Abstrak
ABSTRAK MERRY SISKA, NIM.242012059 judul Tesis Implementasi Supervisi Akademik Melalui Platform Ruang GTK Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Guru Taman Kanak – Kanak (TK) Negeri Pembina Kabupaten Tanah Datar. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi supervisi akademik melalui Platform Ruang GTK, dampaknya terhadap kinerja guru, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di TK Negeri Pembina Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan pengawas TK Negeri Pembina. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik melalui Platform Ruang GTK di TK Negeri Pembina Kabupaten Tanah Datar dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, observasi pembelajaran, pemberian umpan balik, refleksi, dan tindak lanjut yang terintegrasi dengan pelatihan mandiri. Supervisi akademik dipahami tidak hanya sebagai kegiatan administratif, tetapi sebagai proses pembinaan profesional guru yang berkelanjutan. Dampak supervisi akademik melalui Platform Ruang GTK terlihat pada peningkatan kedisiplinan guru, kualitas perencanaan pembelajaran, praktik pembelajaran di kelas, kemampuan refleksi profesional, komunikasi antara kepala sekolah dan guru, serta kolaborasi antar guru. Selain itu, supervisi akademik digital juga dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pengembangan profesional berkelanjutan di sekolah. Faktor pendukung implementasi supervisi akademik meliputi kompetensi dan komitmen kepala sekolah dan guru, ketersediaan sarana dan prasarana, serta dukungan dari Dinas Pendidikan dan pengawas sekolah. Adapun faktor penghambat yang ditemukan bersifat teknis, yaitu gangguan jaringan internet dan kendala akses platform, namun tidak menjadi penghalang utama karena dapat diatasi melalui penyesuaian dan koordinasi.