Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

PENGGUNAAN MODUL BERBASIS BUDAYA LOKAL MINANGKABAU PADA TEMA KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN KERJASAMA SISWA KELAS IV SDN 02 PARIANGAN

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

MELLA PUSPITA, NIM 2030111078, judul SKRIPSI “PENGGUNAAN MODUL BERBASIS BUDAYA LOKAL MINANGKABAU PADA TEMA KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN KERJASAMA SISWA KELAS IV SDN 02 PARIANGAN” program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar pada tahun 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kerjasama siswa kelas IV SDN 02 Pariangan, hal ini terlihat dari beberapa siswa yang kurang mau bahkan tidak mau bekerjasama dengan teman sebangku bahkan teman sekelasnya, siswa juga terlihat kurang disiplin pada saat pengumlan tugas yang sudah diberikan guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama siswa menggunakan modul berbasis budaya lokal minangkabau serta melihat efektivitas dari modul. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang berlangsung selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SDN 02 Pariangan dimana jumlah siswa 16 orang siswa yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan melakukan observasi, dan pembagian lembar angket. Analisis data efektivitas modul P5 dalam meningkatkan karakter P5 siswa dengan format observasi dan angket. Data observasi dan angket diperoleh merupakan data kualitatif dan hasil observasi serta angket di jumlahkan menggunakan rumus sederhana P= F:N x 100% berdasarkan jumlah siswa yang memunculkan tiap indikataor pada lembar observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama siswa meningkat setelah dilakukan penelitian tindakan kelas dalam dua siklus yaitu dengan dua tahapan pada modul P5 tahap pengenalan pada siklus I, untuk pertemuan pertama aktivitas 1 sosialisasi proyek, pertemuan kedua aktivitas 2 asesmen diagnostik dan pada siklus II, pertemuan pertama aktivitas 4 paparan ilmu pengertian kawa daun, pertemuan kedua aktivitas 4 eksistensi makanan tradisonal kawa daun. Hal ini tampak pada pada siklus I dengan hasil data observasi yang menunjukkan 3 siswa berada pada kategori “Belum Berkembang”, 13 siswa “Mulai Berekembang”, meningkatnya karakter P5 Kerjasama siswa terjadi pada siklus II menjadi 12 siswa berada pada kategori “Berkembang Sesuai Harapan”, 2 siswa menunjukkan kategori “Sangat Berkembang” dan 2 siswa lainnya “Masih Berkembang”. Selanjutnya data tersebut di dukung dengan hasil angket respon siswa yang menunjukkan 12 siswa berada pada kategori “Setuju”, 4 siswa berada kategori “Tidak Setuju” pada siklus I, meningkat pada siklus II yang menunjukkan 9 siswa berada pada kategori “Sangat Setuju” dan 7 siswa berada pada kategori “Setuju’. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan modul berbasis budaya lokal Minangkabau pada tema kearifan lokal efektif dalam meningkatkan kerjasama siswa kelas IV SDN 02 Pariangan dari siklus I ke siklus II.

Kata kunci

Modul, Budaya Lokal Minangkabau, Kerjasama

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGGUNAAN MODUL BERBASIS BUDAYA LOKAL MINANGKABAU PADA TEMA KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN KERJASAMA SISWA KELAS IV SDN 02 PARIANGAN2024 · oai:ais:skripsi:8394

Publikasi terkait