Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi dari penggunaan buku cetak hanya dipergunakan oleh pendidik karena kurangnya buku di perpus, dan pendidik masih menggunakan pendekatan yang berpusat pada pendidik. Peserta didik kelas digital hanya melakukan aktivitas sesuai dengan petunjuk pendidik sehinga peserta didik cenderung pasif yang berfokus kepada laptop dan Google Classroom untuk menerima latihan dari pendidik. Media pembelajaran yang digunakan oleh guru belum mampu menjangkau gaya belajar siswa yang beragam, dan rendahnya kemampuan numerasi peserta didik kelas VIII SMPN 4 Payakumbuh. Untuk itu, perlu adanya sumber belajar yang dapat memenuhi kebutuhan gaya belajar peserta didik yang berbeda-beda, yang dapat meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa Bahan Ajar Interaktif untuk tiga gaya belajar yaitu Visual, Auditori dan Kinestetik (VAK) dengan bantuan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4-D. Namun pada tahapan pelaksanaan yang peneliti lakukan hanya terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai hambatan atau masalah yang sedang dihadapi, pada tahap ini dilakukan wawancara dan observasi dengan guru, analisis modul ajar, sumber belajar, karakter peserta didik dan meriview literature tentang bahan ajar. (2) tahap design, dilakukan untuk merancang design bahan ajar interaktif. Hasil pada tahap ini dilanjutkan dengan (3) tahap develop, pada tahap ini dilakukan untuk melihat validitas, praktikalitas dan efektivitas bahan ajar interaktif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar validasi, angket respon peserta didik, dan soal tes kemampuan numerasi. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan untuk mengemukakan hasil penelitian diantaranya analisis validitas, analisis praktikalitas dan analisis efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar interaktif yang dirancang telah valid, praktis dan efektif. Hasil validitas bahan ajar interaktif adalah 87% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas bahan ajar interaktif yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 82% dengan kategori sangat praktis. Kemudian hasil efektivitas bahan ajar interaktif diketahui peningkatan kemampuan numerasi peserta didik yaitu dengan N-Gain sebesar 0,72 dengan kategori sangat tinggi.