Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: Pasca
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan Pasca Bencana Melalui Sinergi Multi - Stakeholder di MTsN 7 Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Silvia Rahmayani, NIM 2230103073, Judul Skripsi: “Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan Pasca Bencana Melalui Sinergi Multi-Stakeholder di MTsN 7 Tanah Datar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang dari Penelitian ini adalah terjadinya bencana banjir bandang (galodo) yang melanda kabupaten Tanah Datar pada tanggal 11 Mei 2024 dan mengakibatkan kerusakan berat terhadap sarana dan prasarana pendidikan di MTsN 7 Tanah Datar. Kondisi tersebut menuntut pihak madrasah untuk mengelola sarana dan prasarana secara efektif agar proses pembelajaran tetap dapat berlangsung. berbagai upaya dalam memenuhi kembali kebutuhan sarana dan prasarana agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Menariknya, pengadaan sarana dan prasarana pasca bencana tidak hanya bersumber dari dana rutin madrasah, tetapi juga melalui bantuan pemerintah, dana bencana, hibah, donatur, serta dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen sarana dan prasarana di MTsN 7 Tanah datar yang meliputi perencanaan, pengadaan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, melalui kepala madrasah, wakil sarana dan prasarana, kepala tata usaha, guru, dan komite madrasah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana di MTsN 7 Tanah datar yang dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, perencanaan sarana dan prasarana dilaksanakan menanalisis kebutuhan dengan mengidentifikasi kebutuhan, iventarisasi kerusakan, penentuan skala prioritas, musyawarah bersama stakeholder, serta penyusunan rencana anggaran berdasarkan kebutuhan yang mendesak. Kedua, pengadaan sarana dan prasarana dilakukan melalui bantuan kementerian agama, BPBD, pemerintah pusat, dana Bos, dana DIPA, hibah, serta bantuan dari masyarakat dan donatur dengan mengutamakan fasilitas yang mendukung keberlangsungan proses pembelajaran. Ketiga, Pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan secara rutin dan berkala melalui pengecekan fasilitas, perbaikan kerusakan ringan maupun berat, serta pengawasan penggunaan sarana dan prasarana agar tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara optimal. Secara keseluruhan, Manajemen sarana dan prasarana yang diterapkan di MTsN 7 Tanah Datar mampu mendukung percepatan pemulihan fasilitas pendidikan dan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar pasca bencana galodo.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI MANTAN ISTRI AKIBAT WANPRESTASI PEMBAYARAN NAFKAH PASCA PERCERAIAN DI KOTA SOLOK BERBASIS KEARIFAN LOKAL

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MUSFA HENGKI. HKI. 242061020. Judul Tesis PERLINDUNGAN HUKUM BAGI MANTAN ISTRI AKIBAT WANPRESTASI PEMBAYARAN NAFKAH PASCA PERCERAIAN DI KOTA SOLOK BERBASIS KEARIFAN LOKAL Prodi Hukum Keluarga Islam, Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2026 Permasalahan utama yang dibahas dalam tesis ini adalah perlindungan hukum bagi mantan istri akibat wanprestasi pembayaran nafkah pasca perceraian oleh mantan suami di Kota Solok dengan pendekatan berbasis kearifan lokal. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan nafkah mantan istri pasca perceraian di Kota Solok, menjelaskan perlindungan hukum bagi mantan istri di Kota Solok akibat wanprestasi pembayaran nafkah pasca perceraian berbasis kearifan lokal dan menganalisa faktor pendukung dan faktor penghambat perlindungan hukum bagi mantan istri akibat wanprestasi pembayaran nafkah pasca perceraian berbasis kearifan lokal. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Peneliti menggunakan metode kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen, Sumber data terdiri dari data primer yaitu wawancara terhadap informan kunci dari pemangku kepentingan seperti mantan istri, tokoh agama seperti MUI, ninik mamak, Bundo Kanduang, Hakim Pengadilan Agama Kota Solok, LKAAM, KAN Kota Solok, Kepala KUA dan Penyuluh Agama dan data sekunder berasal dari data putusan Pengadilan Agama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: Pelaksanaan nafkah mantan istri pasca perceraian terlihat pada putusan Pengadilan Agama, dengan bentuk pengabulan tuntutan keseluruhan, dikabulkan separoh, putusan yang awalnya dikabulkan tapi kemudian dibatalkan, dan tidak adanya tuntutan nafkah dari mantan istri kepada mantan suami. Perlindungan hukum formal dari Pengadilan sudah diterapkan, tapi eksekusi putusan pengadilan belum efektif dilaksanakan. Faktor pendukung utama dalam perlindungan nafkah ini adalah kuatnya mekanisme hukum formal serta hukum adat, dan faktor penghambatnya adalah masalah ekonomi dan kurangnya pemahaman tentang nafkah pasca perceraian. Pembahasan pada penelitian ini, bahwa tuntutan yang dikabulkan keseluruhan yaitu terhadap tuntutan nafkah Iddah, mut’ah dan madliyah, dengan nilai putusan sesuai dengan nilai tuntutan, yang separoh jika putusan hanya iddah saja dan nilainyapun dikurangi oleh Mejelis Hakim, dan yang dominan dalam putusan Pengadilan Agama adalah bahwa istri tidak menuntut nafkah pasca perceraian. Bentuk perlindungan dari hukum formal yaitu Pengadilan Agama dan KUA, mekanisme perlindungan berbasis kearifan lokal sudah ada tapi belum maksimal. Faktor pendukung utama dalam perlindungan nafkah ini adalah kuatnya Mekanisme Hukum Formal yang diterapkan oleh Pengadilan Agama dan Lembaga Keagamaan seperti KUA, Peran Niniek mamak dan Bundo Kanduang cukup mendukung walaupun belum maksimal dalam perlindungan hukum. Dan faktor penghambatnya meliputi rendahnya situasi ekonomi dan kesadaran hukum mantan suami, kurangnya pengetahuan mantan istri pada jalur hukum formal dan non-formal, dan belum maksimalnya sinkronisasi antara mekanisme adat dengan hukum formal.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analsis SWOT Dalam Startegi Pemasaran Pada Toko Ricart Mukena Dalam Meningkatkan Penjualan Pasca Pandemi Covid 19

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fitri Octavia. Nim 1930404032 judul skiripsi : “Anlisis SWOT dalam strategi pemasaran pada Toko Ricart Mukena pasca Covid 19”. Program Strata Satu (S1) Jurusan Manajemen Bisnis Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Toko Ricart Mukena berkembang pada saat Covid-19, yakni saat bisnisnya dialihkan menjadi via online karena aturan pemerintah untuk menutup pasar selama beberapa bulan pada tahun 2020 akibat Covid -19 yang melanda berbagai kota di Indonesia terutama Kota Jakarta. Saat menjalankan bisnisnya via online dalam waktu beberapa bulan penjualannya mencapai 20.000 pcs mukena, sedangkan sebelum terjadinya Covid -19 hanya terjual 10.000 pcs mukena dalam waktu satu tahun. Pada akhir tahun 2021 pemerintah telah mencabut kembali PPKM dan mengizinkan masyarakat untuk melakukan aktivitas kembali dan proses transaksi jual beli di pasar akan tetapi belum sepenuhnya diizinkan dengan syarat harus mematuhi protokol kesehatan dan telah melakukan vaksinasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh Toko Ricart Mukena pada strategi pemasaran menggunakan analisis SWOT sehingga mengetahui strategi baru yang efektif untuk meningkatkan penjualannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, penyebaran kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pemeriksaan data, Analisis SWOT menggunakan Matrik Evaluasi Faktor Internal (IFE), Matrik Evaluasi Faktor Eksternal (EFAS ) dan penarikan kesimpulan. Toko Ricart Mukena saat dilanda wabah Covid -19 hanya memasarkan produknya dengan cara live streaming diberbagai aplikasi seperti Shopee, facebook, dan instagram. Setelah dicabutnya PPKM oleh pemerintah mereka memasarkan kembali produknya di Toko dan lapak secara offline di pasar, akan tetapi tetap mengembangkan bisnis online yang telah dimiliki sebelumnya. