ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rihad Isyella, NIM 2230108072, Judul Skripsi: “Pengaruh Konseling Kelompok dengan Teknik Self-Management Berbasis Teori Kognitif Sosial terhadap Self-Regulated Learning Siswa Kelas VIII.5 SMPN 1 Batusangkar”, Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Self-Regulated Learning (SRL) yang rendah seperti kurangnya kesadaran menyusun target belajar, kegagalan mengelola waktu, serta ketergantungan pada pengawasan eksternal adalah permasalahan yang dialami oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan teknik self-management berbasis teori kognitif sosial terhadap self-regulated learning siswa kelas VIII.5 SMPN 1 Batusangkar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis pra-eksperimen dan desain penelitian menggunakan tipe one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.5 SMPN 1 Batusangkar sebanyak 32 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan sampel sebanyak 10 orang siswa yang memiliki kriteria SRL rendah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu skala Self-Regulated Learning model Likert yang divalidasi sebanyak 40 item pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan konseling kelompok dengan teknik self-management berbasis teori kognitif sosial terhadap Self-Regulated Learning siswa kelas VIII.5 SMPN 1 Batusangkar. Hal ini dibuktikan dengan nilai t_"hitung" (18,777) lebih besar dari t_"tabel" (2,262) dan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,0000,05, yang berarti H_0 ditolak dan H_a diterima. Adapun tingkat efektivitas peningkatan Self-Regulated Learning siswa diperoleh dari hasil perhitungan uji N-Gain sebesar 0,45 yang termasuk dalam kategori sedang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku prokrastinasi akademik siswa, seperti menunda memulai dan menyelesaikan tugas, keterlambatan mengerjakan tugas, kesenjangan antara rencana dan pelaksanaan, serta lebih memilih aktivitas yang menyenangkan daripada tugas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-management dalam mengurangi perilaku prokrastinasi akademik pada siswa SMAN 2 Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 32 siswa kelas XI F3, dengan sampel 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil pre-test. Data dikumpulkan menggunakan skala prokrastinasi akademik yang telah valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-management berpengaruh signifikan dalam mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa. Hasil paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,000 0,05 sehingga H0 ditolak dan Hₐ diterima. Rata-rata skor prokrastinasi akademik menurun dari 98,6 menjadi 54,4, dengan nilai N-Gain sebesar 0,53 yang termasuk kategori sedang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nabila Zain Ramadhani Nim : 2230108036 Judul Skripsi “Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Self-Management terhadap Nomophobia Pada Siswa kelas XI F.1 SMAN 1 Kamang Magek”. Program Studi Bimbingan Konseling Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena nomophobia (no mobile phone phobia) di kalangan siswa yang ditandai dengan kecemasan, kegelisahan, dan penurunan fokus belajar saat jauh dari perangkat smartphone. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik self-management dalam mengurangi tingkat nomophobia pada siswa SMAN 1 Kamang Magek. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen (quasi-experimental) menggunakan desain Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI F.1 SMAN 1 Kamang Magek, dengan sampel sebanyak 10 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tingkat nomophobia kategori tinggi. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala nomophobia model Likert yang terdiri dari 44 butir pernyataan yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji Paired Sample T-Test dan uji N-Gain berbantuan program SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat nomophobia siswa, di mana rata-rata skor pre-test sebesar seratus lima puluh tiga koma delapan (kategori tinggi) turun menjadi serutus dua belas koma empat pada skor post-test (70% kategori sedang dan 30% kategori rendah). Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai t-hitung sebesar minus enam koma sembilan empat yang lebih besar dari t-tabel 2,26 (dua koma dua eman) dengan nilai signifikansi 0,000 0,05, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Hasil uji N-Gain menunjukkan skor -0,62 yang berarti terjadi penurunan tingkat nomophobia sebesar 62% setelah diberikan intervensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self-management efektif dalam mengurangi nomophobia pada siswa SMAN 1 Kamang Magek
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MELLY ALFIANITA SARI, NIM 2230108031, JUDUL SKRIPSI “ PENGARUH KONSELING KELOMPOK TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MEREDUKSI TINGKAT NOMOPHOBIA SISWA MTsN 15 TANAH DATAR” Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batsangkar Tahun 2026 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin tingginya penggunaan smartphone di kalangan siswa yang dapat memunculkan nomophobia, yaitu rasa cemas, takut, atau tidak nyaman ketika tidak dapat mengakses ponselnya. Kondisi ini berpotensi mengganggu konsentrasi belajar, interaksi sosial, serta kemampuan siswa dalam mengendalikan penggunaan smartphone. Oleh karena itu, diperlukan layanan konseling kelompok dengan teknik self-management sebagai upaya membantu siswa mengontrol perilaku penggunaan smartphone secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok teknik self-management dalam mereduksi tingkat nomophobia siswa MTsN 15 Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pre-test dan pos-ttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 15 Tanah Datar yang berjumlah 30 orang, sedangkan sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 9 siswa yang memiliki tingkat nomophobia tinggi dan sangat tinggi. Instrumen penelitian berupa angket nomophobia yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis dengan membandingkan hasil pre-test dan pos-ttest untuk mengetahui perubahan tingkat nomophobia setelah pelaksanaan konseling kelompok dengan teknik self-management. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh subjek mengalami penurunan skor nomophobia setelah diberikan perlakuan. Hal ini menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self-management berpengaruh dalam membantu siswa mengendalikan penggunaan smartphone secara lebih baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self-management efektif dalam mereduksi tingkat nomophobia siswa MTsN 15 Tanah Datar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gisca Putri Wahyuni , NIM. 2130108041. Judul skripsi: “Pengaruh Bimbingan Kelompok Tenik Self Management Dalam Mengatasi Kecemasan Akademik Siswa Kelas XI F 1 di SMA N 1 Padan Ganting”.Program Studi Bimbingan Konseling, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah pokok dalam Penelitian ini adalah adanya fenomena kecemasan akademik yang dialami sebagian siswa kelas XI di SMAN 1 Padang Ganting, yang ditandai dengan rasa takut gagal, gugup saat ujian, sulit berkonsentrasi, dan penurunan motivasi belajar. Kondisi ini, apabila tidak diatasi, dapat mengganggu pencapaian prestasi akademik siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan akademik adalah melalui bimbingan kelompok dengan teknik self-management. Teknik ini membantu siswa mengenali, mengendalikan, dan mengarahkan perilaku belajar mereka secara mandiri sehingga mampu mengatasi kecemasan yang muncul.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok teknik self-management terhadap penurunan kecemasan akademik siswa kelas XI di SMAN 1 Padang Ganting.