Abstrak
Yarni Maharani, NIM 1730401165 dengan judul skripsi “Strategi Pemasaran BUMNag Pakandangan Emas Syariah Dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah Unit Usaha Simpan Pinjam Syariah”. Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun 2021. Skripsi ini disusun untuk mendeskripsikan “Strategi Pemasaran BUMNag Pakandangan Emas Syariah Nagari Pakandangan Kecamatan Enam Lingkung dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah Unit Usaha Simpan Pinjam Syariah”. Untuk itu fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pemasaran (product, price, promotion, place) yang dilakukan BUMNag Pakandangan Emas. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research) yang dipaparkan secara deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara terstruktur dengan menggunakan daftar wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan pada BUMNag Pakandangan Emas (BPE) Syariah bahwa strategi pemasaran untuk meningkatkan jumlah nasabah unit usaha simpan pinjam syariah adalah: Pertama, dari strategi produk (produk) adalah dengan menciptakan merek (brand) produk tabungan yaitu Taharah, Taqwa, Tasdik, Taubat , Tauni, Taifi, Taska, Ziswaf. Kedua, dari strategi harga (price) adalah dengan biaya pembukaan buku tabungan yang ringan, dimana hanya di kenakan biaya administrasi pembelian buku tabungan seharga Rp.10.000 serta biaya administrasi penarikan tabungan yang ringan. Ketiga, dari strategi promosi (promotion) adalah dengan directly (secara langsung) dan indirectly. Directly mempromosikan produk langsung dari mulut ke mulut dan secara door to door serta dengan mensosialisasikan produk-produk kepada masyarakat. Indirectly mempromosikan produk dengan iklan melalui media koran dan publisitas melalui WA dan Instagram. Keempat, dari strategi distribusi (place) adalah dengan memberikan pelayanan yang baik dengan sistem penjeputan tabungan ke rumah nasabah yang dinamakan dengan Simpanan Bajapuik dan dengan lokasi yang strategis yang berada di pusat keramaian dijalan lintas utama, jalan raya Padang-Bukittinggi yang dapat menarik minat calon nasabah untuk menabung. Adapun kendala-Kendala Pemasaran BUMNag Pakandangan Emas (BPE) Syariah dalam meningkatkan jumlah nasabah unit usaha simpan pinjam syariah adalah ada dari kendala internal dan kendala eksternal. Kendala internal yaitu kurangnya dana (biaya) yang dimiliki BUMNag untuk turun ke lapangan dan untuk mempromosikan produk tabungan. Sedangkan kendala eksternal adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang BUMNag dan produk-produk yang ada di BUMNag, menurunnya ekonomi masyarakat akibat dampak dari Covid-19, dan lemahnya kepercayaan masyarakat untuk menabung di BUMNag.