Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Modul interaktif
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E BERBASIS ANDROID PADA MATERI USAHA DAN ENERGI KELAS X SMA/MA/SMK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ERINDRA VERLINGGA, NIM. 1630107009. Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E BERBASIS ANDROID PADA MATERI USAHA DAN ENERGI KELAS X SMA/MA/SMK”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya minat peserta didik dalam mengikuti pelajaran. Hal ini dikarenakan kurangnya sumber belajar yang dapat memotivasi peserta didik serta sulitnya dalam memahami fenomena fisika secara nyata. Untuk itu diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat membuat peserta didik aktif dalam pembelajaran. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi terkini yang akrab gengan dunia mereka seperti Android. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari modul interaktif yang dikembangkan menggunakan model Learning Cycle 7E berbasis android pada materi Usaha dan Energi kelas X SMA/MA/SMK. Penelitian ini menggunakan model pengembangan menurut Thiagarajan, dkk yang terdiri dari 4 tahapan yaitu Pendefinisian (Define), Perancangan (Design), Pengembangan (Develop), penyebaran (Disseminate). Pada pengembangan modul interaktif ini hanya menggunakan tiga tahapan pengembangan saja yaitu pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Pengembangan modul interaktif menggunakan model Learning Cycle 7E berbasis Android pada materi Usaha dan Energi kelas X SMA/MA/SMK. Modul ini diujicobakan secara terbatas di kelas X MIPA 4 SMA 2 Solok untuk mendapatkan respon kepraktisan dari modul yang dikembangkan. Hasil penelitian validasi pengembangan modul yang diberikan oleh 2 orang dosen dan 1 orang guru fisika menunjukan nilai sebesar 85,6 % dengan kriteria sangat valid, kemudian dilakukan penelitian kepada peserta didik kelas X MIPA 4 di SMA 2 Solok untuk mengetahui kepraktisan modul tersebut. Nilai praktikalitas yang diperoleh adalah sebesar 91% yang menunjukan arti bahwa modul interaktif tersebut sangat praktis digunakan oleh peserta didik. Nilai praktikalitas guru memiliki nilai sebesar 97,7 % yang menunjukkan arti bahwa modul ini sangat praktis digunakan oleh guru saat pembelajaran.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan E-Modul Interaktif dengan Pembelajaran Mendalam untuk Meningkatkan Aktifitas Peserta Didik pada Pembelajaran PAI dan BP di UPT SMP Negeri 1 Sungayang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Suci Rahmadhani, NIM 2230101152, judul skripsi “Pengembangan EModul Interaktif dengan Pembelajaran Mendalam untuk Meningkatkan Aktifitas Peserta Didik di UPT SMP Negeri 1 Sungayang”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2026. Permasalahan inti dari penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI dan BP di UPT SMP Negeri 1 Sungayang yang disebabkan oleh penggunaan bahan ajar cetak konvensional dan metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga dibutuhkan penggunaan E-Modul Interaktif dengan pembelajaran mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul Interaktif berbasis pembelajaran mendalam yang valid, mengembangkan E-Modul Interaktif berbasis pembelajaran mendalam yang praktis, dan mengembangkan E-Modul Interaktif berbasis pembelajaran mendalam yang efektif dalam meningkatkan aktivitas peserta didik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development, kombinasi metode deskriptif, evaluatif, dan ekperimen dengan model pengembangan 4 D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, lembar validasi ahli, angket praktikalitas pendidik dan peserta didik, serta soal Pretest dan Post-test. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu validitas menggunakan rumus Aiken’s V, praktikalitas menggunakan rumus persentase pencapaian, dan efektivitas menggunakan uji Paired Sample T-Test, Independent Sample T-Test, N-Gain Score. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) E-Modul Interaktif dengan pembelajaran mendalam dinyatakan sangat valid dengan nilai Aiken’s V sebesar 0,81 (kategori Tinggi); (2) E-Modul Interaktif dinyatakan sangat praktis dengan persentase respon pendidik 96,67% dan respon peserta didik 95,67%; (3) E-Modul Interaktif dinyatakan efektif dengan peningkatan rata-rata nilai peserta didik dari 72,00 menjadi 91,33 (peningkatan 19,33 poin), hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan signifikansi 0,000 (p 0,05), uji Independent Sample T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol, serta rata-rata N-Gain Score sebesar 0,6948 (kategori Sedang mendekati Tinggi). Dengan demikian, E-Modul Interaktif dengan pembelajaran mendalam pada materi Beriman kepada Nabi dan Rasul untuk kelas VIII di UPT SMP Negeri 1 Sungayang terbukti valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan aktivitas peserta didik pada pembelajaran PAI dan BP

