Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Pelaksanaan Model Pembelajaran Probing Prompting dalam mendorong Keaktifan Belajar Siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di UPTD SDN 05 Taeh Baruah

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Rahmi Putri, NIM 2230101121, Judul Skripsi “PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING DALAM MENDORONG KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI UPTD SDN 05 TAEH BARUAH”. SKRIPSI, Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Dalam proses pembelajaran, masih terdapat siswa yang kurang berani bertanya, mengemukakan pendapat, memberikan tanggapan, dan berpartisipasi secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi model pembelajaran Probing Prompting dalam mendorong keaktifan belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di UPTD SDN 05 Taeh Baruah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan model pembelajaran Probing Prompting dilakukan dengan mempersiapkan tujuan pembelajaran, perangkat pembelajaran, materi, media, sumber belajar, serta pertanyaan probing dan prompting yang disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi siswa. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan model Probing Prompting melalui pemberian pertanyaan secara bertahap, memberikan waktu kepada siswa untuk berpikir, memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab dan menanggapi, serta memberikan pertanyaan penuntun ketika siswa mengalami kesulitan. Namun, keaktifan siswa dalam bertanya dan mengemukakan pendapat masih perlu ditingkatkan karena sebagian siswa masih kurang percaya diri. Pada tahap evaluasi, guru melakukan penilaian melalui tanya jawab, tugas, kuis, soal tertulis, serta pengamatan terhadap keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar untuk memberikan bimbingan, pertanyaan penuntun, penguatan, dan tindak lanjut pada pembelajaran berikutnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran Probing Prompting dapat mendorong keaktifan belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di UPTD SDN 05 Taeh Baruah melalui perencanaan yang sesuai, pelaksanaan pertanyaan probing dan prompting secara bertahap, serta evaluasi dan tindak lanjut terhadap proses dan hasil belajar siswa.

Kata kunci

Kata Kunci: Probing Prompting, Keaktifan Belajar, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pelaksanaan Model Pembelajaran Probing Prompting dalam mendorong Keaktifan Belajar Siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di UPTD SDN 05 Taeh Baruah2026 · oai:ais:skripsi:13024

Publikasi terkait