Abstrak
Dini Rahma Burhan, NIM 2130401039, Judul Skripsi “Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Murabahah iB Kepemilikan Emas BISA dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah di KB Bank Syariah Cabang Bukittinggi” Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah strategi pemasaran produk pembiayaan iB Kepemilikan Emas BISA dalam meningkatkan jumlah nasabah di KB Bank Syariah Cabang Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang diterapkan KB Bank Syariah Cabang Bukittinggi dalam memasarkan Produk pembiayaan iB Kepemilikan Emas BISA, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta mengandalkan data primer sebagai sumber utama. Hasil penelitian menjelaskan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan menggunakan konsep Bauran Pemasaran 7P yaitu Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Physical Evidence. KB Bank Syariah Cabang Bukittinggi menawarkan dua jenis emas, yaitu Emas Lokal (Emas Rambuti) dan Emas Antam, dengan keunggulan masing-masing. Strategi harga yang kompetitif dengan DP bervariasi mulai dari 0% hingga 9% berdasarkan profil nasabah, lokasi bank yang strategis, pelayanan yang baik, proses akad yang cepat, serta bukti fisik keamanan emas yang jelas. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa kendala yang dihadapi. Kendala internal meliputi target pemasaran yang harus dipenuhi Account Officer dan kendala eksternal berdasarkan masih kurangnya pemahaman nasabah terhadap produk, menginginkan DP yang rendah bagi nasabah baru, dan keterlambatan pada saat pembayaran angsuran. KB Bank Syariah Cabang Bukittinggi dapat meningkatkan lagi strategi pemasaran terhadap produk pembiayaan iB Kepemilikan Emas BISA dan memperbaiki kendala-kendala yang ada, sehingga KB Bank Syariah Cabang Bukittinggi dapat meningkatkan penjualan yang terbukti dari bertambahnya jumlah pembiayaan dan banyaknya nasabah.