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan analisis SWOT Toko Ricart Mukena berada pada Kuadran I yang artinya Toko Ricart mukena berada di situasi yang menguntungkan dan memiliki kekuatan yaitu harga produk yang ditawarkan terjangkau, sesuai dengan kualitas barang yang diberikan dan memberikan diskon serta give away kepada pelanggan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pelaksanaan Pendidikan Inklusif Berbasis Digital Pasca Pandemi Covid-19 di SMP Negeri 5 Kota Padang Panjang

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FARDILLA DEVIYANDA. 2022. NIM. 2002012006, judul Tesis “Pelaksanaan Pendidikan Inklusif Berbasis Digital Pasca Pandemi Covid-19 di SMP Negeri 5 Kota Padang Panjang”.Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi terkait permasalahan yang ditemui dilapangan. Kurangnya kemampuan dalam teknologi menjadi penyebab tidak maksimalnya pembelajaran yang dilakukan, kreativitas guru dalam membuat animasi, video dan materi yang berorientasi pada IT masih rendah, dan banyaknya jenis ketunaan yang dimiliki PDBK, sehingga guru harus menciptakan pembelajaran yang inovatif dan mudah dipahami baik oleh siswa normal maupun berkebutuhan khusus. Selama pembelajaran daring GPK juga mengalami kendala untuk kegiatan konsultasi tatap muka dengan PDBK, dan sekolah sulit menentukan anak anak abk yang masuk pada saat PPDB karena dilakukan secara online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk perencanaan, pelaksanaan dan evaluasipendidikan inklusif berbasis digital di SMP Negeri 5 Kota Padang Panjang. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian adalah di SMP Negeri 5 Kota Padang Panjang. Informan penelitian berjumlah 3 orang yaitu kepala sekolah, guru pendamping khusus, dan guru mata pelajaran di SMP Negeri 5 Kota Padang Panjang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara mendalam, observasi berkelanjutan dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah dengan cara kondensasi data, tampilan data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1. Bentuk perencanaan yang dilakukan diantaranya Perencanaan pelaksanaan pendidikan inklusif, perencanaan identifikasi, Perencanaan Kurikulum, Perencanaan Sarana dan Prasarana, perencanaan pembiayaan dan sebagai sekolah dengan program smart school, sekolah ini merencanakan untuk menggunakan google classroom pada pembelajarannya yang dilakukan disekolah. 2. Bentuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sudah berbasis digital dan siswa inklusif semuanya sudah penuh di kelas reguler tidak lagi terpisah. Namun demikian, karena keterbatasan fasilitas maka dari itu pendidikan berbasis digital ini baru dilakukan pada dua kelas yang telah dipilih untuk di uji cobakan. Yang mana pada kelas ini juga terdapat siswa berkebutuhan khusus, jadi siswa yang berkebutuhan khusus pun tidak tertinggal oleh kemajuan teknologi dan tidak gagap akan teknologi terbaru.3.Bentuk evaluasi yang dilakukan yaitu penilaian tengah semester (PTS) dan penilaian akhir semester (PAS), dan dapat diketahui apa yang menjadi hambatan siswa berkebutuhan khusus selama pembelajaran dan dilaporkan kepada orang tua, juga orang tua di ajak untuk menindak lanjuti ke psikolog serta memberikan pengertian pada orang tua bahwasannya kemamapuan setiap anak itu berbeda-beda.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA PASCA PANDEMI COVID-19 DI SMPN 1 KECAMATAN PAYAKUMBUH

