Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

75 hasil
Subjek: Leader
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Potensi Islamic Leadership Dalam Membangun Visi Bisnis Syariah di Lembaga Keuangan Syariah (studi kasus PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ZUL FACHRI, 15301100174, judul skripsi “POTENSI ISLAMIC LEADERSHIP DALAM MEMBANGUN VISI BISNIS SYARIAH DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH (STUDI KASUS PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SUMATERA BARAT)”, Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Tahun Akademik 2020, jumlah halaman Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah potensi Islamic Leadership dalam membangun visi bisnis syariah di Lembaga Keuangan Syariah ( studi kasus PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat) atau yang lebih dikenal dengan nama Bank Nagari masih minim dan lemah dari aspek Islamic Leadeship dalam membangun Visi Bisnis Syariah. Indikasi lemahnya Islamic Leadeship di Bank Nagari sesuai dengan Al Quran dan Hadits bisa terlihat dari minimnya literasi keuangan syariah dan pendalaman sektor keuangan syariah pada pemegang kebijakan yang menyebabkan Bank Nagari mengalami proses perlambatan pada pertumbuhan bisnis di masa depan yang diawali dengan Spin Off atau konversi. Lemahnya Islamic Leadership juga terlihat dari sumber daya insani yang ada di Bank Nagari yang belum bisa mengapresiasi visi bisnis secara optimal sehingga sosialisasi produk dan jasa keuangan kepada publik dan manfaat hasil produk belum bisa diterima secara maksimal oleh masyarakat. Selain itu lemahnya Islamic Leadeship di Bank Nagari bisa dilihat dengan belum terbentuknya komunitas yang solid dan kompak yang meyakini manfaat bertransaksi di bank syariah. Hal inilah yang melatarbelakangi lemahnya potesi Islamic Leadeship dalam membangun visi bisnis syariah di Bank Nagari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan besarnya potensi Islamic leadership dalam membangun visi bisnis syariah di lembaga keuangan syariah (studi kasus PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat). Jenis penelitian ini adalah field research atau penelitian lapangan pada PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat. Adapun pendekatan yang peneliti lakukan adalah kualitatif deskriptif yang menggambarkan dan menjelaskan implementasi Islamic Leadership dalam membangun visi bisnis syariah di PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat. Hasil penelitian penulis menunjukkan bahwa implementasi Islamic Leadership dalam membangun visi bisnis syariah di PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat masih kurang, dilihat dari aspek Ilmu dan pemahaman yaitu keterbatasan Sumber Daya Insaninya, kurangnya pengetahuan tentang Islamic Leadership, dan lambannya gerakan para Direksi dalam memproses konversinya Bank Nagari ke Bank Umum Syariah. Karena mayoritas SDI karyawan dan pimpinannya berasal dari konvensional, dibutuhkan peranan Islamic Leadership untuk mengembangkan visi bisnis syariah di Bank Nagari. Karena mustahil visi bisnis syariah dapat berkembang jika pemimpinnya tidak memiliki jiwa Islamic Leadership.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PELAYANAN TOUR LEADER BIRO UMROH UNTUK MENINGKATKAN REPEAT ORDER PADA PT. MEDINA JAYA WISATA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PUTRA MELLI, NIM 2130404120, Judul skripsi: “STRATEGI PELAYANAN TOUR LEADER BIRO UMROH UNTUK MENINGKATKAN REPEAT ORDER PADA PT. MEDINA JAYA WISATA.” Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Permasalahan dalam skripsi ini adalah banyaknya jamaah yang melakukan repeat order untuk mempercayakan bimbingan ibadah umrah mereka dengan PT. Medina Jaya Wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan tour leader, menganalisis peran tour leader dalam meningkatkan kepuasan jamaah, serta mengidentifikasi faktor-faktor pelayanan tour leader yang mendorong terjadinya repeat order jamaah umrah di PT. Medina Jaya Wisata. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif deskriptif. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pimpinan biro, tour leader, dan jamaah repeat order, serta data sekunder berupa dokumen perusahaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penjamin keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelayanan tour leader pada PT. Medina Jaya Wisata dilakukan melalui pendekatan personal, penguasaan materi manasik yang mumpuni, serta kesigapan dalam menangani keluhan jamaah selama di tanah suci. Pelayanan yang prima dari tour leader terbukti menjadi faktor dominan dalam membangun kepercayaan jamaah, yang pada akhirnya mendorong jamaah untuk melakukan pemesanan ulang (repeat order) dan merekomendasikan jasa perusahaan kepada pihak lain.