6 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PJBL) MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA PADA MATERI HAJI DI KELAS VIII SMPN 3 SUNGAI TARAB

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Gulam Maulida. Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Project Based Learning (PJBL) Menggunakan Aplikasi Canva pada Materi Haji di Kelas VIII SMPN 3 Sungai Tarab. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya penggunaan bahan ajar digital pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya materi Haji. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul interaktif berbasis Project Based Learning (PJBL) menggunakan aplikasi Canva yang valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate, namun penelitian hanya dilakukan sampai tahap Develop. Subjek penelitian terdiri atas tiga validator ahli, satu guru Pendidikan Agama Islam, dan 20 peserta didik kelas VIII SMPN 3 Sungai Tarab. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket praktikalitas, dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan Aiken's V, Cohen's Kappa, Paired Sample t-Test, dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul memperoleh nilai validitas 0,833–1,000 dengan kategori sangat valid, nilai praktikalitas guru sebesar 1,000 (sangat praktis) dan peserta didik sebesar 0,784 (praktis). Uji efektivitas menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 0,05 dengan rata-rata N-Gain Score sebesar 0,652 (kategori sedang) dan N-Gain 65,22% (cukup efektif). Dengan demikian, e-modul yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi Haji

4 dilihat · 1 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF (EMODI) BERBASIS CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA PADA MATERI PELUANG DI SMPN 2 LUBUK SIKAPING

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anisa Sarifah. NIM 1930105002. Judul Skripsi: “Pengembangan E-Modul Interaktif (EMODI) Berbasis Creative Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Pada Materi Peluang di SMP Negeri 2 Lubuk Sikaping”. Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam (UIN) Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. 2023. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa di SMP Negeri 2 Lubuk Sikaping, bahan ajar yang digunakan saat pembelajaran belum terdapat contoh soal yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya ketersediaan bahan ajar yang dapat menunjang dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa e-modul interaktif (EMODI) berbasis creative problem solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran awal kondisi di lapangan, dalam tahap ini dilakukan observasi (uji coba soal) dan wawancara dengan guru bidang studi matematika, analisis silabus dan RPP, analisis karakter siswa, dan analisi literatur tentang e-modul interaktif (EMODI) berbasis creative problem solving, (2) tahap design, digunakan untuk merancang design e-modul interaktif (EMODI). Hasil dari tahap design dilanjutkan dengan, (3) tahap develop, digunakan untuk melihat validitas, praktikalitas, dan efektivitas dari e-modul interaktif (EMODI) berbasis creative problem solving. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon siswa, dan tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan untuk mengemukakan hasil penelitian ini dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul interaktif (EMODI) berbasis creative problem solving yang dirancang telah valid, praktis, dan efektif. E-modul interaktif (EMODI) terdiri dari komponen yaitu cover, menu utama, menu petunjuk, menu kata pengantar, pendahuluan, kegiatan pembelajaran, menu rangkuman, menu evaluasi, menu kunci jawaban, menu daftar pustaka, dan menu profil. Hasil validitas e-modul interaktif (EMODI) adalah 90,59% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas e-modul interaktif (EMODI) yang diperoleh dari hasil angket respon siswa adalah dengan 88,83% kategori sangat praktis. Kemudian hasil efektivitas e-modul interaktif (EMODI) berbasis creative problem solving terlihat pada nilai N-Gain Score yang diperoleh dari nilai siswa adalah 69% dengan kategori cukup efektif.