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AGUSTINA, NIM 2002032002 judul tesis “Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Akhlak Siswa Pasca Pandemi Covid-19 di SMPN 1 Kecamatan Payakumbuh” Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi penelitian dilakukan di SMPN 1 Kecamatan Payakumbuh. Peneliti langsung sebagai instrumen pokok dengan memakai pedoman wawancara dan pedoman observasi sebagai instrumen pendukung. Kepala Sekolah, Guru PAI dan siswa di SMPN 1 Kecamatan Payakumbuh merupakan sumber data dalam penelitian ini. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, selanjutnya data diujikan dengan teknik triangulasi data. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kondisi dari akhlak siswa pasca Covid-19 ini dapat dilihat dari akhlak siswa terhadap Allah Swt., terhadap sesama dan terhadap lingkungan. Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan akhlak siswa pasca pandemi Covid-19 yaitu: Melakukan pembiasaan perilaku keagamaan seperti shalat dhuha dan shalat zuhur berjamaah, membaca Alquran, melaksanakan muhadharah dan infak, serta pembiasaan berdoa sebelum dan sesudah belajar, memberikan materi pelajaran tambahan yang berkaitan dengan pembentukan akhlak siswa, memberikan nasehat dan motivasi, pemberian contoh atau teladan kepada peserta didik dan pemberian reward dan punishment. Adapun kendala yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam yaitu: kurangnya kesadaran siswa, sarana yang kurang memadai, lingkungan, dan siswa yang kurang bijak dalam menggunakan sosial media. Solusi dari kendala yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan akhlak siswa ini adalah: membuat buku point pelanggaran, dan bekerjasama dengan orang tua siswa dalam proses pembentukan akhlak siswa.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FENOMENA PERNIKAHAN DI BAWAH TANGAN PASCA PERCERAIAN DI BAWAH TANGAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI KELURAHAN BALAI PANJANG KOTA PAYAKUMBUH)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ARRAHMI FANIA RISKA, NIM 1730201004, Judul skripsi “Fenomena Pernikahan di Bawah Tangan Pasca Perceraian di Bawah Tangan Perspektif Hukum Islam Studi Kasus Di Kelurahan Balai Panjang Kota Payakumbuh” Jurusan Ahwal Al-Syakhsyiyyah Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (Iain) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pelaksanaan pernikahan di bawah tangan pasca perceraian di bawah tangan , bagaimana dampak pernikahan di bawah tangan pasca perceraian di bawah tangan dan bagaimana perspektif Hukum Islam terhadap pernikahan di bawah tangan pasca perceraian di bawah tangan. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pelaksanaan pernikahan di bawah tangan pasca perceraian di bawah tagan di Kelurahan Balai Panjang Kota Payakumbuh, dan bagaimana dampak pernikahan di bawah tangan pasca perceraian di bawah tangan di Kelurahan Balai Panjang Kota Payakumbuh, kemudian bagaimana perspektif Hukum Islam terhadap pernikahan di bawah tangan pasca perceraian di bawah tangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi.Sumber data primer diantaranya,Niniak mamak, masyarakat yang melakukan pernikahan di bawah tangan pasca perceraian di bawah tangan beserta pihak keluarga dan sumber data sekunder yaitu dokumen-dokumen terkait seperti dokumentasi, catatan pembukuan, buku-buku fikih munakahat serta karya ilmiah lainnya yang mendukung penulisan skripsi penulis, adapun teknik analisis data adalah deskriptif analisis metode penelitian untuk untuk membuat gambaran mengenai situasi atau kejadian, dan setelah itu di simpulkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pernikahan dibawah tangan pasca perceraian di bawah tangan dilakukan dengan perceraian yang di lakukan hanya berupa uacapan talak yang diucapkan suami kepada istri dan tidak menyelesaikan perceraian tersebut kepengadilan agama, kemudian melakukan pernikahan kedua dengan pernikahan dibawah tangan. Dampak yang di peroleh dari pernikahan di bawah tangan pasca perceraian dibawah tangan yaitu istri dan anak tidak mendapatkan nafkah, adanya dampak sosial dan dampak psikologis terhadap anak. kemudian dampak dari pernikahan di bawah tangan yaitu sulit mengurus data kependudukan. Perspektif hukum Islam terhadap pernikahan di bawah tangan pasca perceraian di bawah tangan bahwa perceraian dan pernikahan yang di lakukan merupakan subhat karena perceraian tersebut terdapat kekurang jelasan tentang perceraian tersebut karena kurang jelas status hukumnya.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Pasca Pembelajaran Daring

