Abstrak
Kepala sekolah merupakan nahkoda pendidikan di sekolah yang akan menjalankan pendidikan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan. Dalam upaya meningkatkan jumlah peserta didik baru, kepala sekolah perlu merancang strategi yang efektif untuk mencapai sasaran yang direncanakan. Strategi dilakukan agar lembaga pendidikan tidak kekurangan peserta didik. Penelitian ini mengkaji strategi pemasaran jasa pendidikan yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam upaya meningkatkan jumlah peserta didik di SDN 16 Baringin. Sekolah ini merupakan Sekolah Penggerak yang memiliki ciri khas tersendiri, meskipun memiliki akreditasi B, namun sekolah ini mampu bersaing dengan sekolahsekolah yang berakreditasi A di sekitarnya. Sekolah ini memiliki keunikan berupa peningkatan jumlah peserta didik dari rentang waktu lima tahun kebelakang, yang mana jumlah peserta didik di sekolah ini merupakan jumlah murid terbanyak diantara dua sekolah lainnya yang berada dilingkungan yang sama. Fokus penelitian adalah Mengidentifikasi Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan oleh Kepala Sekolah melalui Bauran Pemasarandan bagaimana Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik di SDN 16 Baringin. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Di mana Peneliti terjun langsung ke lapangan untuk menggali data sesuai dengan rumusan masalah yang telah disusun. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan tujuan untuk membandingkan dan melengkapi informasi dari berbagai sumberdan menggunakan bahan referensi. Selanjutnya untuk melihat keabsahan data, peneliti menggunakan trianggulasi guna untuk memastikan validitas data. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah SDN 16 Baringin menerapkan berbagai strategi pemasaran, antara lain mempromosikan program unggulan sekolah seperti Sekolah Penggerak dan kegiatan berbasis proyek, menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar melalui program kemitraan, tenaga pendidik yang memiliki visi dan motto yang jelas sehingga memiliki tujuan dan standar yang akan di capai, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Selain itu, kepala sekolah juga fokus pada peningkatan kualitas layanan pendidikan, seperti peningkatan kompetensi guru dan sarana prasarana, yang menjadi daya tarik utama bagi calon peserta didik.