalah 70,28 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 57,67. Dari uji hopitesis diperoleh ๐กโ๐๐ก๐ข๐๐ > ๐ก๐ก๐๐๐ (7,2137 > 1,645) dengan ๐ผ = 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi disimpulkan bahwa Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran probing prompting lebih baik dari pada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran konvensional.