Abstrak
Program Praktik Lapangan Bersama (PLB) di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar merupakan elemen strategis dalam penguatan kompetensi pedagogis, sosial, dan profesional mahasiswa. Namun, integrasi program ini dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menimbulkan kompleksitas yang perlu dievaluasi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program PLB dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) dengan desain explanatory sequential. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap mahasiswa peserta PLB dan dokumentasi program, kemudian dianalisis secara kuantitatif untuk mengukur persepsi keberhasilan tiap komponen, dan secara kualitatif untuk memperdalam pemahaman terhadap dinamika implementasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen konteks, input, dan proses berada pada kategori “cukup”, yang mencerminkan perlunya perbaikan dalam aspek transparansi kebijakan penggabungan PLB-KKN, kelengkapan buku pedoman, efektivitas pembekalan, serta koordinasi antar pemangku kepentingan. Sebaliknya, evaluasi produk berada pada kategori “baik”, menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dan pengembangan karakter pribadi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa meskipun PLB telah mencapai tujuan utama dalam pengembangan kompetensi mahasiswa, optimalisasi kebijakan, penyempurnaan sistem penilaian KKN, dan penguatan koordinasi lintas sektor masih menjadi kebutuhan mendesak dalam pengembangan program ke depan.