Abstrak
RAHMADHANI TANTRI, 11.203.061, Judul SKRIPSI ”ANALISIS PENGUKURAN KINERJA MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD (Studi Kasus Pada PT.PLN Persero Area Payakumbuh Rayon Batusangkar)” Program studi Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Untuk menjamin perusahaan dapat beroperasi dan berkembang dengan baik, maka perusa haan perlu mengadakan evaluasi terhadap kinerjanya. Dalam evaluasi tersebut diperlukan suatu standar pengukuran kinerja yang tepat, dalam arti tidak hanya berorientasi pada sektor keuangan saja namun dapat berorientasi pada sektor-sektor lainnya seperti non keuangan, analisis pengukuran kinerja dengan konsep Balanced Scorecard memiliki keistimewaan dalam hal cakupan pengukurannya yang komprehensif, karena selain mempertimbangkan kinerja financial atau keuangan, konsep ini juga mempertimbangkan kinerja-kinerja non financial atau non keuangannya. Subjek penelitian pada Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero yang merupakan sebuah BUMN yang mengurusi semua aspek kelistrikan yang ada di Indonesia khususnya Rayon Batusangkar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penilaian kinerja keuangan (financial) dan nonkeuangan (non financial) pada PLN Area Payakumbuh Rayon Batusangkar berdasarkan perspektif balanced scorecard, jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggambarkan bagaimana penerapan balanced scorecard dan melakukan analisis menggunakan teori-teori yang ada. Sumber data yang digunakan penulis dalam skripsi ini adalah data primer yaitu data yang dikumpulkan melalui keterangan dari pihak perusahaan dan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari perusahaan berupa LaporanKeuangan. Teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, kuesioner dan dokumentasi dengan melakukan analisis mengenai Laporan Laba/Rugi, tabel total karyawan dan pelanggan serta data-data lainnya. Sedangkan analisis dengan menggunakan metode balanced scorecard memakai analisis profit margin, perspektif pelanggan dilihat dari tingkat perolehan pelanggan baru, retensipelanggan lama, kepuasanpelanggandanprofitabilitaspelanggan, perpektif proses bisnis internal berupa inovasi dan layanan purna jual, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dlihat dari kepuasan karyawan, retensi karyawan, produktifitas karyawan. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa, dari segi perspektif keuangan memiliki kinerja yang kurang baik, dalam perspektif pelanggan dari segi retensi dan kepuasan pelanggan memiliki kinerja yang baik namun dari segi ii pemerolehan dan profitabilitas pelanggan memiliki kinerja yang kurang baik, dari segi perspektif proses bisnis internal memiliki kinerja yang baik karena perusahaan telah mampu memberikan inovasi dan layanan yang baik untuk pelanggannya, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan memiliki kinerja yang baik.