Abstrak
FIFI NOVITA SARI, NIM 13 101 047, Judul Skripsi “NILAI-NILAI PENDIDIKAN YANG TERKANDUNG DALAM PEPATAH-PETITIH ADAT MINANGKABAU”. Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Jumlah Halaman 90 Tahun 2018. Fenomena yang terjadi pada masyarakat Minangkabau, terutama generasi mudanya sangat memprihatinkan. Mereka menyerap berbagai budaya dari luar tanpa memfilternya dengan baik terlebih dahulu. Pengetahuan tentang budaya luar mereka dapatkan melalui alat informasi dan komunikasi, yang membuat mereka lupa pada jati diri budaya sendiri. Mereka mulai meninggalkan atribut-atribut yang berbau Minang, berpakaian sesuka mereka, bahkan tidak paham kiasan dan pepatah-petitih Minang kabau yang syarat makna. Agar adat budaya Minangkabau kembali tegak, maka masyarakat Minangkabau harus menggali kembali adat dan budaya Minang itu sendiri, yang salah satu sumbernya adalah pepatah-petitih adat Minangkabau. Pepatah-petitih adat Minangkabau yang akan dibahas/digali difokuskan pada pepatahpetitih adat Minangkabau yang redaksi bahasanya kontradiktif. Dengan tujuan mengetahui nilai-nilai pendidikan apa saja yang terkandung dalam pepatah-petitih adat Minangkabau tersebut. Jenis penelitian yang dilakukan ialah penelitian kualitatif dengan metodologi filologi. Data dikumpulkan dengan mengumpulkan referensi yang mengulas tentang pepatah-petitih adat Minangkabau yang redaksi bahasanya kontradiktif melalui studi pustaka (library research). Analisis data dilakukan dengan cara analisis isi, setelah analisis isi dilakukan maka baru kemudian menarik kesimpulan untuk mengambil nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam pepatah-petitih adat Minangkabau. Berdasarkan hasil analisis terhadap teks maka dapat diketahui bahwa di dalam pepatah-petitih adat Minangkabau termuat nilai-nilai pendidikan yaitu: nilai sosial, standar nilai moral masyarakat Minangkabau yang berkaitan dengan seorang perempuan harus berperilaku sesuai kodratnya, sifat yang tidak boleh di miliki di tengah masyarakat, sifat yang harus dihindari seorang pemimpin, dan saling menghormati sesama sahabat. Terakhir, nilai agama yang terkandung dalam pepatahpetitih Minangkabau yakni nilai akhlak.