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mega Agra Wati. NIM 1830106035, (2022). Judul Skripsi: “Analisis Motivasi Belajar Siswa Pada PTM Pasca Pembelajaran Daring”. Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah berkaitan dengan motivasi belajar siswa. Sistem pembelajaran daring yang dilakukan sebelumnya memberikan efek pada motivasi belajar siswa pada saat pembelajaran tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa pada PTM pasca pembelajaran daring. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif ini bertujuan agar tercapainya pemahaman, memberikan makna dan mengungkapkan sesuatu guna memahami fenomena yang terjadi. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari angket, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa, motivasi belajar siswa kelas VIII di SMPN 2 Tanjung Baru tergolong tinggi dengan nilai presentasen 77%. Hal ini juga diperkuat dengan hasil wawancara yang dilakukan kepada 20 orang siswa kelas VIII dan satu orang guru IPA. Selain itu dokumentasi berupa nilai tugas, UH dan nilai ujian juga memperkuat hasil angket yang menyatakan bahwa motivasi belajar siswa di SMPN 2 Tanjung Baru Tinggi.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar dalam perspektif hukum Islam

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ZEKRI AFDHAL, NIM. 11 201 076 Judul Skripsi “Adat Penjemputan Sumando Pasca Kematian Istri Di Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar Menurut Perspektif Hukum Islam”. Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun 2018. Permasalahan yang penulis bahas dalam skripsi ini adalah bagaimana pelaksanaan adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar, dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pelaksanaan adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar, dan untuk mangetahui dan menganalisis pandangan hukum Islam terhadap adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Kegunaan hasil penelitian ini secara teori diharapkan menambah wawasan dan pengetahuan penulis tentang adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh, dan pandangan hukum Islam terhadap adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar, secara praktis diharapkan dapat dijadikan pertimbangan dalam perumusan ketentuan permasalahan adat tentang tradisi adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh Jenis penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research), yang dalam hal tersebut dilakukan di Kenagarian Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Penulis mengolah data secara kualitatif. Adapun sumber data adalah Sumber data primer atau sumber data utama yang diperoleh dari Niniak Mamak, Ketua KAN, Alim Ulama, Perangkat Kantor Wali Nagari. Selanjutnya, sumber data sekunder atau sumber data tambahan yaitu segala sesuatu yang dapat dijadikan dalam mengungkapkan masalah penelitian ini seperti, buku-buku Islam yang berkaitan tentang pernikahan dan buku-buku adat yang berkaitan tentang pernikahan atau perkawinan. Hasil penelitian ini dapat penulis simpulkan bahwa pelaksanaan adat penjemputan sumando pasca kematia istri di Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar di lakukan secara adat oleh niniak mamak ke rumah mantan istri yang telah meninggal berdasarkan hasil musyawarah niniak mamak di