5 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS PROJECT BASED LEARNING PADA MATERI POLA BILANGAN DI KELAS VIII SMPN 1 BATIPUH

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Anisa Putri, NIM : 1730105004, Judul Skripsi “Pengembangan E-modul Interaktif Berbasis Project based learning pada Materi Pola Bilangan Di Kelas VIII SMPN 1 Batipuh”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2021. Penelitian ini bertolak dari permasalahan pembelajaran matematika peserta didik yang ditemukan, yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik dari segi kognitif. Pada saat pembelajaran daring peserta didik hanya menggunakan buku paket matematika kelas VIII Kurikulum 2013 edisi 2017, namun buku pembelajaran yang digunakan belum menunjang keberhasilan belajar peserta didik. Pada saat pembelajaran luring proses pembelajaran masih konvesional dan teacher center. Materi pola bilangan merupakan materi matematika kelas VIII semester ganjil. Permasalahannya peserta didik kesulitan dalam menentukan konsep dari pola bilangan tersebut. Peserta didik mengetahui pola barisan pola bilangan jika rumusnya diketahui. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya sumber belajar yang dapat menunjang keberhasilan belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan e-modul interaktif berbasis project based learning pada materi pola bilangan di kelas VIII SMPN 1 Batipuh yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau research and development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Penelitian ini hanya mengembangkan 3-D, karena keterbatasan waktu dan biaya, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop). Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari lembar validasi, angket respon peserta didik dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis validasi, analisis praktikalitas, dan analisis efektifitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa e-modul interaktif berbasis project based learning yang dirancang telah valid dengan hasil validitas 76,72% dengan kategori valid. Sementara hasil praktikalitas e-modul interaktif berbasis project based learning yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 77,78% dengan kategori praktis. Kemudian hasil efektifitas e-modul interaktif berbasis project based learning dengan hasil angket respon peserta didik 87,1% dengan kategori sangat positif dan ketuntasan klasikal peserta didik kelas VIII dengan persentase 86% dengan kategori sangat baik.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

VALIDITAS MODUL INTERAKTIF BERBASIS ANDROID PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SUNGAYANG

2021•Koleksi Perpustakaan

Isran Firdaus, NIM: 1630105024, Judul Skripsi “Validitas Modul Interaktif Berbasis Android pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Sungayang”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2021. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah sumber belajar yang digunakan pendidik hanya terfokus pada satu buku paket saja, sehingga belum mampu membantu peserta didik dalam memahami pembelajaran yang dilaksanakan secara daring. Pembelajaran daring menuntut peserta didik untuk belajar secara mandiri. Oleh sebab itu pendidik harus mampu mengkreasikan dan menginovasi proses pembelajaran semenarik mungkin sehingga peserta didik tertarik dan mudah untuk memahami materi pembelajaran secara mandiri. Berdasarkan penjelasan tersebut tujuan penelitian ini menghasilkan produk berupa modul interaktif berbasis android yang valid sehingga mampu membantu peserta didik belajar secara mandiri serta meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. penelitian ini hanya mengembangkan 3-D, karena keterbatasan waktu dan biaya serta penelitian dilakukan di tengah pandemi Covid 19 , yaitu tahap pendefisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (development). Sampel dari penelitian ini adalah kelas VII di SMP Negeri 2 Sungayang. Instrumen penelitian ini terdiri dari: lembar validasi modul interaktif berbasis android. Teknis analisis data adalah analisis validasi. Berdasarkan analisis hasil penelitian dihasilkan bahwa modul interaktif berbasis android pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sungayang telah valid. Aspek kriteria umum produk masuk kategori sangat valid dengan persentase 82,1%, aspek kriteria khusus masuk kategori sangat valid dengan persentase 81,25%, aspek praktis masuk kategori valid dengan persentase 77,08% dan aspek teknis masuk kategori valid dengan persentase 72,2%. Secara keseluruhan modul interaktif berbasis android memiliki rata-rata persentasi kevalidan 78,15%, yang berarti masuk ke dalam kategori valid.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E BERBASIS ANDROID PADA MATERI USAHA DAN ENERGI KELAS X SMA/MA/SMK

