Abstrak
NOFRI TAWALDI, NIM. 14 107 004, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF MENGGUNAKAN ADOBE FLASH PADA KELAS X MATERI IMPULS DAN MOMENTUM DI SMA N 1 BONJOL”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Salah satu faktor yang mempengaruhi ketercapaian Kompetensi Dasar dan Tujuan Pembelajaran adalah media pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan guru setidaknya mampu membantu peserta didik dalam memahami konsep materi yang dipelajari. Dewasa ini, peluang baru bagi guru dalam melakukan proses pembelajaran adalah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh sebab itu guru harus bisa memilih media yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Berdasarkan masalah yang peneliti temukan di SMA N 1 Bonjol, melalui kegiatan observasi dan wawancara dengan guru fisika, peneliti menemukan bahwa bahan ajar berupa buku paket yang menjadi rujukan guru masih terbatas dan tidak semua siswa yang bisa memilikinya. Bahan ajar yang digunakan lebih mengutamakan konsep-konsep fisika dalam bentuk rumus-rumus yang rumit. Selain itu belum tersedianya bahan ajar pendukung berupa multimedia interaktif yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Berdasarkan hal ini peneliti merancang sebuah modul interaktif yang sangat valid dan praktis sehingga dapat membantu guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development dengan model mengacu kepada model pengembangan menurut Thiagarajan, dkk yaitu model 4-D yang terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu: tahap Pendefinisian (Define), tahap Perancanaan (Design), tahap Pengembangan (Develop), dan tahap Penyebaran (Disseminate). Pada tahap Penyebaran (disseminate) peneliti tidak lakukan karena keterbatasan waktu dan biaya. Pengembangan modul interaktif dirancang dengan enam tahapan yaitu: (1) pembuatan garis besar program media (GBPM), (2) pembuatan flowchart (bagan alur), (3) penyusunan desain produk secara keseluruhan (story board), (4) pengumpulan objek rangcangan, (5) programming (6) finishing dan packaging. Hasil penelitian, pada tahap validasi yang dilakukan oleh 4 orang validator yaitu satu ahli materi (dosen), satu ahli media (dosen), satu ahli bahasa (dosen) dan satu guru fisika, menunjukkan modul interaktif yang dikembangkan memiliki kriteria sangat valid dengan persentase 90,5%. Pada tahap praktikalitas dilakukan uji coba kepada 31 orang peserta didik SMA N 1 Bonjol, dihasilkan bahwa modul interaktif yang dikembangkan memiliki kriteria sangat praktis dengan presentase 88,4%.