rumah orang tua sumando tersebut. Aturan dan ketentuan adat ini sudah menjadi tradisi yang baku sebab kalau tidak dilakukan maka seorang sumando tidak dapat menikah lagi kalau tidak melakukan tradisi ini. Begitu juga jika dilanggar akan menimbulkan terputusnya silahturrahim dan berbagai kemudharatan lainnya. Adapun pandangan hukum Islam terhadap adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar di bolehkan berdsarkan metode urf , kaidah Figh “al-adatu al-muhakkamah” dan kemaslahatan kemaslahatan yang ingin di wujudkan dalam rangka menolak kemudharatan. Hasil penelitian terhadap adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh Kecamatan Sungai Tarab dapat penulis simpulkan bahwa, aturan penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh dilakukan dengan cara musyawarahnya ninik mamak di rumah orang tua sumando tersebut untuk menentukan kapan hari penjemputan sumando, kemudian setelah ninik mamak sepakat maka dilakukanlah penjemputan sumando ke rumah istri yang telah meninggal secara adat. Dilihat dari konsep penjeputan sumando tersebut sangatlah mudah dan simple. Namun, sudah menjadi aturan baku yang tidak bisa ditawar lagi. Akibat dari aturan adat tersebut, dapat menghalangi seorang sumando untuk menikah lagi pasca kematian istri, sedangkan secara teori hukum Islam menikah itu sangat dianjurkan. Namun, jika tradisi adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh tersebut dilanggar akan berujung kepada putusnya silaturahim dan akan mengandung unsur kemudaratan. Dalam hal ini, walaupun konsep penjemputan sumando dapat menghalangi seorang untuk menikah lagi namun, larangan terhadap konsep penjemputan sumando tidak ditemukan dalam al-Quran, al-Hadist, al-Ijma` dan Qiyas secara khusus. Sehingga penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh tidak bertentangan dengan hukum Islam. Dalam kaidah Fiqh dibahas bahwa, adat itu dapat menjadi dasar hukum dan menolak kerusakan itu lebih utama dari pada mengambil sebuah kemaslahatan. Jadi menurut penulis, tradisi adat penjemputan sumando pasca kematian istri di Nagari Padang Laweh adalah upaya menghindari kemudaratan sehingga dalam aturan tersebut mengandung kemaslahatan sehingga hukumnya adalah mubah (boleh).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

ADDIN : PEMETAAN HISTORIS HADIS-HADIS SIRAH

2017•Koleksi Perpustakaan

Hadis merupakan sumber kedua setelah Al-Qur’an. Pembahasan persoalan hadis memiliki cakupan sangat luas, khususnya pada aspek waktu turunnya. Tipologi hadis terbagi menjadi dua, yaitu pra dan pasca kenabian. Hal ini menjadi penting untuk dikaji, mengingat perbedaan karakter dari dua bentuk hadis tersebut. Wacana tersebut perlu mendapat perhatian di kalangan para muh{addis\u>n ataupun us}u>liyyu>n. Hal ini perlu dikaji lebih dalam untuk mendapatkan tipologi yang tepat. Secara material, ulama usul fikih membatasi cakupan hadis (dan Sunnah) dalam tiga cakupan, yaitu perkatan, perbuatan, dan persetujuan, sehingga muncul tipologi hadis qawliyyah, fi‘liyyah, dan taqri>riyyah. Sementara, ulama hadis justru memperluas cakupannya yang meliputi budi pekerti dan penampilan fisik (as}-s}ifah al-khuluqiyyah wa al-khalqiyyah atau asy-syama>’il). Lebih dari itu, hadis bukan hanya mencakup elemen-elemen tadi, tetapi juga biografi Nabi Muhammad saw. (si>rah). Bahkan, di luar materi si>>rah, ekspedisi militer (maga>zi>), atau terkadang disebut pula peperangan (ayya>m), juga dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari hadis. Dengan mengembangkan pemahaman dan pemikiran terhadap hadis melalui berbagai metode dan pendekatan yang relevan dan komprehensif, “spirit” kandungan hadis dapat teraktualisasikan dalam kehidupan sekarang, atau dengan kata lain, hadis akan terkesan dapat berinteraksi dalam segala waktu dan zaman.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail