2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ima Silviawati, NIM. 13 105 042 Judul Skripsi “Analisis Kemampuan Pada Pada Materi Bilangan Bulat Kelas VII MTsS Balimbing”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Batusangkar 2021.
Penelitian ini didasari observasi peneliti di Kelas VII MTsS Balimbing, fakta yang peneliti temukan menunjukkan bahwa siswa belum mampu menyatakan ulang sebuah konsep yang telah dipelajari, belum mampu mengklarifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu, belum mampu memberikan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep, belum mampu menyajikan konsep dalam berbagai konsep representasi matematis, belum mampu mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui mengukur sejauh manakah pemahaman siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan matematis siswa Kelas VII MTsS Balimbing.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggambarkan secara akurat dan sistematis mengenai fakta – fakta dan fenomena – fenomena yang akan diselidiki adalah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam proses pembelajaran matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII MTsS Balimbing tahun ajaran 2020/2021 yang terdiri dari tiga kelas. Pengambilan sampel untuk ketentuannya yaitu dilihat dari beberapa pertimbangan tertentu. Sampel yang diambil untuk penelitian ini adalah siswa kelas VII.1, disini penulis hanya mengambil 6 peserta didik dari kelompok skor atas, skor sedang dan skor bawah, kemudian di wawancara mengenai jawaban soal siswa. Adapun instrumen dalam penelitian ini adalah soal tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan wawancara, kemudian disimpulkan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa yang berkemampuan pemahaman konsep matematis kategori tinggi mampu memenuhi semua indikator kemampuan pemahaman konsep matematis yang peneliti gunakan. Kemudian untuk kemampuan pemahaman konsep matematis siswa skor sedang siswa tersebut mampu memenuhi beberapa indikator yang peneliti gunakan diantaranya mampu menyatakan ulang sebuah konsep, mengklasifikasikan objek dan mengkomunikasikan proses algoritma, memberikan contoh dan non contoh serta mengkomunikasikan proses algoritma dan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika. Pemahaman konsep matematis siswa skor rendah belum mampu memenuhi semua indikator yang peneliti gunakan, siswa yang berkemampuan rendah hanya mampu mengetahui apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan pada soal.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hijri Silvia. Nim 1630403042 (2020). Judul Skripsi: “ Gaya Kepemimpinan Wali Nagari dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Kantor Wali Nagari Bunga Tanjung Kecematan Batipuh Kabupaten Tanah Datar. Program Studi Ekonomi Syariah/Manajemen Syariah Institut Agama Islam (IAIN) Batusangkar.
Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah penerapan gaya kepemimpinan wali nagari dalam meningkatkan pelayanan publik dan proses penyelenggaraan pelayanan publik di Kantor Wali Nagari Bunga Tanjung Kecematan Batipuh Kabupaten Tanah Datar. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui Upaya gaya kepemimpinan wali nagari dalam meningkatkan pelayanan publik dan untuk mengetahui proses penyelenggaraan pelayanan publik di Kantor Wali Nagari Bunga Tanjung Kecematan Batipuh Kabupaten Tanah Datar.
Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), untuk mendapatkan data- data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuaraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif.
Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Wali Nagari Bunga Tanjung yaitu gaya kepemimpinan Demokrasi yang memberikan motivasi kepada pegawai- pegawai agar selalu mengutamakan pelayanan yang prima kepada masyarakat namun adanya keluhan dari bawahan karena tuntutan pekerjaan, kadang Wali Nagari tidak berada ditempat, sehingga terkadang pekerjaan yang harus diselesaikan lebih cepat harus tertunda karena bapak Wali Nagari tidak berada dikantor. Dan keluhan dari masyarakat tentang waktu pengurusan surat yang memakan waktu yang lama sebagaimana mestinya.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
SILVIA SYAFNI 15 300 700 030. “PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-LEARNING BERBASIS MOODLE PADA MATERI HUKUM NEWTON KELAS X SMA/MA”. Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2020.