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Implementasi Full Day School di SMAN 12 Sijunjung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rahmi Sari, NIM 242012039.“STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI FULL DAY SCHOOL DI SMAN 12 SIJUNJUNG”, Tesis, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Program Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Batusangkar, 2024, 155 halaman. Penerapan kebijakan Full Day School di Indonesia memunculkan berbagai persoalan, seperti meningkatnya kejenuhan belajar, tekanan psikologis di lingkungan sekolah, keterbatasan waktu pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler, serta tuntutan profesionalisme guru. SMAN 12 Sijunjung sebagai sekolah nonunggulan di kawasan semiurban dengan sistem lima hari belajar dan durasi 8,5 jam per hari menghadapi tantangan serupa. Namun demikian, sekolah ini tetap mampu menjalankan seluruh program secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengatasi kejenuhan dan tekanan psikologis, mengoptimalkan kegiatan ekstrakurikuler, serta menjaga profesionalisme guru dalam pelaksanaan Full Day School. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam yang melibatkan kepala sekolah, wakil kurikulum dan wakil kesiswaan , enam guru, satu pembina ekstrakurikuler bidang seni, serta lima siswa. Selain itu, data diperoleh melalui observasi partisipatif terhadap berbagai aktivitas sekolah dan telaah dokumen yang relevan. Proses analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan temuan dijaga melalui penerapan triangulasi sumber dan metode, serta member checking. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kepala sekolah mengimplementasikan strategi kepemimpinan yang bersifat terpadu, meliputi: (1) delapan strategi untuk meminimalkan dampak negatif pembelajaran, yakni penerapan pendekatan humanistik, pengaturan jadwal yang fleksibel, penataan waktu istirahat secara terstruktur, pelaksanaan program relaksasi, pemberian dukungan kesejahteraan, kolaborasi lintas sektor, serta pemantauan berkelanjutan, (2) lima strategi dalam pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan melalui klasifikasi program secara holistik, penyusunan jadwal adaptif, optimalisasi efisiensi waktu, perencanaan dukungan sarana dan prasarana, serta kerja sama dengan masyarakat, dan (3) enam strategi untuk mempertahankan profesionalisme guru yang mencakup penegasan kewajiban Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), penyediaan dukungan konkret, coaching individual, penguatan Komunitas Belajar (KOMBEL) dengan tingkat partisipasi 90%, penerapan mekanisme pengimbasan, serta pemberian fleksibilitas dalam pengembangan akademik. Pola kepemimpinan tersebut merefleksikan perpaduan antara strategic leadership, instructional leadership, transformational leadership, dan distributed leadership. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pelaksanaan Full Day School pada sekolah non-unggulan sangat bergantung pada kepemimpinan yang adaptif, humanis, kontekstual, dan berkesinambungan, dengan menempatkan kesejahteraan seluruh warga sekolah sebagai prioritas utama.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Servan Leadership dan Motivasi Terhadap Kinerja Aparat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanah Datar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kha Irma Riza, NIM: 2030404072, Judul: “Pengaruh Servant Leadership Dan Motivasi Terhadap Kinerja Aparat Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu Servan leadership yang bagus tidak sesuai dengan Kinerja Aparat, Motivasi yang bagus tidak sesuai dapat menurunkan Kinerja Aparat, Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Servant Leadership Dan Motivasi Terhadap Kinerja Aparat Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pengujian hipotesis yang diusulkan. Populasi penelitian ini adalah seluruh Karyawan Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Tanah Datar. Sampel pada penelitian ini dihitung berdasarkan seluruh jumlah populasi karena populasinya kurang dari 100 sehinga didapatkan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi liner berganda untuk menguji pengaruh variabel independen, yaitu Servan leadership dan motivasi terhadap variabel dependen, yaitu kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Servan leadershipe (X1) berpengaruh secara signifikan Terhadap Kinerja Aparat Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Tanah Datar dengan probability 0,000. Variabel motivasi (X2) berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Aparat Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Tanah Datar dengan probability 0,031. Adanya pengaruh antara Servan leadership dan motivasi secara simultan terhadap kinerja karyawan sebesar 0,000. Menunjukkan bahwa variabel independent Servan leadership dan motivasi dengan signifikan memberikan kontribusi yang besar terhadap variabel dependen (kinerja karyawan) aparat dinas komunikasi dan informatika.