Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Mutasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Manajemen Mutasi Pimpinan Pada ULaMM Syariah Unit Kota Solok

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RACHELMA JUWITA, NIM.1630401134, dengan judul skripsi “Manajemen Mutasi Pimpinan Pada ULaMM Syariah Unit Kota Solok”, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana prosedur mutasi pimpinan, dampak mutasi terhadap operasional, serta peningkatan operasional perusahaan ULaMM Syariah Unit Solok oleh pimpinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prosedur mutasi pimpinan, dampak mutasi pimpinan terhadap operasional, dan peningkatan operasional perusahaan ULaMM Syariah Unit Solok oleh pimpinan. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Sebagai sumber data dalam penelitian ini adalah pimpinan lama dan pimpinan baru ULaMM Syariah Unit Solok. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa prosedur mutasi pimpinan pada ULaMM Syariah Unit Solok yang pertama, berdasarkan penilaian kinerja. kedua, pengajuan mutasi, promosi, rotasi, dan demosi. ketiga proses oleh SDM kantor cabang. Keempat, diteruskan ke pimpinan kantor cabang untuk menetapkan keputusan. Dan kelima, mengeluarkan surat keputusaan pindah tugas. Proses mutasi pimpinan adalah wewenang dari kantor cabang PNM padang bahkan bisa dari Surat Keputusan Kantor Pusat di Jakarta berdasarkan penilaian kinerja dan kemampuan masing-masing karyawan. Untuk kantor unit mutasi tidak harus sekali tiga tahun tapi ada enam bulan, tiga bulan bahkan satu bulan sudah dimutasikan tergantung dari kebutuhan unit. Dampak positif mutasi pimpinan terhadap operasional adalah memberikan pengalaman dan pengetahuan kerja baru bagi pimpinan, sehingga menimbulkan semangat kerja baru, dan meningkatkan prestasi kerja pimpinan yang bersangkutan dan juga sebagai salah satu upaya menghindarkan pimpinan dari rasa jenuh. Sedangkan dampak negatif mutasi pimpinan adalah mutasi yang dilakukan dalam waktu yang singkat dapat menghambat perkembangan ULaMM Syariah hal ini disebabkan oleh perubahan sistem atau tipe kepemimpinan yang digunakan oleh pimpinan seperti tipe pimpinan yang otoriter diganti dengan tipe yang demokrasi atau sebaliknya. Peningkatan operasional oleh pimpinan adalah dengan melakukan pendekatan pada bawahannya serta selalu memberikan dukungan agar tidak adanya kecanggungan dalam bekerja. Tanggung jawab pimpinan adalah untuk memenuhi target perusahaan agar mencapai laba dan kinerja yang maksimal.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Problematika Mutasi Karyawan Konvensional ke Unit Syariah di Unit Pegadaian Syariah Solok Cabang Ujung Gurun Padang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANGGESTI GIAN LESTARI, NIM 1530110003, dengan judul skripsi “Problematika Mutasi Karyawan Konvensional Ke Unit Syariah Di Unit Pegadaian Syariah Solok Cabang Ujung Gurun Padang”, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana proses, motif serta kendala dan manfaat melakukan mutasi karyawan konvensional ke unit syariah di Unit Pegadaian Syariah Solok. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses, motif serta kendala dan manfaat melakukan mutasi karyawan konvensional ke unit syariah di Unit Pegadaian Syariah Solok. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Sebagai sumber data dalam penelitian ini adalah Pimpinan Cabang Pegadaian Syariah Ujung Gurun Padang beserta karyawan/karyawati Unit Pegadaian Syariah Solok. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyimpulkan bahwa Untuk proses mutasi karyawan dari konvensional ke syariah adalah wewenang dari Pegadaian Area Padang atau wewenang dari Kantor Wilayah yang ada di Pekan Baru bahkan bisa dari Surat Keputusan Kantor Pusat di Jakarta. Motif dilakukan mutasi ini adalah karena adanya promosi, demosi dan juga rotasi yang menyebabkan harus di mutasikan karyawan tersebut. Promosi terjadi berarti karyawan itu memiliki prestasi kerja yang baik dan harus dimutasikan ke level tertinggi dan sebaliknya untuk demosi berarti karyawan itu melakukan frot atau melanggar aturan kerja dan diberikan sanksi dengan menurunkan level kerjanya sehingga menurunkan penghasilan bulanannya, sedangkan rotasi adalah penempatan kerja dengan level yang sama pada sebelumnya. Manfaatnya adalah karyawan lebih mengenal lagi akidah dan kesyariahaan dan merubah penampilan serta akhlak mulia dalam kehidupan dan lebih mendalami apa itu syariah serta mempunyai referensi ke syariah dari pada di konvensional agar lebih syar’i lagi dan berada dilingkungan yang sangat menyenangkan berada di bawah pimpinan syariah yang begitu baiknya dan kawan-kawan yang baik dan bekerja jauh dari riba. Kendalanya yaitu belum pahamnya pada bahasa-bahasa syariah dan sering melakukan kesalahan dalam pengaplikasian produk syariah , belum paham pada prinsip dan kaidah syariah itu yang menjadi keganjalan pada sistem kerjanya.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Tinjauan Yuridis Kewenangan Kepala Daerah Dalam Memutasi Aparatur Sipil Negara Studi Kasus Mutasi Kepala Sekolah di kabupaten Solok

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

WAHYU INDRIANDA, NIM 2130203095 Judul Skripsi “ Tinjauan Yuridis Kewenangan Kepala Daerah Dalam Memutasi Aparatur Sipil Negara Studi Kasus Mutasi Kepala Sekolah Dikabupaten Solok ”. Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) Universitas Islam Negri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2025. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah pelaksanaan mutasi kepala sekolah yang dilakukan oleh kepala daerah dikabupaten Solok dan tinjauan siyasah dusturiyyah terhadap kewenangan kepala daerah dalam memutasi kepala sekolaqh di kabupaten Solok. Jenis penelitian yang peneliti pakai ialah jenis penelitian Yuridis Empiris dengan typology kualitatif, yaitu jenis penelitian lapangan. Penelitian yuridis empiris bertujuan untuk menganalisa ketentuan hukum yang berlaku serta realita yang terjadi di masyarakat. Penelitian yuridis empiris merupakan suatu penelitian yang dilakukan terhadap keadan sebenarnya dengan menemukan fakta-fakta dari data-data yang di perlukan,untuk mendapatkan data terhadap permasalahan kewenangan kepala daerah memutasi kepala sekolah di kabupaten Solok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemutasian Aparatur Sipil Negara terkhusus kepala sekolah di kabupaten solok belum secara optimal sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku. Pemutasian yang dilakukan oleh kepala daerah terhadap kepala sekolah di kabupaten solok banyak terjadi atas dasar kedekatan secara emosional dan ada kepentingan politik. Kepala daerah melakukan mutasi atas dasar usulan dari tim suksesnya waktu pilkada berlangsung, karna ada permasalahan pribadi antara timsukses dan korban pemutasian tersebut sehingga tim sukses memberikan usulan itu memutasi kepala sekolah atau ASN yang bersangkutan karna di anggap sebagai lawan politik. Dalam beberapa tahun terakhir ini pemutasian yang dilakukan susah mulai membaik dan sudah mulai berdasarkan regulasi yang berlaku, karena sudah melalui system pemutasian online berupa aplikasi baik bagi Dinas pendidikan maupun oleh BKPSDM yang langsung di awasi oleh BKN. Pemutasian yang dilakukan oleh kepala daerah (Amir) terhadap kepala sekolah di kabupaten solok berdasarkan siyasah dusturiyyah di perbolehkan dengan mengutamakan prinsip-prinsip sesuai dengan ajaran islam dan prinsip keadilan. Praktik mutasi di Kabupaten Solok, terutama sebelum penggunaan aplikasi, menunjukkan adanya penyimpangan dari prinsipprinsip tersebut, di mana mutasi sering didasarkan pada kepentingan politik dan preferensi pribadi. Hal ini bertentangan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya keadilan dan tanggung jawab dalam setiap pekerjaan. Meskipun sistem aplikasi telah memperbaiki aspek kepatuhan terhadap regulasi, namun aspek keadilan substantif dan transparansi dalam hal komunikasi alasan mutasi masih perlu ditingkatkan.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Mutasi Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Lingkungan Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus KSPPS BTM Sumatera Barat)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rahni Suci, NIM 2030401099. Judul Skripsi: “Pengaruh Mutasi Karyawan Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Lingkungan Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus KSPPS BTM Sumatera Barat).” Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah kinerja seorang karyawan mengalami penurunan yang diakibatkan oleh mutasi dan lingkungan kerja baru. Dimana kinerja karyawan menurun dikarenankan seorang karyawan yang tidak bisa menyelesaikan tugas nya sendiri yang harus dibantu sama pimpinan atau atasan karena uraian pekerjaan yang baru dan karyawan yang sering mengalami keterlambatan dari jam masuk kerja karyawan yang dipindahkan ke kantor cabang lain karena jarak rumah karyawan jauh dari kantor tempatnya bekerja. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu sebanyak 47 responden karyawan KSPPS BTM Sumatera Barat dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan analisis jalur. Data diolah menggunakan software SPSS 25. Dari penelitian yang penulis lakukan menunjukkan bahwa mutasi karyawan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan lingkungan kerja sebagai variabel intervening. mutasi karyawan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan lingkungan kerja sebagai variabel intervening yang dibuktikan dengan nilai koefisien determinasi dalam kategori kuat dengan R2 sebesar 95% dimana sisanya 5% dipengaruhi oleh faktor lainnya.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MUTASI KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BPRS CARANA KIAT ANDALAS BUKITTINGGI

2020•Koleksi Perpustakaan

Yani Puspita Sari. NIM 14202192. Judul Skripsi “Pengaruh Mutasi karyawan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. BPRS Carana Kiat Andalas Bukittinggi”. Jurusan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2020. Permasalahan dalam peneilitian ini adalah kinerja karyawan pada PT BPRS Carana Kiat Andalas Bukittinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mutasi karyawan terhadap kinerja karyawan pada PT BPRS Carana Kiat Andalas Bukittinggi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik Sampel adalah total sampling karena seluruh populasi di ambil untuk diteliti sebanyak 15 orang. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa mutasi (X) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Hal ini dibuktikan dengan thitung 3,354 > ttabel 2,14479 dan diperoleh angka signifikan sebesar 0,005 lebih kecil < 0,05. Kontribusi mutasi karyawan mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 46,4% dan sisanya sebesar 53,6% yang dipengaruhi oleh variable lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. .

2 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

MANAJEMEN MUTASI PIMPINAN PADA UlaMM SYARIAH UNIT KOTA SOLOK

2020•Koleksi Perpustakaan

RACHELMA JUWITA, NIM.1630401134, dengan judul skripsi “Manajemen Mutasi Pimpinan Pada ULaMM Syariah Unit Kota Solok”, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana prosedur mutasi pimpinan, dampak mutasi terhadap operasional, serta peningkatan operasional perusahaan ULaMM Syariah Unit Solok oleh pimpinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prosedur mutasi pimpinan, dampak mutasi pimpinan terhadap operasional, dan peningkatan operasional perusahaan ULaMM Syariah Unit Solok oleh pimpinan. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Sebagai sumber data dalam penelitian ini adalah pimpinan lama dan pimpinan baru ULaMM Syariah Unit Solok. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa prosedur mutasi pimpinan pada ULaMM Syariah Unit Solok yang pertama, berdasarkan penilaian kinerja. kedua, pengajuan mutasi, promosi, rotasi, dan demosi. ketiga proses oleh SDM kantor cabang. Keempat, diteruskan ke pimpinan kantor cabang untuk menetapkan keputusan. Dan kelima, mengeluarkan surat keputusaan pindah tugas. Proses mutasi pimpinan adalah wewenang dari kantor cabang PNM padang bahkan bisa dari Surat Keputusan Kantor Pusat di Jakarta berdasarkan penilaian kinerja dan kemampuan masing-masing karyawan. Untuk kantor unit mutasi tidak harus sekali tiga tahun tapi ada enam bulan, tiga bulan bahkan satu bulan sudah dimutasikan tergantung dari kebutuhan unit. Dampak positif mutasi pimpinan terhadap operasional adalah memberikan pengalaman dan pengetahuan kerja baru bagi pimpinan, sehingga menimbulkan semangat kerja baru, dan meningkatkan prestasi kerja pimpinan yang bersangkutan dan juga sebagai salah satu upaya menghindarkan pimpinan dari rasa jenuh. Sedangkan dampak negatif mutasi pimpinan adalah mutasi yang dilakukan dalam waktu yang singkat dapat menghambat perkembangan ULaMM Syariah hal ini disebabkan oleh perubahan sistem atau tipe kepemimpinan yang digunakan oleh pimpinan seperti tipe pimpinan yang otoriter diganti dengan tipe yang demokrasi atau sebaliknya. Peningkatan operasional oleh pimpinan adalah dengan melakukan pendekatan pada bawahannya serta selalu memberikan dukungan agar tidak adanya kecanggungan dalam bekerja. Tanggung jawab pimpinan adalah untuk memenuhi target perusahaan agar mencapai laba dan kinerja yang maksimal.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PROBLEMATIKA MUTASI KARYAWAN KONVENSIONAL KE UNIT SYARIAH DI UNIT PEGADAIAN SYARIAH SOLOK CABANG UJUNG GURUN PADANG

2020•Koleksi Perpustakaan

ANGGESTI GIAN LESTARI, NIM 1530110003, dengan judul skripsi “Problematika Mutasi Karyawan Konvensional Ke Unit Syariah Di Unit Pegadaian Syariah Solok Cabang Ujung Gurun Padang”, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana proses, motif serta kendala dan manfaat melakukan mutasi karyawan konvensional ke unit syariah di Unit Pegadaian Syariah Solok. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses, motif serta kendala dan manfaat melakukan mutasi karyawan konvensional ke unit syariah di Unit Pegadaian Syariah Solok. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Sebagai sumber data dalam penelitian ini adalah Pimpinan Cabang Pegadaian Syariah Ujung Gurun Padang beserta karyawan/karyawati Unit Pegadaian Syariah Solok. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyimpulkan bahwa Untuk proses mutasi karyawan dari konvensional ke syariah adalah wewenang dari Pegadaian Area Padang atau wewenang dari Kantor Wilayah yang ada di Pekan Baru bahkan bisa dari Surat Keputusan Kantor Pusat di Jakarta. Motif dilakukan mutasi ini adalah karena adanya promosi, demosi dan juga rotasi yang menyebabkan harus di mutasikan karyawan tersebut. Promosi terjadi berarti karyawan itu memiliki prestasi kerja yang baik dan harus dimutasikan ke level tertinggi dan sebaliknya untuk demosi berarti karyawan itu melakukan frot atau melanggar aturan kerja dan diberikan sanksi dengan menurunkan level kerjanya sehingga menurunkan penghasilan bulanannya, sedangkan rotasi adalah penempatan kerja dengan level yang sama pada sebelumnya. Manfaatnya adalah karyawan lebih mengenal lagi akidah dan kesyariahaan dan merubah penampilan serta akhlak mulia dalam kehidupan dan lebih mendalami apa itu syariah serta mempunyai referensi ke syariah dari pada di konvensional agar lebih syar’i lagi dan berada dilingkungan yang sangat menyenangkan berada di bawah pimpinan syariah yang begitu baiknya dan kawan-kawan yang baik dan bekerja jauh dari riba. Kendalanya yaitu belum pahamnya pada bahasa-bahasa syariah dan sering melakukan kesalahan dalam pengaplikasian produk syariah , belum paham pada prinsip dan kaidah syariah itu yang menjadi keganjalan pada sistem kerjanya.

2 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MUTASI TERHADAP SEMANGAT KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PMDPPKB KABUPATEN TANAH DATAR

2018•Koleksi Perpustakaan

Rian Fauzi. NIM 14 232 064 (2018). Judul skripsi: “Pengaruh Mutasi Terhadap Semangat Kinerja Pegawai Pada Dinas PMDPPKB Kabupaten Tanah Datar”. Program Sarjana Ekonomi Syariah Konsentrasi Manajemen Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah frekuensi mutasi pada Dinas Pemberdayaan Manyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2017 cukup tinggi terjadi, hal ini menyebabkan beberapa pegawai mengalami kesulitan dan tidak bersemangat dalam melaksanakan pekerjaannya karena mutasi yang dilaksanakan tidak memperhatikan keinginan pegawai maupun kesesuaian antara penempatan dengan latar belakang pendidikan sehingga berpengaruh terhadap semangat kinerja pegawai. Karena hal itu peneliti ingin menjelaskan seberapa besar pengaruh mutasi terhadap semangat kinerja pegawai pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh mutasi terhadap semangat kinerja pegawai pada Dinas PMDPPKB Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan atau field research dengan metode yang penulis gunakan adalah metode kuntitatif dengan pendekatan deskriptif melalui variabel-variabel penelitian berdasarkan data kuantitatif menggunakan statistik. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah penyebaran kuesioner dan dokumentasi. Setelah data terkumpul maka akan dilakukan teknik pengujian data menggunakan regresi linear sederhana dan uji hipotesis. Semua data diolah menggunakan software statistic SPSS versi 22. Setelah pengolahan data selesai maka data tersebut akan dijelaskan secara deskriptif guna menggambarkan maksud dari data yang disajikan. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan, maka diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara mutasi dengan semangat kinerja. Hal ini dibuktikan t hitung lebih besar dari pada t tabel. Nilai t hitung sebesar 8,195 dengan tingkat signifikansi 0,000.Didalam pengujian digunakan tingkat kesalahan atau alpha sebesar 0,05. Sedangkan nilai kritis menurut tabel dk = n-2 =36-2 = 34, maka diperoleh t tabel 1,691.Dari hasil uji koefisien determinasi terdapatnya pengaruh mutasi sebesar 66,4% terhadap semangat kinerja. Hal ini dibuktikan dengan koefisien determinan (R²) sebesar 66,4% sedangkan sisanya 33,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini.

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail