Abstrak
RISDA YANTI. NIM, 15 300 100 091, SKRIPSI: “KORELASI PENGUASAAN ILMU NAHWU SHARAF DENGAN KEMAMPUAN SANTRI MEMBACA KITAB FIQIH I’ANAH AT-THOLIBIN (PONDOK PESANTREN DARUSSALAM TSALITS RAO PASAMAN)”. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatar belakangi oleh santri yang menguasai ilmu Nahwu Sharaf mampu membaca kitab yang tidak dipelajarinya, cara belajar yang penuh semangat serta hasil belajarnya juga baik dan santri yang tingkat penguasaan ilmu Nahwu Sharafnya rendah kesulitan untuk memahami pelajaran dan cara belajar yang tidak semangat serta hasil belajar yang kurang memuaskan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besar hubungan penguasaan Nahwu Sharaf dengan kemampuan santri Aliyah membaca kitab fiqih I’anah At-Tholibin di Pondok Pesantren Darussalam Tsalits Rao Pasaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan penguasaan ilmu Nahwu Sharaf dengan kemampuan santri Aliyah membaca kitab fiqih I’anah At-Tholibin di Pondok Pesantren Darussalam Tsalits Rao Pasaman. Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Ex Post Facto Causal research (Penelitian Korelasi). Populasi dalam penelitian ini diambil dari kelas Xa, Xb, XIa, XIb dan kelas XII yang berjumlah 220 orang dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik probability sampling dengan metode proportionate stratified random sampling pengambilan sampel dari anggota populasi yang dilakukan secara acak dan berstrata secara proporsional, dilakukan sampling ini apabila anggota populasinya heterogen (tidak sejenis) sehingga sampelnya bejumlah 37 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes yaitu tes tulis dan tes lisan. Tes tulis digunakan untuk melihat tes penguasaan Nahwu Sharaf dan tes lisan digunakan untuk melihat kemampuan santri membaca kitab fiqih I’anah At-Tholibin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perolehan skor tertinggi penguasaan Nahwu Sharaf adalah 100 dengan nilai rata-rata sebesar 82,51 dan perolehan skor tertinggi kemampuan santri membaca kitab fiqih I’anah At-Tholibin adalah 94 dengan nilai rata-rata sebesar 78. 2) Hasil perhitungan korelasi pada taraf signifikan 5% yaitu sebesar 0,993 atau 99%, maka dapat disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa “terdapat korelasi yang signifikan antara penguasaan ilmu Nahwu Sharaf dengan kemampuan santri membaca kitab fiqih I’anah At-Tholibin di Pondok Pesantren Darussalam Tsalits Rao Pasaman.