Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Model VAK
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Bahan Ajar Interaktif dengan Model VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) Berbantuan AI (Artificial Intelligence) untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Kelas VIII di SMPN 4 Payakumbuh

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi dari penggunaan buku cetak hanya dipergunakan oleh pendidik karena kurangnya buku di perpus, dan pendidik masih menggunakan pendekatan yang berpusat pada pendidik. Peserta didik kelas digital hanya melakukan aktivitas sesuai dengan petunjuk pendidik sehinga peserta didik cenderung pasif yang berfokus kepada laptop dan Google Classroom untuk menerima latihan dari pendidik. Media pembelajaran yang digunakan oleh guru belum mampu menjangkau gaya belajar siswa yang beragam, dan rendahnya kemampuan numerasi peserta didik kelas VIII SMPN 4 Payakumbuh. Untuk itu, perlu adanya sumber belajar yang dapat memenuhi kebutuhan gaya belajar peserta didik yang berbeda-beda, yang dapat meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa Bahan Ajar Interaktif untuk tiga gaya belajar yaitu Visual, Auditori dan Kinestetik (VAK) dengan bantuan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4-D. Namun pada tahapan pelaksanaan yang peneliti lakukan hanya terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai hambatan atau masalah yang sedang dihadapi, pada tahap ini dilakukan wawancara dan observasi dengan guru, analisis modul ajar, sumber belajar, karakter peserta didik dan meriview literature tentang bahan ajar. (2) tahap design, dilakukan untuk merancang design bahan ajar interaktif. Hasil pada tahap ini dilanjutkan dengan (3) tahap develop, pada tahap ini dilakukan untuk melihat validitas, praktikalitas dan efektivitas bahan ajar interaktif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar validasi, angket respon peserta didik, dan soal tes kemampuan numerasi. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan untuk mengemukakan hasil penelitian diantaranya analisis validitas, analisis praktikalitas dan analisis efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar interaktif yang dirancang telah valid, praktis dan efektif. Hasil validitas bahan ajar interaktif adalah 87% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas bahan ajar interaktif yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 82% dengan kategori sangat praktis. Kemudian hasil efektivitas bahan ajar interaktif diketahui peningkatan kemampuan numerasi peserta didik yaitu dengan N-Gain sebesar 0,72 dengan kategori sangat tinggi.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan E-modul Berbasis VAK (Visualization Auditory Kinesthetic) Pada Materi Sistem Pencernaan Fase F SMA N 1 Sungayang

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi atas kesulitan yang dihadapi pendidik dan peserta didik dalam penerapan kurikulum merdeka mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi sehingga berdampak terhadap proses pembelajaran yang disajikan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui validitas dan praktikalitas e-modul berbasis model VAK (Visualization Auditory Kinesthetic) pada materi Sistem Pencernaan di fase F SMA N 1 Sungayang. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian Reseach and Development (R and D) yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefenisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), dan tahap desiminasi (deciminate) namun dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan saja sekedar untuk mengetahui kepraktisan e-modul yang peneliti rancang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar validasi instrumen dan lembar validasi produk dan lembar praktikalitas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dihasilkan produk berupa e-modul pembelajaran berbasis model VAK (Visualization Auditory Kinesthetic) pada materi Sistem Pencernaan di fase F SMA N 1 Sungayang. Hasil validasi instrumen diperoleh dengan rata-rata 96% dikategorikan sangat valid dari aspek format angket, bahasa, dan pernyataan dalam angket. Sedangkan hasil validasi produk diperoleh dengan rata-rata 9% dikategorikan sangat valid dari aspek kesesuaian isi, bahasa yang digunakan, kelayakan penyajian, kelayakankegrafikan. Dan untuk kepraktisan e-modul diperoleh rata-rata 86% dengan kategori sangat praktis. Maka dapat disimpulkan bahwa e-modul pembelajaran berbasis model VAK (Visualization Auditory Kinesthetic) pada materi sistem pencernaan dinyatakan sangat valid dan sangat praktis dan layak untuk digunakan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Model VAK (Visual, Auditori, Kinestetik ) pada Materi Peta dan Komponennya di Kelas 4 SDIT Qurrata A'yun Batusangkar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bangun Saputra NIM 2030111024 (2024) judul skirpsi: Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Model VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) Pada Materi Peta Dan Komponennya Di Kelas 4 Sdit Qurrata A’yun Batusangkar Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini muncul karena adanya kesulitan yang dialami pendidik dan peserta didik untuk mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi sehingga berdampak terhadap proses pembelajaran yang disajikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui validitas dan praktikalitas produk berupa modul berbasis model VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) pada materi peta dan komponennya di kelas 4 SDIT Qurrata A’yun Batusangkar. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian Reseach and Development (R and D) yang mencakup 4 tahap yaitu tahap pendefenisian (defiine), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (development), dan tahap desiminasi (deciminate) namun dalam penelitian ini hanya saampai pada tahap pengembangan saja sekedar untuk mengetahui kepraktisan modul yang peneliti rancang. Instrumen yang peneliti gunakan pada penelitian ini berupa lembar validasi instrumen dan lembar validasi produk dan lembar praktikalitas. Penelitian ini menghasilkan produk berupa modul pembelajaran berbasis model VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) pada materi peta dan komponennya di kelas 4 SDIT Qurrata A’yun Batusangkar. Hasil validasi instrumen diperoleh dengan rata-rata 96% dikategorikan sangat valid dari aspek format angket, bahasa, dan pernyataan dalam angket. Sedangkan hasil validasi produk diperoleh dengan rata-rata 96% dikategorikan sangat valid dari aspek kesesuaian isi, bahasa yang digunakan, kelayakan penyajian, kelayakan kegrafikan. Dan untuk kepraktisan modul diperoleh rata-rata 87,5 dengan kategori sangat praktis. Maka dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran berbasis model VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) pada materi peta dan komponennya dinyatakan sangat valid dan sangat praktis dan layak untuk digunakan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail