Abstrak
Sri Irma Wahyuni, NIM 1930404104 (2019). Judul Skripsi: “Strategi Pemasaran Dalam Menghadapi Persaingan Usaha Kue Bapilin Di Nagari Tanjung Barulak”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu strategi pemasaran yang diterapakan usaha kue bapilin di Nagari Tanjung Barulak belum cukup baik karena tidak adanya inovasi terhadap produknya sehingga produksi dalam setiap bulannya tidak mengalami peningkatan di karenakan pada saat ini semakin meningkatnya usaha kue baplin di Nagari Tanjung Barulak, sehingga menimbulkan persaingan yang sangat ketat. Tujuan pembahasan ini untuk menjelaskan strategi pemasaran usaha kue bapilin dalam menghadapi persaingan usaha dan menjelaskan persaingan usaha yang dihadapi usaha kue bapilin di Nagari Tanjung Barulak. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dengan pemilik usaha kue bapilin di Nagari Tanjung Barulak, dan dokumentasi. Sumber data primer dan sekunder penulis dapatkan dari hasil wawancara dengan pemilik usaha kue bapilin di Nagari Tanjung Barulak dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan usaha kue bapilin di Nagari Tanjung Barulak yaitu dengan menggunakan strategi bauran pemasaran yaitu strategi produk yang diterapkan dengan menjaga kualitas rasa produk dan memberi varian rasa kue terhadap produk. Strategi harga yang diterapkan yaitu dengan mengambil sedikit keuntungan, dan memberikan bonus bagi yang membeli dalam jumlah banyak. Startegi tempat usaha kue bapilin yaitu melihat kebutuhan pelanggan, peluang usaha, persaing dan keramaian di sekitar lokasi usaha. Dan strategi promosi yang dilakukan oleh usaha kue bapilin Pinus dalam menghadapi persaingan usaha yaitu dengan melakuakan promosi menggunakan radio (luhak nan tuo), sedangkan usaha kue bapilin Rafa-Rafi dalam menghadapi persaingan usaha yaitu dengan menginformasikan produknya melalui mulut ke mulut saja sehingga distribusi usaha belum mencakup wilayah luas. Dan usaha kue bapilin Tiga Putri dalam mengahdapi persaingan usaha yaitu dengan menginformasiakan dengan memanfaatkan media sosial seperti (WhatsApp, Facebook).