Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Evaluasi Program Gerakan Literasi Sekolah Dalam Menanamkan Budaya Membaca Siswa Di SDN 18 Payakumbuh Dengan Model CIPP

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Manajemen Pendidikan Islam•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Amelia Aldia, NIM 2230103006 (2026). Judul Evaluasi Program Gerakan Literasi Sekolah Dalam Menanamkan Budaya Membaca Siswa Di SDN 18 Payakumbuh Dengan Model CIPP. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah mengevaluasi program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam menanamkan budaya membaca siswa SDN 18 Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam menanmkan budaya membaca sswa di SDN 18 Payakumbuh menggunakan model evaluasi contex, input, process, product (CIPP). Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, pustakawan, guru kelas tinggi dan rendah, serta siswa kelas tinggi, dan rendah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa Context program GLS di SDN 18 Payakumbuh yang diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan sekolah dalam meningkatkan literasi siswa serta didukung oleh tujuan dan kebijakan yang relevan, Input program GLS di SDN 18 Payakumbuh didukung oleh perencanaan, SDM, dan sarana prasarana, serta pendanaan yang memadai, meskipun belum memiliki TLS dan alokasi anggaran khusus. Process program GLS di SDN 18 Payakumbuh telah dilaksanakan melalui tahap pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran dengan rutin dan konsisten, adanya pelibatan orang tua dan perpustakaan keliling, walapun masih terdapat kendala seperti waktu, dan anggaran yang masih terbatas serta pelibatan orang tua yang kurang. Product program GLS di SDN 18 Payakumbuh mampu meningkatkan budaya membaca siswa, pemanfaatan perpustakaan, serta meningkatnya hasil belajar siswa yang terlihat dari hasil rapor pendidikan yang mengalami peningkatan setiap tahun.

Kata kunci

valuasi Program, Gerakan Literasi Sekolah, Budaya Membaca, Model CIPP

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Evaluasi Program Gerakan Literasi Sekolah Dalam Menanamkan Budaya Membaca Siswa Di SDN 18 Payakumbuh Dengan Model CIPP2026 · oai:ais:skripsi:13456

Publikasi terkait