Belum cukupnya bahan ajar atau pendamping bahan ajar yang dimiliki sekolah masih merupakan masalah utama dalam Proses Belajar Mengajar (PBM) di tingkat SLTA. Kondisi ini di temui di SMA N 1 Lintau Buo dimana bahan ajar pendamping yang dikembangkan sendiri oleh guru masih sedikit, yang digunakan selama pembelajaran hanya buku cetak yang disediakan pemerintah, yang cenderung sulit dipahami peserta didik. Hal ini menjadikan peserta didik kurang tertarik dengan pembelajaran fisika khususnya dan pelajaran lain pada umumnya. Proses pembelajaran yang dilakukan masih bersifat ceramah teacher centered sehingga, peserta didik menjadi pasif.Sistem seperti ini tidak sesuai dengan kurikulum 2013 yang menuntut adanya proses penyelidikan dalam pembelajaran. Untuk itu salah satu cara yang dapat ditempuh dalam rangka mengetahui kondisi di atas adalah dengan merancang bahan ajar e-learning yang dapat membangkitkan minat peserta didik sehingga peserta didik dapat aktif dalam proses pembelajaran.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research development) dengan pengembangan 4D dimana hanya tiga tahap pertama dari 4D tersebut yang dapat dilampirkan dalam penelitian ini yaitu : (1) Define, tahap pendefenisian, untuk mendapatkan gambaran kondisi PBM di SMAN 1 Lintau Buo yang meliputi analisis, guru, analisis silabus, analisis bahan ajar, dan analisis peserta didik, (2) Design, tahap pengembangan, untukmenyiapkan prototipe bahan ajar e learning berbasis Moodle, dan (3) Developt, tahap pengembangan, yaitu pengujian prototipe yang dirancang baik dalam aspek validitas dan praktikalitasnya. Untuk tahap validasi dilakukan oleh 3 orang validator, sedangkan untuk tahap praktikalitas dilakukan di SMA N 1 Lintau Buo yang melibatkan 25 orang siswa. (4) Disseminate, tahap penyebara, tahap ini tidak dilakukan karena keterbatasan waktu.
Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dapat kemukakan sebgai berikut: (1) Hasil validasi terhadap bahan ajar e-learning berbasis moodle yang dikembangkan adalah sangat valid dengan persentase 81,41%,(2) Bahan ajar e-learning berbasis Moodle sudah memenuhi kriteria praktis yang telah diuji cobakan kepada 25 orang siswa kelas X MIPA 3 SMA N 1 Lintau Buodan kepada dua orang guru fisika SMA N 1 Lintau Buo dengan nilai praktikalitas secara berturut-turut adalah 80,87% dan 74,54%.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
i
ABSTRAK
NELA SILVIA JELITA PUTRI. NIM. 14 108 070 judul SKRIPSI “Efektivitas Konseling Kelompok dengan Pendekatan Konseling Realitas dalam Meningkatkan Self Regulated Learning Siswa Kelas X1 di SMAN 1 Lintau Buo Utara”. Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Masalah pokok dalam penelitian ini adalah masih banyaknya siswa kelas XI di SMAN 1 Lintau Buo Utara yang memiliki self regulated learning rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas konseling kelompok dengan pendekatan Konseling Realitas dalam meningkatkanself regulated learning siswa yang rendah di SMAN 1 Lintau Buo Utara.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode Pre-Eksperemental tipe One Group Pretest-posttes Design. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala Likert yang mengacu pada kisi-kisi yang telah dibuat. Purposive sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang penulis gunakan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 12 siswa yang memiliki self regulated learning rendah dan sedang. Untuk menguji hipotesis peneliti menggunakan analisis statistik dengan uji t.
Hasil penelitianyaitu: nilai t hitung sebesar 13,5 dan nilai t tabel pada taraf signifikan 5 % dengan N= 12 sebesar 2,201. Dengan demikian nilai t hitung lebih besar daripada nilai t pada tabel (13,5 > 2,201) sehingga dapat dikatakan “signifikan”. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis (H0) ditolak.Maka kesimpulan analisis dalam penelitian ini adalah Konseling Kelompok dengan Pendekatan Konseling Realitas efektif dalam meningkatkan self regulated learning siswa di SMAN 1 Lintau Buo Utara.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
SILVIA YULIDA, NIM 14 101 117, judul skripsi “ KORELASI KECERDASAN EMOSIONAL DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI DI SMPN 1 RAMBATAN”.Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2018.
Pokok permasalahan dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya sebuah teori yang menyatakan bahwa kecerdasan emosional memiliki hubungan terhadap hasil belajar siswa, ternyata kecerdasan emosional dan kecerdasan intelejensi itu sama-sama memiliki peran penting dalam mencapai hasil belajar yang memuaskan. Untuk mendapatkan hasil belajar yang baik maka dibutuhkan juga kecerdasan emosional yang baik, Prestasi belajar kita ketahui semua bukan saja dipengaruhi oleh kemampuan intelektual yang bersifat kognitif, tetapi juga dipengaruhi oleh factor-faktor non kognitif seperti emosi, motivasi , kepribadian serta juga berbagai pengaruh lingkungan.Dan banyak ahli dalam pendidikan yang menyatakan bahwa kecerdasan emosi memiliki hubungan dengan hasil belajar.
Brillianty menyatakan bahwa berhasilnya pendidikan tidak tergantung pada tingkat kecerdasan semata, Faktor emosi ternyata ikut serta mempengaruhi hasil belajar. Rasa takut, benci dan bosan terhadap bahan atau materi ajar , sifat mudah putus asa di dalam menyelesaikan tugas, kecemasan yang terus menerus akan mempengaruhi hasil belajar. Oleh sebab itu penulis tertarik untuk meneliti bagaimana hubungan antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar siswa. Apakah hubungan diantara kecerdasan emosional dan hasil belajar terdapat hubungan yang signifikan atau tidak terdapat hubungan yang signifikan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket tertutup dengan skala Likert. Analisis data yang digunakan adalah analisis product moment. Berdasarkan hasil pengujian „r‟ diperoleh harga persyaratan dari nilai sebesar -0,006 dan selanjutnya dilihat pada tabel indek korelasi “r‟ product moment pada kelas interval 0,00-0,20 dinyatakan dengan harga dengan interpretasi antara variabel X dan variabel Y memang terdapat korelasi, akan tetapi korelasi itu sangat lemah atau sangat rendah sehingga korelasi itu diabaikan ( dianggap tidak ada korelasi antar variabel X dan variabel Y).
Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANA SILVIA, NIM . 13 101 014 judul skripsi “ Upaya Guru PAI dan
Budi Pekerti Dalam Menerapkan Budaya Demokrasi Pada Siswa SMPN 3
Batusangkar”. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2019
Pembahasan skripsi ini bertitik tolak dari permasalahan sikap siswa dalam
menyampaikan pendapat dan menerima pendapat kawan. Dalam proses kegiatan
belajar mengajar siswa masih belum berani untuk menyampaikan pendapatnya,
masih kurang menghargai apabila ada temannya yang berpendapat, partisipasi
siswa masih minim dalam proses belajar, dimana siswa hanya berperan sebagai
pendengar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru PAI dan Budi
Pekerti dalam menerapkan budaya demokrasi pada siswa di SMPN 3 Batusangkar
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode penelitian yang
penulis gunakan adalah penelitian lapangan( field reseach), dengan pendekatan
kualitatif yaitu penelitian yang menggambarkan tentang kejadian fenomena yang
terjadi dilapangan sebagaimana adanya sesuai dengan kenyataan dilapangan yang
menghasilkan data-data yang bersifat deskriptif dalam bentuk kata-kata tertulis
atau lisan dari orang-orang dan peilaku yang diamati.( Cholid Narbuko & Abu
Achmadi, 2004:44) Penelitian Kualitatif, yaitu teknik pengumpulan data
menggunakan tiga cara yaitu Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Adapun
sumber data dalam penelitian ini adalah guru PAI dan Budi Pekerti di SMPN 3
Batusangkar. Keabsahan data menggunakan Trianggulasi. Teknik analisis data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Miles dan Huberman
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data siswa, sekolah, guru di SMPN
3 Batusangkar bahwa guru berupaya menciptakan budaya demokrasi yang baik
dilingkungan sekolah dalam kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
Pada kegiatan intrakurikuler guru membimbing siswa untuk bisa menyampaikan
pendapat dalam belajar, guru memberikan kesempatan yang sama dalam
menerima pendapat antarsiswa tentang pelajaran. Guru juga memberikan
kesempatan yang sama dalam menyampaikan pendapat. Pada kegiatan
ektrakurikuler guru sudah berupaya membimbing siswa memahami perbedaan
pendapat dalam kelompok belajar, guru berupaya mendorong siswa untuk aktif
dalam kepengurusan OSIS dan Pramuka, guru juga berupaya membimbing siswa
untuk bermusyawarah dalam mengambil keputusan OSIS dan Pramuka di SMPN
3 Batusangkar.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
SILVIA AGUSTINA, NIM. 15300 3000 59, judul skripsi: “PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI UPT SMPN 2 SUNGAI TARAB”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2019.
Guru masih ada beberapa orang yang datang tidak tepat pada waktunya.Guru yang tidak membuat persiapan dan perangkat pembelajaran, program tahunan, rencana pelaksanaan pembelajaran, silabus, dan lain-lain, saat mengajar guru masih menyampaikan materi hanya satu arah dan guru tidak menggunakan alat peraga seperti tidak menggunakan infocus untuk menunjang proses belajar mengajar. Kepala sekolah bersikap ramah terhadap bawahan mau menerima masukan bawahan meskipun keputusan akhir ditangan pemimpin Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat pengaruh yang signifikan gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah terhadap kinerja guru di UPT SMPN 2 Sungai Tarab.
Jenis penelitian yang digunakan populasi dalam penelitian ini adalah guru UPT SMPN 2 Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar yang berjumlah Enam Belas orang. Pemilihan populasi guru merupakan objek pokok dalam penelitian ini.peneliti mengambil sampel dengan teknik sampling jenuh teknik pengumpulan data yang penulis gunakan hanya Angket / kuesioner. Teknik Analisis data mengelopokan data berdasarkan variabel dan jenis responden,mentabulasikan data berdasarakan variabel dari seluruh responden,menyajikan data tiap tabel yang diteliti,melakukan perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan.
Hasil dari Penelitian ini erdapat pengaruh yang signifikan Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah terhadap kinerja guru. Adapun besarnya pengaruh yang diberikan oleh gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah terhadap kinerja guru adalah 31,2% dan 68,8% dari faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Silvia Rahma Yenti NIM: 14 105 067, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining dengan Make A Match untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 3 Batipuh”, Fakultas Tarbiyah, Jurusan Tadris Matematika, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa. Siswa belum berani mengungkapkan apa yang dipikirkan karena siswa takut salah dalam berbicara. Selain itu, siswa juga belum mampu mengekspresikan idenya ke dalam tulisan dalam menyelesaikan suatu persoalan. Kemampuan komunikasi merupakan salah satu kemampuan yang harus dicapai oleh siswa melalui pembelajaran matematika. Untuk menyikapi hal tersebut model pembelajaran student facilitator and explaining dengan make a matchdiasumsikan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.Rumusan masalah dalam penelitian ini ada dua. Pertama, bagaimana kemampuan komunikasi matematis lisan siswa di kelas sampel?. Kedua, apakah terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis tulisan siswa dengan menerapkanmodel pembelajaran student facilitator and explaining dengan make a match?. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental design, dengan rancangan penelitian one group pretest postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMPN 3 BatipuhTahun Pelajaran 2017/2018 yang terdiri atas dua kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII2sebagai kelas sampel. Data kemampuan komunikasi matematis lisan siswa diperoleh melalui lembar observasi selama proses pembelajaran dengan model pembelajaran student facilitator and explaining dengan make a match. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Sedangkan data kemampuan komunikasi matematistulisan siswa diperoleh dari hasil pretest dan posttest menggunakan NGain. Berdasarkan hasil observasi, kemampuan komunikasi matematis lisan siswa mengalami peningkatan setiap pertemuannya. Sedangkan kemampuan komunikasi matematis tulisan siswa berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil posttest siswa lebih tinggi dari hasil pretest. Dari uji hipotesis diperoleh thitung = 4,4267 dan ttabel = 1,706. Artinya, thitung> ttabel, sehingga hipotesis penelitian diterima. Nilai Ngain yang terdapat dalam penlitian ini yaitu 0,4825 dengan kategori gain ternormalisasi sedang. Jadi, terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematistulisan siswa melalui penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining dengan make a match.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Silviaturrahmi, NIM: 14 107 037, Judul Skripsi “Pengaruh Model Reciprocal Teaching Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Fisika Kelas X SMAN 1 Padang Ganting”. Program Studi Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) 2018.
Kemampuan berfikir kritis merupakan hal penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran. Dalam kehidupan sehari-hari dalam konteks pembelajaran, seorang siswa pasti pernah dihadapkan pada suatu permasalahan yang mengharuskan untuk memilih, membuat solusi dan mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Kurangnya kemampuan berfikir kritis siswa kelas X SMAN 1 Padang Ganting mengakibatkan nilai siswa kelas X SMAN 1 Padang Ganting belum memuaskan.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model Reciprocal Teaching terhadap kemampuan berfikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika kelas X SMAN 1 Padang Ganting.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian The Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMAN 1 Padang Ganting tahun ajaran 2017/2018 yang terdiri dari empat kelas. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan teknik simple random sampling, Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X.2Sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X.1 sebagai kelas kontrol. Data kemampuan berfikir kritis siswa diperoleh dari hasil tes kedua kelas sampel setelah penerapan model Reciprocal Teaching di kelas eksperimen dan pembelajaran secara konvensional di kelas kontrol. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata kemampuan berfikir kritis siswa pada kelas eksperimen adalah 74,1 sedangkan pada kelas kontrol adalah 69,1. Dari uji hipotesis dengan menggunakan uji t, didapatkannilai thitung =2,5533 dan nilai ttabel=1,697 dengan taraf nyata(α=0,05). Karena nilai thitung> ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima, dengan demikian hipotesis penelitian yang berbunyi kemampuan berfikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika yang menggunakan model reciprocal teaching lebih baik dari pada pembelajaran konvensional di kelas X SMAN 1 Padang Ganting dapat diterima dengan taraf kepercayaan 95%. Jadi, dapat disimpulkan kemampuan berfikir kritis siswa dengan model Reciprocal Teaching lebih baik daripada kemampuan berfikir krits siswa dengan pembelajaran secara konvensional.
2018 · JOURNAL_SUBMISSION ·
This study was conducted because of the need to develop students’ spiritual potential in the learning process conducted by teachers of Islamic Education at SMP N 29 Padang. The purpose of this study is to determine the efforts undertaken by teachers of Islamic Religious Education to develop the spiritual potential of students in improving the learning process.In this research, teacher effort in developing potencial student has not been maximal yet. Aamong the indication is that students have not showed their religious attitude to students either through attitude, behavior, speech or association because the learning model created in the learning process has not given opportunity for students to do so. So that the learning has not given meaning to the students themselves which resulted the ungrowth of the students’ awareness.
2018 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
SILVIA ANDRI ROZALINA/NIM. 13 132 085, Judul Skripsi: “Penerapan Modifikasi Prilaku Teknik Modeling dalam Meningkatkan Kedisiplinan Anak di TK Budi Karya Baringin Kelompok B”, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2018.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kedisiplinan anak di Taman Kanak-Kanak Budi Karya Baringin. Rendahnya kedisiplinan anak sebagai akibat dari guru yang kurang mampu merancang pembelajaran yang menyenangkan. Strategi yang digunakan guru kurang optimal. Penggunaan modifikasi prilaku teknik modeling peneliti pilih sebagai salah satu solusinya, karena dengan modifikasi prilaku teknik modeling berdampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan anak.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan modifikasi prilaku teknik modeling dapat meningkatkan kedisiplinan anak di TK Budi Karya Baringin. Tujuan diadakan penelitian adalah untuk mengetahui apakah penerapan modifikasi prilaku teknik modeling dapat meningkatkan kedisiplinan anak di TK Budi Karya Baringin.
Sesuai dengan masalah di atas, maka jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pre-eksperimen design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak didik TK Budi Karya Baringin Tahun Pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari dua kelas. Dalam penelitian ini yang dijadikan sampel adalah kelompok B1. Perlakuan yang diberikan pada kelompok eksperimen adalah penerapan modifikasi prilaku teknik modeling.
Sebelum perlakuan atau treatment diberikan kepada anak, terlebih dahulu diberikan pretest untuk melihat kemampuan awal bahasa anak. Adapun rata-rata hasil pretest kelompok 27.5. Setelah pretest dilakukan kemudian diberikan perlakuan berupa modifikasi prilaku teknik modeling. Selama perlakuan diberikan terjadi peningkatan kedisiplinan anak, hal ini terlihat dari hasil posttest yang diberikan dengan rata-rata 56.5.
Untuk menguji signifikansi t0 dengan cara membandingkan t0 (“t” hitung) dengan tt (“t” tabel), pada degrees of freedom (df) atau derajat bebas (db) 12 pada taraf signifikansi 5% tt diperoleh sebesar 2,179. Kemudian dengan membandingkan hasil dari t0 (“t” hitung) dengan tt (“t” tabel) maka dapat diketahui bahwa t0 lebih besar dari tt, gambarannya sebagai berikut: 38,05>2,179.
Dengan demikian, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya modifikasi prilaku teknik modeling dapat meningkatkan kedisiplinan pada anak usia dini.
Kata Kunci: Kedisiplinan Anak, Modifikasi Prilaku Teknik Modeling
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SILVIA JONITA, NIM 13 106 077, Judul Skripsi: “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Dengan Bantuan Media Kotak Kartu Misterius (KOKAMI) Pada Pembelajaran Biologi Kelas IX Di MTsS Sikabau Dharmasraya”. Skripsi, Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegurua, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2017. Rendahnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya yaitu: siswa yang kurangnya minat untuk belajar, kurangnya variasi model dan metode pembelajaran yang digunakan guru.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dengan bantuan media KOKAMI terhadap hasil belajar biologi di kela IX MTsS Sikabau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu, dengan rancangan penelitian randomized control group posttest only design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX MTsS Sikabau Tahun Pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 2 kelas yaitu IX.a dan IX.b. pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, sampel diambil secara lotting. Sampel yang terambil pertama adalah kelas IX.a sebagai kelas eksperimen dan kelas IX.b sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis dan kuantitatif didapatkan hasil belajar Biologi siswa kelas IX MTsS Sikabau dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dengan bantuan media KOKAMI lebih baik dari hasil belajar Biologi siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dengan bantuan media kotak kartu misterius (KOKAMI) berpengaruh terhadap hasil belajar Biologi siswa
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini diharapkan dapat menjadi alat pembelajaran bagi setiap Aparatur Sipil Negara maupun setiap pembelajar yang terpapar dengan perubahan, buku ini berisi wawasan tentang penyelenggaraan diklat kepemimpinan dengan pola pembaharuan, konsep diagnostic reading untuk diagnosa kebutuhan perubahan organisasi, pemimpin Perubahan yang membuat proyek-proyek perubahan berbasis bukti (evidence) di lingkup organisasi pemerintahan dan hal-hal lain yang terkait dengan pembelajaran kepemimpinan.
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
The series entitled "Guide to secondary education in Europe" is developed as part of the project "A secondary education in Europe". The aim of this series is to give the public not only systematic & coherent information on the educational systems & traditions in all signatory states to the European Cultural Convention, but also to outline the essential problems these systems are facing at the present time.
2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DESY SILVIA. NIM, T.BIO.13.106.013 judul skripsi “ANALISIS INTEGRASI NILAI RELIGIUS PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS VIII MTsN BATUSANGKAR”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Hal pokok yang mendasari dalam skripsi ini adalah pengintegrasian nilai religius dalam pembelajaran IPA kelas VIII di MTsN Batusangkar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengintegrasian nilai religius pada pembelajaran IPA kelas VIII di MTsN Batusangkar dan menganalisis nilai religius yang diperoleh dari integrasi nilai religius pada pembelajaran IPA kelas VIII di MTsN Batusangkar.
Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan mengggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan cara mengklasifikasikan data terhadap aspek tertentu untuk kemudian menganalisis dan mendeskripsikan hasil berdasarkan data yang diperoleh.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengintegrasian nilai religius dalam pembelajaran IPA kelas VIII di MTsN Batusangkar berawal dari perancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan dilanjutkan dengan pengaplikasiannya dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Nilai religius yang diperoleh dari integrasi nilai religius pada pembelajaran IPA kelas VIII yaitu: Pertama, berdasarkan penanaman nilai religius pada rancangan komponen RPP diperoleh nilai religius yaitu nilai akidah dan nilai syari’ah. Kedua, berdasarkan penanaman nilai religius terhadap materi pelajaran dalam pelaksanaan proses pembelajaran diperoleh nilai religius yaitu nilai akidah dari penanaman nilai religius terhadap materi gerak makhluk hidup, struktur tumbuhan dan fungsi, sistem peredaran darah dan sistem sonar. Selanjutnya, nilai syari’ah yang juga diperoleh dari penanaman nilai religius terhadap materi sistem peredaran darah. Terakhir, nilai akhlak dari penanaman nilai religius terhadap materi sistem pernafasan.
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kisah Aceng sang pendobrak yang tidak pernah menyerah dengan kondisinya digambarkan dengan jelas dan menyentuh dalam buku ini. Berjuang melawan keterbatasan fisik dan ekonomi. Hingga dia bisa mempersunting seorang kembang desa, memunyai anak normal, dan terkenal karena kepiawaiannya. Aceng telah memberi pelajaran buat kita tentang bagaimana cara dia bersyukur kepada Tuhan. Sebuah buku terbitan dari LinguaKata #SuperEbookDesember