2020•Koleksi Perpustakaan

ERINDRA VERLINGGA, NIM. 1630107009. Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E BERBASIS ANDROID PADA MATERI USAHA DAN ENERGI KELAS X SMA/MA/SMK”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya minat peserta didik dalam mengikuti pelajaran. Hal ini dikarenakan kurangnya sumber belajar yang dapat memotivasi peserta didik serta sulitnya dalam memahami fenomena fisika secara nyata. Untuk itu diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat membuat peserta didik aktif dalam pembelajaran. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi terkini yang akrab gengan dunia mereka seperti Android. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas dari modul interaktif yang dikembangkan menggunakan model Learning Cycle 7E berbasis android pada materi Usaha dan Energi kelas X SMA/MA/SMK. Penelitian ini menggunakan model pengembangan menurut Thiagarajan, dkk yang terdiri dari 4 tahapan yaitu Pendefinisian (Define), Perancangan (Design), Pengembangan (Develop), penyebaran (Disseminate). Pada pengembangan modul interaktif ini hanya menggunakan tiga tahapan pengembangan saja yaitu pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Pengembangan modul interaktif menggunakan model Learning Cycle 7E berbasis Android pada materi Usaha dan Energi kelas X SMA/MA/SMK. Modul ini diujicobakan secara terbatas di kelas X MIPA 4 SMA 2 Solok untuk mendapatkan respon kepraktisan dari modul yang dikembangkan. Hasil penelitian validasi pengembangan modul yang diberikan oleh 2 orang dosen dan 1 orang guru fisika menunjukan nilai sebesar 85,6 % dengan kriteria sangat valid, kemudian dilakukan penelitian kepada peserta didik kelas X MIPA 4 di SMA 2 Solok untuk mengetahui kepraktisan modul tersebut. Nilai praktikalitas yang diperoleh adalah sebesar 91% yang menunjukan arti bahwa modul interaktif tersebut sangat praktis digunakan oleh peserta didik. Nilai praktikalitas guru memiliki nilai sebesar 97,7 % yang menunjukkan arti bahwa modul ini sangat praktis digunakan oleh guru saat pembelajaran.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF MENGGUNAKAN ADOBE FLASH PADA KELAS X MATERI IMPULS DAN MOMENTUM DI SMA N 1 BONJOL

2020•Koleksi Perpustakaan

NOFRI TAWALDI, NIM. 14 107 004, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF MENGGUNAKAN ADOBE FLASH PADA KELAS X MATERI IMPULS DAN MOMENTUM DI SMA N 1 BONJOL”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Salah satu faktor yang mempengaruhi ketercapaian Kompetensi Dasar dan Tujuan Pembelajaran adalah media pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan guru setidaknya mampu membantu peserta didik dalam memahami konsep materi yang dipelajari. Dewasa ini, peluang baru bagi guru dalam melakukan proses pembelajaran adalah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh sebab itu guru harus bisa memilih media yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Berdasarkan masalah yang peneliti temukan di SMA N 1 Bonjol, melalui kegiatan observasi dan wawancara dengan guru fisika, peneliti menemukan bahwa bahan ajar berupa buku paket yang menjadi rujukan guru masih terbatas dan tidak semua siswa yang bisa memilikinya. Bahan ajar yang digunakan lebih mengutamakan konsep-konsep fisika dalam bentuk rumus-rumus yang rumit. Selain itu belum tersedianya bahan ajar pendukung berupa multimedia interaktif yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Berdasarkan hal ini peneliti merancang sebuah modul interaktif yang sangat valid dan praktis sehingga dapat membantu guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development dengan model mengacu kepada model pengembangan menurut Thiagarajan, dkk yaitu model 4-D yang terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu: tahap Pendefinisian (Define), tahap Perancanaan (Design), tahap Pengembangan (Develop), dan tahap Penyebaran (Disseminate). Pada tahap Penyebaran (disseminate) peneliti tidak lakukan karena keterbatasan waktu dan biaya. Pengembangan modul interaktif dirancang dengan enam tahapan yaitu: (1) pembuatan garis besar program media (GBPM), (2) pembuatan flowchart (bagan alur), (3) penyusunan desain produk secara keseluruhan (story board), (4) pengumpulan objek rangcangan, (5) programming (6) finishing dan packaging. Hasil penelitian, pada tahap validasi yang dilakukan oleh 4 orang validator yaitu satu ahli materi (dosen), satu ahli media (dosen), satu ahli bahasa (dosen) dan satu guru fisika, menunjukkan modul interaktif yang dikembangkan memiliki kriteria sangat valid dengan persentase 90,5%. Pada tahap praktikalitas dilakukan uji coba kepada 31 orang peserta didik SMA N 1 Bonjol, dihasilkan bahwa modul interaktif yang dikembangkan memiliki kriteria sangat praktis dengan presentase 88,4%.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail