Abstrak
Rinda Rianti, NIM 2230304042, Judul Skripsi “Evaluasi Kualitas Layanan Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya Menggunakan Metode LibQual” Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas layanan Perpustakaan Keliling Daerah Kabupaten Dharmasraya menggunakan model LIBQUAL yang mencakup tiga dimensi utama, yaitu Affect of Service, Information Control, dan Library as Place. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pustakawan dan pemustaka yang terlibat langsung dalam layanan perpustakaan keliling. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi Affect of Service, aspek responsiveness, empathy, assurance, dan reliability berada dalam kategori cukup baik. Pustakawan dinilai tanggap, ramah, profesional, serta mampu memberikan layanan yang relatif konsisten meskipun terdapat keterbatasan sumber daya manusia dan kondisi lapangan. Pada dimensi Information Control, aspek scope, convenience, ease of navigation, timeliness, equipment, dan self-reliance juga tergolong cukup baik. Koleksi telah disesuaikan dengan karakteristik pengguna, terutama siswa sekolah dasar, meskipun masih terbatas pada koleksi nonfiksi dan buku penunjang pembelajaran. Kemudahan akses dan kemandirian siswa dalam memilih bahan bacaan telah terlihat, walaupun masih memerlukan penguatan sistem dan fasilitas. Pada dimensi Library as Place, aspek tangible, utilitarian space, symbol terms, dan refuge menunjukkan bahwa layanan mampu menciptakan suasana yang nyaman, terbuka, dan inklusif, meskipun terkendala keterbatasan ruang dan sarana. Secara keseluruhan, kualitas layanan Perpustakaan Keliling Kabupaten Dharmasraya berada pada kategori cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek koleksi, frekuensi kunjungan, serta penguatan sarana dan sumber daya manusia guna meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.