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI DAN SERVANT LEADERSHIP KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK DI SMPIT SE-KABUPATEN PASAMAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bermawi Nasution, NIM 222011009, Judul “Pengaruh Keterampilan Berkomunikasi dan Servant leadership Kepala Sekolah Terhadap Penyelesaian Konflik di SMPIT Se-Kabupaten Pasaman”, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2022. Konflik merupakan fenomena yang tak terhindarkan dalam lembaga pendidikan, terutama pada sekolah berbasis boarding yang memiliki intensitas interaksi tinggi yaitu selama 24 jam. Observasi awal di SMPIT Cahaya Madani Boarding School (CMBS) dan SMPIT Ruhama Baina Annas Kabupaten Pasaman menunjukkan adanya tantangan dalam pengelolaan konflik, dengan total 41 kasus konflik dalam setahun terakhir yang melibatkan berbagai pihak seperti konflik antar siswa, guru-siswa, dan antar guru, dengan rata-rata penyelesaian memakan waktu 2-3 minggu per kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh keterampilan berkomunikasi dan servant leadership kepala sekolah terhadap penyelesaian konflik di SMP IT se-Kabupaten Pasaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Fokus penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh keterampilan berkomunikasi (X1) dan servant leadership kepala sekolah (X2) terhadap penyelesaian konflik (Y). Teknik analisis data melibatkan penggunaan perhitungan statistik deskriptif. Studi dilakukan terhadap 56 responden yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan di SMPIT Cahaya Madani dan SMPIT Ruhama Baina Annas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berkomunikasi dan servant leadership kepala sekolah memiliki pengaruh positif yang kuat terhadap penyelesaian konflik di SMPIT se-Kabupaten Pasaman. Keterampilan berkomunikasi berkorelasi sebesar 0.526 dengan penyelesaian konflik, sementara servant leadership berkorelasi sebesar 0.504. Kepala sekolah yang memiliki keterampilan komunikasi yang baik dan menerapkan servant leadership terbukti lebih efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis serta mengelola konflik secara konstruktif melalui pendekatan yang kolaboratif dan berorientasi pada pelayanan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMAN 1 Pariangan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK WULAN PUTRI NIM 1830103072 judul skripsi “Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 1 Pariangan”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi peningkatan mutu pendidikan melalui peran dan tugas kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan model alir dengan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini terfokus kepada "Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMAN 1 Pariangan". Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi kepala sekolah SMAN 1 Pariangan dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkup sekolahnya serta faktor-faktor yang mempengaruhi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan dilapangan dengan melihat gejala-gejala yang terjadi ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan gambaran yang lengkap tentang suatu keadaan, lapangan yang dimaksud adalah SMAN 1 Pariangan serta pengamatan terhadap orang-orang dan pelaku dengan metode survey. Temuan penelitian menunjukkan untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan seorang kepala sekolah harus mampu memberdayakan semua potensi dan sumber daya yang ada dilingkungan sekolah (leader), kepada sekolah harus mampu memberikan bimbingan, arahan, pembinaan serta dorongan kepada seluruh warga sekolah (motivator), dan kepala sekolah harus mampu menjadi supervisor terhadap warga sekolah dan melakukan evaluasi terhadap program sekolah yang telah dilaksanakan (evaluator). Kata Kunci: Strategi, Kepala Sekolah, Mutu Pendidikan, Leader, Motivator, Evaluator.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail