ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
K), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi kimia hijau di SMAN 1 Sungayang, dengan persentase ketidaktercapaian KKTP sebesar 56% pada kelas X.E.4 dan X.E.5. Berdasarkan observasi dan wawancara, permasalahan ini disebabkan oleh bahan ajar yang digunakan masih terbatas pada buku cetak konvensional yang bersifat tekstual dan teoritis, tanpa mengintegrasikan konteks lingkungan, teknologi, dan masyarakat. Pendidik belum menyediakan LKPD sebagai bahan ajar pendamping yang dapat memfasilitasi peserta didik belajar secara mandiri dan menghubungkan konsep sains dengan realita kehidupan nyata. Padahal, ketersediaan bahan ajar yang inovatif dan kontekstual sangat penting untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Oleh sebab itu, peneliti mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis model pembelajaran Science, Environment, Technology, and Society (SETS) pada materi kimia hijau kelas X SMA. Pengembangan LKPD ini dipilih karena model SETS mampu mengintegrasikan empat unsur secara berkesinambungan, yaitu sains (science) sebagai landasan konsep ilmiah, lingkungan (environment) sebagai konteks masalah, teknologi (technology) sebagai inovasi solusi, dan masyarakat (society) sebagai subjek yang merasakan dampak dari interaksi ketiga aspek tersebut. Melalui LKPD berbasis SETS, peserta didik tidak hanya memahami teori kimia hijau secara tekstual, tetapi juga diajak menganalisis isu lingkungan, merancang solusi teknologi ramah lingkungan, serta memahami dampaknya bagi masyarakat secara kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4-D (Define, Design, Development, Disseminate) yang dimodifikasi sampai tahap Disseminate terbatas. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli dan angket praktikalitas, dengan teknik analisis data menggunakan skala Likert. Validator terdiri dari ahli materi, ahli konstruk, dan ahli bahasa. Subjek uji coba adalah 26 peserta didik kelas X.E.5 SMAN 1 Sungayang dan satu orang pendidik kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis SETS memenuhi kriteria sangat valid, dengan skor validasi ahli materi sebesar 82%, ahli konstruk 91%, dan ahli bahasa 83%. LKPD juga memenuhi kriteria sangat praktis, dengan persentase praktikalitas 96% dari pendidik dan 93% dari peserta didik. Dengan demikian, LKPD berbasis model pembelajaran SETS pada materi kimia hijau ini terbukti valid dan praktis sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar pendamping dalam proses pembelajaran kimia di SMA
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan media pembelajaran yang digunakan oleh peserta didik dan belum maksimalnya penggunaan sarana dan fasilitas yang dapat menunjang proses pembelajaran serta masih minimnya pengetahuan guru dalam membuat media pembelajaran berbasis elektronik yang diperlukan dalam pembelajaran di era digital saat ini.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas media pembelajaran biologi berbasis Sparkol videoscribe pada materi bioteknologi kelas X SMAN 1 Pariangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) menggunakan model 4-D yang terdiri dari tahap define, design, develop, and desseminate. Namun penelitian ini hanya sampai tahap pengembangan. Instrumen yang digunakan adalah angket analisis kebutuhan peserta didik, lembar wawancara lembar validasi dan angket praktikalitas guru dan peserta didik. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif kualitatif. Produk Media Pembelajaran Biologi Berbasis Sparkol videoscribe divalidasi oleh 2 orang dosen Jurusan Tadris Biologi, dan 1 orang guru Biologi SMAN 1 Pariangan. Hasil validitas Media Pembelajaran Biologi Berbasis Sparkol videoscribe dinyatakan sangat valid dengan nilai kevalidan 85,93%. Hasil praktikalitas oleh guru dengan rata-rata 87,5% dengan kategori sangat praktis dan oleh peserta didik dengan rata-rata 82,85% dengan kategori sangat praktis serta layak untuk digunakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RAHMI SAFITRI, NIM 1730110021, Judul Skripsi “PENGEMBANGAN E-MODUL KIMIA BERBASIS SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, SOCIETY) UNTUK SISWA KELAS XI SMAN 1 KECAMATAN PAYAKUMBUH” Jurusan Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2021. Permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini adalah ketidaktersedianya bahan ajar yang efektif dan menarik minat belajar siswa. Bahan ajar yang digunakan saat proses pembelajaran kimia hanya memanfaatkan buku teks yang disediakan diperpustakaan, dan guru belum mengembangkan bahan ajar yang menarik dan mudah untuk dipahami. Sehingga siswa lebih menyukai mencari materi pelajaran di Internet. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti melakukan penelitian pengembangan E-Modul Kimia Berbasis SETS (Science, Environment, Technology, and Society) Untuk Siswa Kelas XI pada materi minyak bumi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian 4-D (define, design, develop, dan disseminate). Penelitian ini dibatasi pada tahap develop. (1) tahap pendefisian (define) dilakukan untuk memperoleh gambaran umum disekolah melalui observasi. (2) tahap perancangan (design) digunakan untuk merancang e-modul kimia berbasis SETS pada materi minyak bumi. (3) tahap pengembangan (develop) untuk melihat validitas dan praktikalitas e-modul kimia berbasis SETS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi terhadap e-modul kimia berbasis SETS yang telah dirancang adalah sangat valid dengan persentase 96,8%, dan hasil praktikalitas adalah sangat praktis dengan persentase 89,0%.