Abstrak
Nadia Monika, NIM 2130101087. Judul Skripsi: “Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI dan BP di Kelas VII SMPN 3 Batusangkar”. Program studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini adalah proses pembelajaran yang masih banyak siswa yang tidak aktif selama proses pembelajaran dan metode pembelajaran yang sering dilakukan oleh guru adalah metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kemudian siswa kurang memperhatikan guru dan kurang percayadiri, membuat siswa merasa malas untuk melanjutkan aktivitas serta interaksi cenderung menurun Sehingga masih banyak siswa merasa kurang tertarik dengan cara/metode yang digunakan guru. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan model problem based learning (pbl) dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di kelas VII.2 SMPN 3 Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah Pre Experimental design. Metode penelitian pre- eksperimental design. Bentuk desain yang digunakan yaitu One-Shot Case Study. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yaitu kelas VII. 2 dengan 29 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berdasarkn lembaran observasi dan dokumentasi. Data di olah dengan uji t yaitu prosedur statistik parametrik untuk menentukan apakah rata-rat (mean) satu kelompok berbeda secara signitifikasi atau nilai acuan ( konstanta) tertentu yang sudah diketahui (One-Sample Test) dan data dideskripsikan serta diungkapkan dalam bentuk kalimat efektif. Berdasarkan hasil penelitian,yang dilakukan penulis dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning (pbl) dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan BP di kelas VII.2 SMPN 3 Batusangkar. Berdasarkan perhitungan uji-t yang dilakukan terhadap hasil perhitungan posttest diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,000. Jika nilai Jika nilai signifikan 0,000 0,05 artinya model problem based learning (pbl) meningkat terhadap aktivitas belajar siswa, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil analisis data mendalam dengan menggunakan teknik statistik memperlihatkan peningkatan yang signifikan dalam aktivitas belajar siswa yang terlibat dalam pembelajaran dengan model PBL. Setiap elemen model, mulai dari berorientasi pada pemecahan masalah, berdiskusi, melaksanakann kegiatan penyelidikan, mengembangkan hasil karya dan mengevaluasi proses pemecahan masalah yang meningkatkan aktivitas belajar siswa, Relevansi yang mengaitkan materi dengan kehidupan sehari hari. Assessment yang memberikan umpan balik bermakna, sehingga menciptakan suasana belajar aktif terhadap proses pembelajaran.